Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Madiun Gandeng Yayasan Nurul Hayat Bangun Rumah Layak Huni

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
  • visibility 96
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto memberikan bantuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus menggencarkan upaya pengentasan kemiskinan dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk yayasan sosial. Salah satu kolaborasi terbaru dilakukan bersama Yayasan Nurul Hayat dalam program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Pasangan suami istri Mardi dan Ngatinem, warga Desa Jatirejo, Kecamatan Wonoasri, menjadi salah satu penerima manfaat program tersebut. Rumah mereka sebelumnya nyaris roboh akibat kondisi yang sudah lapuk dan kerusakan parah karena diterjang angin puting beliung. Kini, rumah yang juga difungsikan sebagai tempat praktik pijat Mardi itu telah berdiri kokoh dan layak huni.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, kolaborasi dengan yayasan seperti Nurul Hayat merupakan langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan sosial di tingkat akar rumput, khususnya terkait kemiskinan dan hunian tidak layak.

“Kami berkolaborasi dengan yayasan yang peduli terhadap masyarakat. Alhamdulillah, kami ucapkan terimakasih kepada Yayasan Nurul Hayat. Mudah-mudahan kolaborasi ini bisa mewujudkan masyarakat Kabupaten Madiun yang semakin sejahtera,” ujar Hari Wuryanto, Sabtu (12/07/2025).

Tak hanya menggandeng satu lembaga, Pemkab Madiun berencana memperluas cakupan program RTLH dengan melibatkan lebih banyak yayasan yang memiliki jaringan donatur di wilayah Madiun.

“Tentu kami akan menambah kuota pembangunan RTLH dengan bekerjasama dengan berbagai yayasan. Apalagi, donatur dari yayasan tersebut adalah masyarakat Kabupaten Madiun sendiri, dan manfaatnya juga kembali untuk masyarakat Kabupaten Madiun,” tambahnya.

Ngatinem, penerima manfaat, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Ia merasa lega karena kini memiliki tempat tinggal yang aman, terutama saat musim penghujan. Selain itu, suaminya kini bisa melayani jasa pijat di rumah dengan lebih nyaman.

“Alhamdulillah senang, tidak bingung soal tempat tinggal. Sekarang kalau musim hujan sudah tidak khawatir, dan bapak bisa mijat di rumah,” tutur Ngatinem.

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Nurul Hayat Madiun, Khoirul Rohman menjelaskan bahwa program bedah rumah dilakukan setiap tahun. Sebelum pembangunan dilakukan, pihaknya selalu melakukan survei dan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelayakan penerima.

“Kebetulan Pak Mardi juga bisa pijat, jadi kami sediakan ruangan khusus di rumahnya untuk praktik layanan pijat ke masyarakat,” ujar Khairul.

Berbagai macam program Nurul Hayat tak hanya “bedah rumah paripurna” saja ada beberapa aspek ekonomi dan kesehatan juga dijalankan diantaranya pemberian sertifikat keahlian dan Pelayanan Kesehatan gratis.

Program RTLH ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi konkret atas persoalan sosial. Diharapkan, program ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak keluarga pra- sejahtera di Kabupaten Madiun.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waduh ! Material Bongkaran Bangunan SDN Tiron 01 Dijual, Inspektorat Bakal Turun Tangan photo_camera 4

    Waduh ! Material Bongkaran Bangunan SDN Tiron 01 Dijual, Inspektorat Bakal Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menegaskan penjualan material bongkaran bangunan SD Negeri Tiron 01 oleh pemerintah desa tidak dibenarkan, meskipun aset tersebut telah dihibahkan ke desa.  Praktik tersebut dinilai melanggar ketentuan pengelolaan barang milik daerah dan berpotensi dikenai sanksi administratif hingga hukum. Bangunan SDN Tiron 01 yang berlokasi di Desa Tiron, Kecamatan […]

    Bagikan
  • PBNU Tutup Polemik Risalah Syuriyah, PCNU Magetan Serukan Persatuan Warga Nahdliyin

    PBNU Tutup Polemik Risalah Syuriyah, PCNU Magetan Serukan Persatuan Warga Nahdliyin

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan internal di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) usai beredarnya Risalah Rapat Harian Syuriyah tertanggal 20 November 2025, kini resmi berakhir. Dokumen yang memuat permintaan agar Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengundurkan diri dalam batas waktu 3×24 jam itu sempat memicu kegaduhan di lingkungan Nahdliyin. Hanya dua hari setelah […]

    Bagikan
  • WFH ASN di Madiun Tiap Jumat, Bupati Akui Ada Celah Pelanggaran Disiplin

    WFH ASN di Madiun Tiap Jumat, Bupati Akui Ada Celah Pelanggaran Disiplin

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun resmi memberlakukan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat. Namun, di balik kebijakan tersebut, Bupati Madiun Hari Wuryanto mengakui adanya potensi celah pelanggaran disiplin oleh pegawai. Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 800.1.5/660/402.201/2026 tentang pelaksanaan tugas kedinasan bagi ASN di […]

    Bagikan
  • Kopi Warisan Kolonial Belanda dari Lereng Gunung Lawu Tetap Bertahan, Jadi Primadona Baru Magetan

    Kopi Warisan Kolonial Belanda dari Lereng Gunung Lawu Tetap Bertahan, Jadi Primadona Baru Magetan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah menjamurnya tren kopi lokal di Indonesia, lereng Gunung Lawu di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, masih menyimpan kekayaan yang tak banyak dimiliki daerah lain. Ratusan petani di kawasan ini tetap mempertahankan budidaya kopi dari bibit peninggalan era kolonial Belanda yang usianya telah melampaui satu abad. Keaslian varietas serta cita rasa […]

    Bagikan
  • Mikrobus Tabrak Tiang PJU, Satu Orang Meninggal Dunia

    Mikrobus Tabrak Tiang PJU, Satu Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun  — Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Madiun–Ngawi, tepatnya di Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Senin (26/05/2025). Akibatnya satu orang tewas dalam kecelakaan tersebut. Dalam kejadian ini, mikrobus menabrak tiang PJU. Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Iptu Roni Susanto, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Mikrobus Mitsubishi dengan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Geser Penugasan 450 Guru dan PPPK, Jarak Kerja Dipangkas Demi Hemat BBM

    Pemkab Madiun Geser Penugasan 450 Guru dan PPPK, Jarak Kerja Dipangkas Demi Hemat BBM

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai menerapkan kebijakan penugasan yang mendekatkan lokasi kerja dengan domisili bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Langkah ini dilakukan untuk menekan pengeluaran bahan bakar minyak (BBM), meningkatkan kesejahteraan aparatur, sekaligus mendongkrak kualitas layanan pendidikan. Kebijakan tersebut ditandai dengan kegiatan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan penyerahan surat tugas […]

    Bagikan
expand_less