Berita Terkini
Trending Tags

TNI dan Warga Berjibaku di Tengah Kepungan Api Hutan Ngrayun Ponorogo

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • visibility 62
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
TNI dan warga berjibaku memadamkan kebakaran hutan Ngrayun. Foto : Istimewa

Sinergia | Ponorogo – Kobaran api membara di kawasan hutan Petak 22 A1 KPH Lawu BKPH Wilis Selatan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (5/9/2026).

Di tengah kepungan asap dan tiupan angin kencang, sejumlah prajurit TNI dari Koramil Ngrayun, jajaran Korem 081/DSJ, bersama warga berjibaku berusaha menjinakkan kobaran api yang membakar lahan milik Perhutani tersebut.

Dengan peralatan seadanya, mereka tak henti-hentinya memukul kobaran api menggunakan ranting-ranting yang tersedia di sekitar lokasi. Upaya pemadaman juga dilakukan dengan menyemprotkan air menggunakan alat yang biasa digunakan warga untuk menyemprot hama tanaman.

“Anggota kami dan warga memadamkan api dengan ranting-ranting yang ada di sekitar maupun dengan semprotan air yang biasa digunakan untuk penyemprotan hama,” kata Danramil Ngrayun Kapten Inf Parwoto saat dikonfirmasi. 

Namun, upaya tersebut bukan tanpa kendala. Tiupan angin yang cukup kencang membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan. Api dengan cepat menjalar, terlebih kondisi kawasan yang dipenuhi dahan dan dedaunan kering yang mudah terbakar.

Image Not Found
Kobaran api membakar kawasan hutan Petak 22 A1 Ngrayun. Foto : Istimewa

“Tiupan angin sangat besar sekali, membuat kobaran api semakin besar. Apalagi juga banyak dahan-dahan dan dedaunan kering yang sangat mudah terbakar,” jelasnya.

Hingga petang, perjuangan prajurit TNI bersama warga masih terus dilakukan. Kobaran api bahkan dilaporkan mulai merambat ke petak hutan di sebelahnya.

“Api terus meluas hingga ke petak sebelahnya,” ungkap Parwoto.

Selain angin kencang dan material kering yang mudah terbakar, kondisi medan turut menjadi tantangan tersendiri. Lokasi kebakaran yang berada di kawasan hutan pinus dengan akses terbatas membuat kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) kesulitan menjangkau titik api.

“Kondisi lokasi juga sulit dilalui kendaraan Damkar, sehingga penanganannya semakin terkendala. Meski begitu, kami terus berupaya agar api tidak semakin meluas,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saling Berbagi, Persatuan Penyandang Disabilitas Kota Madiun Berbagi Takjil Ke Masyarakat

    Saling Berbagi, Persatuan Penyandang Disabilitas Kota Madiun Berbagi Takjil Ke Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bulan suci Ramadhan menjadi momen untuk saling berbagi kebaikan. Seperti yang dilakukan oleh Persatuan Penyandang Disabilitas Kota Madiun di Jalan Agus Salim Kota Madiun pada Kamis (20/3/2025) ini. Mereka berbagi takjil gratis kepada warga dan pengguna jalan yang melintas. Meski memiliki kekurangan pada fisiknya, namun semangat menebar kebaikan di bulan […]

    Bagikan
  • Bangun Piramida Giza Bukit Buah dari Gunungan Sampah, Danrem: Kota Madiun Unik dan Menarik

    Bangun Piramida Giza Bukit Buah dari Gunungan Sampah, Danrem: Kota Madiun Unik dan Menarik

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bukan Kota Madiun namanya kalau tidak bisa membuat sesuatu yang unik dan menarik. Terbaru adalah dengan berencana mengubah gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo menjadi Piramida Giza Bukit Buah. Bertepatan dengan Hari Jadi ke-107 Kota Madiun hari ini, Jumat (20/06/2025), pembangunan Piramida Giza itu siap dimulai yang ditandai […]

    Bagikan
  • Harga Emas Naik 35 Persen Sejak Awal Tahun, Pegadaian Magetan Catat Antusias Masyarakat Menabung

    Harga Emas Naik 35 Persen Sejak Awal Tahun, Pegadaian Magetan Catat Antusias Masyarakat Menabung

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sisnergia | Magetan – Harga emas terus meroket sepanjang 2025. Per Kamis (25/9/2025), harga emas 24 karat tercatat naik sekitar 35 persen dibandingkan awal tahun. Saat ini, harga per gram emas berada di kisaran Rp2,1 juta hingga Rp2,2 juta, tergantung jenisnya. Data terkini menunjukkan harga emas batangan: – Antam : Rp. 2.272.000/gram – Galeri 24 […]

    Bagikan
  • Rem Motor Matic Blong, Pasutri Terjun ke Jurang di Jalur Curam Sarangan

    Rem Motor Matic Blong, Pasutri Terjun ke Jurang di Jalur Curam Sarangan

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur curam kawasan wisata Telaga Sarangan, Rabu (25/06/2025). Sepasang suami istri asal Karanganyar, Jawa Tengah, terjun ke jurang sedalam 4 meter setelah motor matic yang dikendarai mengalami rem blong saat melintasi tikungan tajam di atas Omah Jowo, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Sepeda motor Honda […]

    Bagikan
  • Pemasungan ODGJ Masih Terjadi, Dinkes Magetan Lakukan Pendekatan Keluarga

    Pemasungan ODGJ Masih Terjadi, Dinkes Magetan Lakukan Pendekatan Keluarga

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Praktik pemasungan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih terjadi di Kabupaten Magetan. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat, hingga Juli 2025 terdapat sepuluh ODGJ yang dipasung oleh keluarganya karena dianggap membahayakan lingkungan sekitar. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantiyo, menjelaskan sepuluh ODGJ tersebut berada di enam kecamatan, […]

    Bagikan
  • Harga Sembako Merangkak Naik, Forkopimda Magetan Lakukan Sidak ke Pasar, SPPBE dan SPBU

    Harga Sembako Merangkak Naik, Forkopimda Magetan Lakukan Sidak ke Pasar, SPPBE dan SPBU

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang bulan Ramadan, dinamika harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Magetan mulai menunjukkan kenaikan. Kondisi ini mendorong Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung memantau situasi melalui inspeksi mendadak (sidak) ke empat titik strategis, yakni Pasar Maospati, Pasar Barat, SPPBE Karangrejo, dan SPBU Maospati. Hasil pemantauan menunjukkan beberapa […]

    Bagikan
expand_less