Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Diduga Ugal-ugalan, Pemotor Tewas Usai Serempet Pesepeda

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
  • visibility 162
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
pengendara seda motor meninggal dunia setelah terjadi kecelakaan. foto: ega patria – Sinerga

Sinergia | Ponorogo – Seorang pengendara sepeda motor yang masih di bawah umur tewas di lokasi setelah menabrak pesepeda yang hendak menyeberang di Jalan Alternatif Ponorogo-Pacitan, tepatnya di Kelurahan Keniten, Kecamatan Ponorogo pada Rabu (26/03/2025) malam. Kecelakaan diduga dipicu oleh cara berkendara pemotor yang ugal-ugalan.

Insiden ini menyebabkan arus lalu lintas di kawasan tersebut macet pada Rabu malam. Korban, Daffa (16), warga Desa Ngunut, Kecamatan Babadan, tewas di tempat akibat luka serius di kepala setelah sepeda motornya menabrak tiang lampu penerangan jalan.

Menurut keterangan warga sekitar, kecelakaan terjadi ketika sepeda motor yang dikendarai Daffa melaju kencang dari arah timur menuju Pacitan. Saat itu, sepeda kayuh yang dikendarai Suastoni hendak berbelok ke kiri. Daffa yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi tidak dapat menghindari pesepeda tersebut hingga terjadi senggolan. Motor yang kehilangan kendali akhirnya menabrak tiang listrik dan tiang lampu penerangan jalan.

“Sepertinya mau menyeberang, lalu ada motor dari timur yang menabrak sepeda itu. Kayaknya motornya kencang karena suaranya keras,” ujar Doni Setiawan, seorang warga setempat.

Polisi yang melakukan olah TKP menduga kecelakaan ini terjadi akibat kelalaian pengendara motor yang berkendara ugal-ugalan dan tidak menggunakan helm.

“Sepeda pancal ini mau menyeberang dari utara ke selatan, sedangkan sepeda motor tidak menghindar hingga akhirnya tersenggol dan menabrak tiang, menyebabkan luka serius di kepala. Pengendara motor meninggal di TKP,” jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Abdul Cholik.

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan panjang.

Ega patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stasiun Madiun Layani 140.200 Penumpang Selama Libur Sekolah 2026

    Stasiun Madiun Layani 140.200 Penumpang Selama Libur Sekolah 2026

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Stasiun Madiun melayani 140.200 penumpang selama masa libur sekolah yang berlangsung pada 19 Juni hingga 12 Juli 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 68.992 penumpang berangkat dan 71.208 penumpang tiba. Secara keseluruhan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat 428.588 penumpang selama periode tersebut, terdiri atas 211.219 […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Tutup Tahun 2025 Dengan Mutasi 5 Kepala OPD

    Wali Kota Maidi Tutup Tahun 2025 Dengan Mutasi 5 Kepala OPD

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penghujung tahun 2025, Wali Kota Madiun, Maidi menggerakkan gerbong mutasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Madiun. Bertempat di gedung GCIO Diskominfo Kota Madiun pada Rabu (31/12/2025), Maidi mengambil sumpah jabatan dan melantik sebanyak 59 ASN. 5 diantaranya merupakan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) berstatus eselon II yang […]

    Bagikan
  • Banjir Makin Meluas, Jalan Ponorogo–Pacitan Tergenang, Arus Lalu Lintas Tersendat

    Banjir Makin Meluas, Jalan Ponorogo–Pacitan Tergenang, Arus Lalu Lintas Tersendat

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Banjir di Kabupaten Ponorogo meluas seiring tingginya curah hujan yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. Pada Jumat (2/1/2026) pagi, banjir menggenangi Jalan Raya Ponorogo–Pacitan tepatnya di Desa Ngampel, Kecamatan Balong. Genangan air mulai naik sejak pukul 07.00 WIB dengan ketinggian sekitar 15 sentimeter. Kondisi tersebut sempat menghambat arus lalu lintas di […]

    Bagikan
  • Budidaya Cacing Tanah Raup Untung Jutaan, Warga Madiun Ini Panen hingga Satu Ton

    Budidaya Cacing Tanah Raup Untung Jutaan, Warga Madiun Ini Panen hingga Satu Ton

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Ketekunan Aji Mahmud (32), warga Desa Bolo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, membuahkan hasil manis. Pria yang akrab disapa Pak Aji itu sukses membudidayakan cacing tanah dengan sistem sederhana, hingga mampu memanen lebih dari satu ton hanya dalam waktu beberapa bulan. Usaha tersebut awalnya hanya bermula dari rasa penasaran dan coba […]

    Bagikan
  • Pohon Mahoni di Kota Madiun Tumbang, Timpa Pengendara Motor hingga Terluka photo_camera 3

    Pohon Mahoni di Kota Madiun Tumbang, Timpa Pengendara Motor hingga Terluka

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebuah pohon mahoni tumbang di Jalan Sumber Karya, Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Minggu sore (15/3/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan seorang pengendara sepeda motor terluka setelah tertimpa pohon saat melintas di lokasi kejadian. Korban diketahui bernama Iyum, warga Jalan Endah Manis, Kelurahan Manisrejo. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk […]

    Bagikan
  • Polemik Tukar Guling Aset Masjid Quba dengan Pemdes Purwosari Tak Kunjung Usai

    Polemik Tukar Guling Aset Masjid Quba dengan Pemdes Purwosari Tak Kunjung Usai

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 179
    • 0Komentar

    KAB.MADIUN – Pembangunan Masjid Quba milik Pemerintah Kabupaten Madiun masih menyisakan polemik tukar guling aset. Hingga Kini belum ada kejelasan atas tanah pengganti aset milik Desa yang sah tersebut. “Ini dimulai surat dari Kabupaten Madiun Tahun 2016. Jadi waktu itu ada tim dari Kabupaten datang untuk memproses mulai pemakaian tanah bengkok untuk dijadikan lahan Masjid […]

    Bagikan
expand_less