Berita Terkini
Trending Tags

Harga Bumbu Dapur Meroket Jelang Ramadhan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
  • visibility 186
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sepekan jelang ramadhan harga bumbu dapur alami kenaikan, 22/2/2025, Foto : Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Sepekan menjelang bulan suci Ramadhan, harga sejumlah bumbu dapur di Pasar Legi Ponorogo mengalami kenaikan signifikan. Cabai rawit bahkan menembus angka Rp 70.000 per kilogram. Kenaikan ini disebabkan oleh tingginya permintaan konsumen serta terbatasnya stok barang di pasaran.

Kenaikan harga bumbu dapur ini mulai dirasakan sejak beberapa hari terakhir. Para pedagang menyebut bahwa keterbatasan pasokan menjadi faktor utama yang mendorong lonjakan harga.

“Sudah tiga hari harga naik terus, karena banyak yang mencari tapi stoknya sedikit,” ujar Suprihatin, seorang pedagang bumbu dapur di Pasar Legi, Sabtu (22/2/2025).

Menurutnya, cabai rawit yang sebelumnya dijual Rp 45.000 kini melonjak menjadi Rp 70.000 per kilogram. Sementara itu, cabai merah naik Rp 5.000 dari Rp. 35.000 menjadi Rp 40.000 per kilogram. Harga bawang merah juga mengalami kenaikan dari Rp 24.000 menjadi Rp 30.000, sedangkan bawang putih naik dari Rp 35.000 menjadi Rp 38.000 per kilogram.

“Kenaikan paling terasa memang di cabai rawit, naiknya sampai Rp 25.000 per kilogram,” jelas Suprihatin.

Ia memperkirakan tren kenaikan ini masih akan terus berlanjut. Selain permintaan yang terus meningkat, pasokan di tingkat distributor juga masih terbatas.

“Sepertinya masih akan naik, barangnya memang sedikit. Saya juga dapat stok lebih sedikit dibanding biasanya,” tambahnya.

Sementara itu, Fitri Yulinda Ayu, seorang pembeli, mengaku harus mengurangi jumlah belanjaannya akibat kenaikan harga tersebut.

“Biasanya saya beli bawang merah satu kilogram, sekarang cuma setengah. Harus diatur biar tetap bisa beli kebutuhan lain,” ungkapnya.

Ia berharap harga bahan pokok segera kembali stabil agar masyarakat tidak kesulitan menjelang bulan Ramadhan.

“Semoga bisa turun dan lebih stabil, jadi kita tidak bingung saat belanja,” pungkasnya.

Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan harga bumbu dapur akan kembali normal. Para pedagang dan pembeli berharap pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga, terutama menjelang bulan puasa.

Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Gandeng PPI dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah

    Pemkot Madiun Gandeng PPI dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun bekerja sama dengan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan Bulog Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah di Lapak UMKM Ronggo Kelurahan Kelun pada Kamis (13/3/2025). Kegiatan ini sebagai upaya pemerintah untuk menekan kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran. Gerakan ini menjadi […]

    Bagikan
  • Warung Reyog Tua, Menjaga Rasa dan Budaya di dekat Sawah Ponorogo

    Warung Reyog Tua, Menjaga Rasa dan Budaya di dekat Sawah Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di tengah maraknya warung dan kafe berkonsep modern ala Barat, sebuah warung sederhana di Desa Sawuh, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, justru tampil dengan wajah berbeda. Warung Reyog Tua memilih bertahan dengan nuansa tradisional Jawa yang kental, baik dari bangunan, koleksi budaya, hingga menu yang disajikan. Warung yang berdiri tak jauh dari […]

    Bagikan
  • Heboh Teror “Pocong Begal” di Ngawi, Polisi Pastikan Hoaks Tapi Minta Warga Tetap Waspada

    Heboh Teror “Pocong Begal” di Ngawi, Polisi Pastikan Hoaks Tapi Minta Warga Tetap Waspada

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Kabupaten Ngawi sempat dibuat resah oleh beredarnya foto dan pesan berantai di media sosial maupun grup percakapan WhatsApp yang menyebut adanya aksi teror “pocong jadi-jadian” bersenjata tajam yang berkeliaran pada malam hingga dini hari. Informasi tersebut dengan cepat menyebar dan memicu kekhawatiran masyarakat, khususnya warga di wilayah Kecamatan Geneng, Gerih, […]

    Bagikan
  • Bupati Magetan Pastikan Seluruh Temuan BPK Ditindaklanjuti, DPRD Minta Pengawasan Lebih Ketat

    Bupati Magetan Pastikan Seluruh Temuan BPK Ditindaklanjuti, DPRD Minta Pengawasan Lebih Ketat

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan memastikan seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas pengelolaan APBD Tahun Anggaran 2025 akan ditindaklanjuti secara konsisten. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti saat memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 dalam rapat […]

    Bagikan
  • Bus Pariwisata Lindas Kaki Polisi Saat Putar Balik, Ini Kronologi Lengkapnya

    Bus Pariwisata Lindas Kaki Polisi Saat Putar Balik, Ini Kronologi Lengkapnya

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Video yang memperlihatkan keterangan antara anggota kepolisian dan awak bus pariwisata viral di media sosial. Juga terlihat seorang anggota polisi terkapar sembari memegangi kaki bagian kiri. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (23/3/2026) di Simpang 5 Patung Pendekar atau Proliman Kota Madiun, Jawa Timur. Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono […]

    Bagikan
  • Tinjau Langsung Tambang Sayutan, Anggota DPRD Jatim Soroti Mata Air hingga Berdekatan Permukiman

    Tinjau Langsung Tambang Sayutan, Anggota DPRD Jatim Soroti Mata Air hingga Berdekatan Permukiman

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik tambang galian C di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Diana Sasa. Setelah beberapa kali menerima keluhan warga dalam forum audiensi dan hearing, ia memilih turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan. Menurut Diana, kunjungan tersebut penting […]

    Bagikan
expand_less