Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Pemkab Madiun Gandeng Yayasan Nurul Hayat Bangun Rumah Layak Huni

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
  • visibility 141
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto memberikan bantuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus menggencarkan upaya pengentasan kemiskinan dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk yayasan sosial. Salah satu kolaborasi terbaru dilakukan bersama Yayasan Nurul Hayat dalam program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Pasangan suami istri Mardi dan Ngatinem, warga Desa Jatirejo, Kecamatan Wonoasri, menjadi salah satu penerima manfaat program tersebut. Rumah mereka sebelumnya nyaris roboh akibat kondisi yang sudah lapuk dan kerusakan parah karena diterjang angin puting beliung. Kini, rumah yang juga difungsikan sebagai tempat praktik pijat Mardi itu telah berdiri kokoh dan layak huni.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, kolaborasi dengan yayasan seperti Nurul Hayat merupakan langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan sosial di tingkat akar rumput, khususnya terkait kemiskinan dan hunian tidak layak.

“Kami berkolaborasi dengan yayasan yang peduli terhadap masyarakat. Alhamdulillah, kami ucapkan terimakasih kepada Yayasan Nurul Hayat. Mudah-mudahan kolaborasi ini bisa mewujudkan masyarakat Kabupaten Madiun yang semakin sejahtera,” ujar Hari Wuryanto, Sabtu (12/07/2025).

Tak hanya menggandeng satu lembaga, Pemkab Madiun berencana memperluas cakupan program RTLH dengan melibatkan lebih banyak yayasan yang memiliki jaringan donatur di wilayah Madiun.

“Tentu kami akan menambah kuota pembangunan RTLH dengan bekerjasama dengan berbagai yayasan. Apalagi, donatur dari yayasan tersebut adalah masyarakat Kabupaten Madiun sendiri, dan manfaatnya juga kembali untuk masyarakat Kabupaten Madiun,” tambahnya.

Ngatinem, penerima manfaat, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Ia merasa lega karena kini memiliki tempat tinggal yang aman, terutama saat musim penghujan. Selain itu, suaminya kini bisa melayani jasa pijat di rumah dengan lebih nyaman.

“Alhamdulillah senang, tidak bingung soal tempat tinggal. Sekarang kalau musim hujan sudah tidak khawatir, dan bapak bisa mijat di rumah,” tutur Ngatinem.

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Nurul Hayat Madiun, Khoirul Rohman menjelaskan bahwa program bedah rumah dilakukan setiap tahun. Sebelum pembangunan dilakukan, pihaknya selalu melakukan survei dan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelayakan penerima.

“Kebetulan Pak Mardi juga bisa pijat, jadi kami sediakan ruangan khusus di rumahnya untuk praktik layanan pijat ke masyarakat,” ujar Khairul.

Berbagai macam program Nurul Hayat tak hanya “bedah rumah paripurna” saja ada beberapa aspek ekonomi dan kesehatan juga dijalankan diantaranya pemberian sertifikat keahlian dan Pelayanan Kesehatan gratis.

Program RTLH ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi konkret atas persoalan sosial. Diharapkan, program ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak keluarga pra- sejahtera di Kabupaten Madiun.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik Tukar Guling Aset Masjid Quba dengan Pemdes Purwosari Tak Kunjung Usai

    Polemik Tukar Guling Aset Masjid Quba dengan Pemdes Purwosari Tak Kunjung Usai

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 178
    • 0Komentar

    KAB.MADIUN – Pembangunan Masjid Quba milik Pemerintah Kabupaten Madiun masih menyisakan polemik tukar guling aset. Hingga Kini belum ada kejelasan atas tanah pengganti aset milik Desa yang sah tersebut. “Ini dimulai surat dari Kabupaten Madiun Tahun 2016. Jadi waktu itu ada tim dari Kabupaten datang untuk memproses mulai pemakaian tanah bengkok untuk dijadikan lahan Masjid […]

    Bagikan
  • Musim Entong Tiba! Warga Banyubiru Berburu ‘Lauk Gurih’, Laris Dijual Rp20 Ribu Segelas

    Musim Entong Tiba! Warga Banyubiru Berburu ‘Lauk Gurih’, Laris Dijual Rp20 Ribu Segelas

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Datangnya musim hujan membawa aktivitas khas bagi warga di sekitar kawasan hutan jati Desa Banyubiru, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Tumpukan daun jati kering yang berserakan di lantai hutan berubah menjadi habitat entong—kepompong ulat jati berwarna cokelat. Tidak hanya sebagai sumber pangan sekaligus rezeki musiman bagi warga. Sejak pagi, para ibu rumah […]

    Bagikan
  • Dugaan Korupsi Dana BOS, Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo Ditahan

    Dugaan Korupsi Dana BOS, Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo Ditahan

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo — Tabir dugaan korupsi dana bantuan operasional sekolah (BOS) di SMK PGRI 2 Ponorogo akhirnya tersingkap. Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo resmi menahan Syamhudi Arifin, Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo, Senin (28/04/2025). Penahanan tersebut dilakukan setelah yang bersangkutan menjalani pemeriksaan maraton sejak pukul 10.00 WIB. Penyidik akhirnya memutuskan untuk menahan Syamhudi Arifin […]

    Bagikan
  • HUT ke-80 TNI, Danrem 081/DSJ Madiun Ajak Tingkatkan Soliditas Sebagai Perekat Bangsa 

    HUT ke-80 TNI, Danrem 081/DSJ Madiun Ajak Tingkatkan Soliditas Sebagai Perekat Bangsa 

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2025, Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) menggelar upacara di Pendopo Ronggo Djoemeno, Kabupaten Madiun, Minggu (05/10/2025). Upacara dipimpin langsung Komandan Korem 081/DSJ, Kolonel Artileri Medan (Arm) Untoro Hariyanto, selaku Inspektur Upacara. Kegiatan ini dihadiri Bupati Madiun Hari Wuryanto, […]

    Bagikan
  • Modal Rp200 Ribu, Pemuda Magetan Raup Jutaan Rupiah dari Selada Hidroponik di Lahan Bekas Kebun Ketela

    Modal Rp200 Ribu, Pemuda Magetan Raup Jutaan Rupiah dari Selada Hidroponik di Lahan Bekas Kebun Ketela

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Siapa sangka, modal awal hanya Rp200 ribu mampu mengubah lahan pekarangan yang sebelumnya kurang produktif menjadi sumber penghasilan jutaan rupiah. Hal itu dibuktikan Rudi Saputra (27), pemuda asal Desa Sumberagung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang sukses mengembangkan budidaya selada hidroponik dengan sistem rumah kaca (greenhouse). Berbekal kemauan belajar secara […]

    Bagikan
  • Denkesyah Madiun Jemput Bola Beri Layanan Kesehatan Gratis

    Denkesyah Madiun Jemput Bola Beri Layanan Kesehatan Gratis

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tingginya intensitas hujan yang turun mengakibatkan beberapa wilayah di jajaran Korem 081/DSJ terendam banjir. Madiun, Magetan, dan Trenggalek, menjadi yang terparah dari dampak banjir yang terjadi. Tak mau tinggal, selain membantu mencari korban hilang yang terseret derasnya air dan membantu pembersihan dari dampak banjir yang terjadi, TNI melalui Denkesyah Madiun juga […]

    Bagikan
expand_less