Berita Terkini
Trending Tags

PR Pemkab Madiun ! 22 Ribu Rumah Tangga di Madiun Belum Nikmati Akses Sanitasi Layak

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • visibility 116
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun mengikuti acara peletakan batu pertama program SPALD-S, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memiliki segudang pekerjaan rumah salah satunya masih banyak rumah tangga di 206 Desa/Kelurahan belum memiliki Sanitasi limbah domestik yang layak. Tercatat sekitar 22 ribu rumah tangga di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, belum memiliki akses terhadap sanitasi yang layak. Angka ini setara dengan 12,4 persen dari total 184 ribu rumah tangga di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Madiun, Gunawi, mengatakan capaian akses sanitasi layak di daerahnya saat ini baru mencapai 87,6 persen.

“Masih ada 12,4 persen rumah tangga, atau sekitar 22 ribu, yang belum memiliki akses sanitasi layak,” ujar Gunawi usai kegiatan penyerahan simbolis program SPADLS di Madiun, Jumat (16/05/2025).

Menurut Gunawi, intervensi pembangunan difokuskan pada masyarakat berpenghasilan rendah yang belum memiliki fasilitas sanitasi, atau memilikinya namun dalam kondisi tidak layak.

“Sasarannya adalah masyarakat kurang mampu, terutama yang belum memiliki sanitasi memadai atau fasilitasnya tidak memenuhi standar kesehatan,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Madiun telah melakukan berbagai upaya sejak 2020 untuk mengatasi persoalan ini. Namun, baru sekitar 2.700 rumah tangga yang mendapatkan intervensi melalui program pembangunan sanitasi.

Untuk mempercepat penyelesaian, Pemkab berencana melibatkan pihak ketiga, termasuk sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta mengoptimalkan anggaran daerah.

“Bupati juga telah menyampaikan komitmen untuk menggandeng pihak swasta melalui CSR dan memaksimalkan anggaran agar jumlah rumah tangga yang belum memiliki akses sanitasi layak bisa ditekan mendekati nol persen,” kata Gunawi.

Pemkab Madiun berharap, melalui kolaborasi lintas sektor ini, seluruh masyarakat dapat menikmati fasilitas sanitasi yang sehat dan layak, demi meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan lingkungan.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tarif Baru Tol Ngawi–Kertosono Segera Diberlakukan, Berikut Tarifnya

    Tarif Baru Tol Ngawi–Kertosono Segera Diberlakukan, Berikut Tarifnya

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) akan memberlakukan penyesuaian tarif Jalan Tol Ruas Ngawi–Kertosono mulai Senin, 5 Januari 2026 pukul 00.00 WIB. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh golongan kendaraan yang melintas di ruas tol tersebut. Penyesuaian tarif dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 1441/KPTS/M/2025 tentang Penyesuaian Tarif Jalan Tol Ngawi–Kertosono. […]

    Bagikan
  • DLH Kota Madiun Gencar Uju Emisi, Perkuat Pengawasan Kualitas Udara

    DLH Kota Madiun Gencar Uju Emisi, Perkuat Pengawasan Kualitas Udara

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya pengendalian polusi udara terus digencarkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun melalui pelaksanaan uji emisi kendaraan bermotor. Program yang menjadi agenda rutin ini berkeliling ke seluruh kelurahan sebagai bentuk pengawasan kualitas udara sekaligus sarana penyadaran publik. Subkoordinator Pencegahan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kota Madiun, Annita Yuli Mayasari, […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo

    Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Watualang, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo, Minggu (15/2/2026) siang. Penemuan tersebut pertama kali dilihat oleh seorang warga yang sedang memancing di tepi sungai, sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang. Rekaman video warga memperlihatkan tubuh perempuan itu dalam […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Gelar Skrining TBC untuk Petugas Dapur Gizi

    Pemkot Madiun Gelar Skrining TBC untuk Petugas Dapur Gizi

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat pengawasan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit menular, Wali Kota Madiun, Maidi, memerintahkan pemeriksaan Tuberkulosis (TBC) bagi seluruh petugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kota Madiun. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari deteksi dini untuk menekan kasus TBC […]

    Bagikan
  • Disperdag Kota Madiun Bakal Perbaiki Kios Pasar Srijaya Yang Terbakar

    Disperdag Kota Madiun Bakal Perbaiki Kios Pasar Srijaya Yang Terbakar

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah kios di Pasar Burung Srijaya atau Pasar Njoyo terbakar pada Senin (26/01/2026) malam. 2 kios ludes dilalap si jago merah, sedangkan 2 lainnya rusak ringan. Namun, banyak burung milik penjual yang mati dampak kebakaran tersebut. Seperti yang dialami oleh Yono, penjual burung di Pasar Srijaya mengaku bahwa kios ditempatinya […]

    Bagikan
  • Dua Calon Jemaah Haji Magetan Meninggal Dunia, Pelimpahan Hak Tunggu Keputusan Provinsi

    Dua Calon Jemaah Haji Magetan Meninggal Dunia, Pelimpahan Hak Tunggu Keputusan Provinsi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dua calon jemaah haji asal Kabupaten Magetan yang tergabung dalam kloter 21 dilaporkan meninggal dunia menjelang keberangkatan musim haji tahun ini. Hal itu menjadi atensi di tengah persiapan yang secara umum telah mencapai sekitar 90 persen. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, mengungkapkan bahwa satu jemaah yang […]

    Bagikan
expand_less