Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Berangkatkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT Senilai Rp. 313 Juta

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 47
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan melepas bantuan kemanusiaan ke NTT. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut diberangkatkan oleh Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti dari halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan, Rabu (26/8/2026).

Bantuan senilai sekitar Rp313 juta tersebut merupakan hasil penghimpunan selama kurang lebih sepekan terakhir. Bantuan dikumpulkan melalui sejumlah unsur di lingkungan Pemkab Magetan, di antaranya BPBD, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan, serta Dinas Kesehatan.

Beragam kebutuhan masyarakat terdampak bencana disiapkan dalam pengiriman tersebut. Bantuan mencakup 31 jenis item, mulai dari beras dan sembako, makanan siap saji, air minum, pakaian, selimut, perlengkapan keluarga dan anak-anak, hingga obat-obatan serta kebutuhan darurat lainnya.

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengatakan, pengiriman bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dan masyarakat Magetan terhadap warga yang sedang menghadapi dampak bencana di NTT.

“Hari ini kita memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk saudara kita yang terkena musibah di NTT. Ada makanan siap saji, sembako, pakaian, selimut, obat-obatan, dan bantuan lainnya,” kata Nanik.

Menurutnya, penggalangan bantuan masih terbuka untuk kemungkinan dilanjutkan. Pemkab Magetan akan melihat perkembangan kebutuhan di wilayah terdampak serta dukungan masyarakat yang masih ingin memberikan bantuan.

Nanik berharap bantuan yang dikirim dapat segera diterima masyarakat yang membutuhkan dan memberikan manfaat di tengah kondisi darurat pascabencana.

Image Not Found
Bantuan senilai Rp313 juta siap dikirim ke NTT. Foto : Kus-Sinergia

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Magetan Eka Radityo menjelaskan, penghimpunan bantuan dilakukan atas arahan Bupati Magetan setelah adanya informasi mengenai kebutuhan masyarakat terdampak bencana di NTT.

“Karena ada saudara-saudara kita di NTT yang membutuhkan bantuan, atas arahan Ibu Bupati kami menghimpun bantuan dalam bentuk logistik. Bantuan berasal dari Baznas, Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan, Dinas Kesehatan, serta BPBD,” jelas Eka.

Dari hasil penghimpunan tersebut, terkumpul sebanyak 31 jenis bantuan dengan nilai keseluruhan mencapai sekitar Rp313 juta. Bantuan selanjutnya diserahkan melalui BPBD Provinsi Jawa Timur untuk diteruskan dan disalurkan kepada masyarakat terdampak di NTT.

Menurut Eka, bantuan dari Magetan dijadwalkan diberangkatkan menggunakan kapal pada Rabu malam sekitar pukul 23.00 WIB. Mekanisme tersebut dipilih agar bantuan dapat masuk dalam jaringan distribusi bantuan pemerintah dan lebih mudah diteruskan ke wilayah yang membutuhkan.

Selain logistik pangan dan kebutuhan sehari-hari, bantuan juga mencakup obat-obatan serta perlengkapan untuk keluarga dan anak-anak. Hal itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.

Eka menegaskan, BPBD Magetan tidak secara khusus membuka pos donasi mandiri. Penggalangan dana masyarakat dilakukan melalui Baznas, yang kemudian salah satunya disalurkan dalam bentuk bantuan kemanusiaan pada pengiriman kali ini.

Pemkab Magetan juga belum menutup kemungkinan adanya pengiriman bantuan tahap berikutnya. Pengiriman tambahan akan disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan di lokasi bencana dan dukungan yang masih dihimpun dari masyarakat.

Untuk sementara, BPBD Magetan belum menerjunkan personel khusus ke lokasi bencana. Namun, BPBD menyatakan siap memberikan dukungan apabila terdapat relawan dari Magetan yang berangkat secara mandiri untuk membantu penanganan di wilayah terdampak.

“Kalau memang ada teman-teman relawan yang ke sana, tentu akan kami dukung,” ujar Eka.

Pengiriman bantuan tersebut menjadi bentuk solidaritas masyarakat Magetan terhadap warga di NTT sekaligus menunjukkan peran pemerintah daerah dalam merespons bencana melalui dukungan logistik dan kemanusiaan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku Play Button

    Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fakta baru terungkap dalam kasus kematian Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Hasil autopsi menyimpulkan korban meninggal akibat luka sayatan di leher hingga kehabisan darah. Selain itu juga disertai sejumlah luka akibat benturan benda tumpul di bagian kepala dan tangan. Autopsi dilakukan oleh tim dokter forensik Labfor […]

    Bagikan
  • Harga Sayur Anjlok Usai Nataru, Diduga Dampak Libur Program MBG

    Harga Sayur Anjlok Usai Nataru, Diduga Dampak Libur Program MBG

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penurunan harga sayur secara drastis di berbagai pasar tradisional Kabupaten Magetan setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu juga diduga belum beroperasinya kembali Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selama dua pekan terakhir, sebagian besar komoditas sayuran mengalami koreksi harga yang cukup besar. Kondisi ini dirasakan pedagang dan petani sebagai […]

    Bagikan
  • Proses PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB Kembali Berjalan, Masih Terkendala Administrasi

    Proses PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB Kembali Berjalan, Masih Terkendala Administrasi

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi PKB, Nur Wakhid atau Gus Wahid, kembali menunjukkan perkembangan setelah sebelumnya sempat terhenti. Surat permohonan PAW dari DPC PKB kembali masuk ke Sekretariat DPRD Magetan dan mulai dibahas pimpinan dewan pada Rabu (18/2/2026). Sekretaris DPRD Magetan, Endang Ambarwati, membenarkan bahwa […]

    Bagikan
  • Anggaran Mobil Dinas Dialihkan ke Infrastruktur, Pemkab Magetan Pastikan Sesuai Tuntutan Publik

    Anggaran Mobil Dinas Dialihkan ke Infrastruktur, Pemkab Magetan Pastikan Sesuai Tuntutan Publik

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik rencana pengadaan mobil dinas yang sempat memicu aksi mahasiswa di depan DPRD Kabupaten Magetan, Senin (01/09/2025), akhirnya mendapat jawaban dari pemerintah daerah. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Prihasmoro, memastikan bahwa pos anggaran untuk kendaraan dinas senilai hampir Rp. 10 miliar sudah tidak lagi digunakan untuk pembelian mobil baru. Dana tersebut dialihkan […]

    Bagikan
  • BPBD Gandeng FPRB Mitigasi Potensi Bencana Kemarau Basah dan Perkuat Sinergi Pentahelix

    BPBD Gandeng FPRB Mitigasi Potensi Bencana Kemarau Basah dan Perkuat Sinergi Pentahelix

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun menggelar Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) sebagai bagian dari upaya memperkuat mitigasi bencana di wilayah setempat. Kegiatan berlangsung di Gedung Eka Kapti, Kabupaten Madiun, Jumat (23/05/2025). Forum bertema “Penguatan Mitigasi Bencana Untuk Ketangguhan Yang Bersahaja” itu dihadiri oleh berbagai unsur pentahelix, yang meliputi […]

    Bagikan
  • BPOM Surabaya Musnahkan 97.676 Tablet Obat Ilegal Senilai Rp540 Juta, Cegah Penyalahgunaan di Kalangan Pelajar

    BPOM Surabaya Musnahkan 97.676 Tablet Obat Ilegal Senilai Rp540 Juta, Cegah Penyalahgunaan di Kalangan Pelajar

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Surabaya memusnahkan sebanyak 97.676 tablet obat ilegal yang mengandung Obat-Obat Tertentu (OOT), yakni Trihexyphenidyl dan Tramadol pada Kamis (6/8/2026). Pemusnahan dilakukan sebagai langkah tegas untuk mencegah penyalahgunaan obat keras yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas […]

    Bagikan
expand_less