Berita Terkini
Trending Tags

Serunya Pelajar Ikuti Lomba Panahan Tradisional di Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
  • visibility 185
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Antusiasme pelajar se-Karesidenan Madiun mengikuti lomba panahan tradisional, Foto : Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Puluhan pelajar dari berbagai kota di se-Karesidenan Madiun memadati Lapangan Nongkodono, Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (19/07/2025). Mereka antusias mengikuti lomba panahan tradisional yang menjadi agenda tahunan dan selalu ramai peminat.

Kejuaraan ini unik karena seluruh peserta diwajibkan menggunakan busur tradisional, tanpa alat bidik modern. Busur hanya mengandalkan tali string untuk melontarkan anak panah ke arah sasaran. Meski sederhana, para peserta tetap fokus membidik titik terbaik demi meraih poin tertinggi. Setiap peserta diberi kesempatan menembakkan lima anak panah di setiap rambahan, dengan total tujuh rambahan.

Di bawah terik matahari, konsentrasi peserta benar-benar diuji. Salah satu peserta, Namira Zakia, mengaku sempat kesulitan di awal lomba. “Agak panas sih, waktu rambahan pertama tadi anak panahnya agak melenceng-melenceng,” kata Zakia.

Peserta lain, Feby Keisha, mengaku sangat menikmati lomba kali ini meski sempat menghadapi kendala teknis. “Seru, tadi sempat rusak busur panahnya, baru dua kali ini ikut lomba panahan,” ujar Feby.

Ketua panitia, Muhammad Setiawan, menjelaskan bahwa lomba ini diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai kategori, mulai dari SD/MI hingga SMA/MA.

“Kita selalu menggiatkan, menyemangati anak-anak, untuk terus belajar, berlatih. Dengan adanya lomba, stamina dan kemampuan mereka tetap stabil. Harapannya, panahan ini bisa menjadi olahraga rekreasi sekaligus mencetak atlet yang lebih baik ke depannya,” jelas Setiawan.

Lomba panahan tradisional di Ponorogo ini diharapkan mampu menjadi wadah untuk menumbuhkan minat generasi muda sekaligus melahirkan atlet panahan berprestasi di masa depan.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

    Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik Pergantian Antar Waktu (PAW) Nur Wakhid anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mencuri perhatian publik. Isu yang semula menjadi dinamika internal partai kini berkembang ke ranah politik terbuka dan masuk jalur hukum. Situasi semakin kompleks setelah nama Bupati Magetan, Nanik Sumantri, ikut terseret dalam perdebatan tersebut. […]

    Bagikan
  • Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah! Jasa Marga Kenalkan Aplikasi Travoy untuk Pantau Lalu Lintas Tol Real-Time

    Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah! Jasa Marga Kenalkan Aplikasi Travoy untuk Pantau Lalu Lintas Tol Real-Time

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menghadapi lonjakan arus mudik dan balik Lebaran 2026, PT Jasa Marga melalui anak usahanya, Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), mulai mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital untuk membantu para pengguna jalan tol. Salah satu inovasi yang disosialisasikan adalah penggunaan aplikasi Travoy sebagai panduan perjalanan selama musim mudik maupun balik lebaran. Direktur Utama […]

    Bagikan
  • Dampak Efisiensi, 6 Mobil KPU Ponorogo Ditarik

    Dampak Efisiensi, 6 Mobil KPU Ponorogo Ditarik

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Enam mobil operasional yang biasa digunakan oleh komisioner dan sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo ditarik oleh KPU Provinsi Jawa Timur. Langkah ini merupakan bagian dari efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat. “Enam mobil untuk ketua, anggota, dan sekretaris semua ditarik untuk ditiadakan,” ungkap Ketua KPU Ponorogo, R. Gaguk […]

    Bagikan
  • ASN Ramai-Ramai Beli Telur, Aksi Solidaritas di Magetan Tuai Kritik Substansi

    ASN Ramai-Ramai Beli Telur, Aksi Solidaritas di Magetan Tuai Kritik Substansi

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) memadati halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan, Selasa (12/5/2026), untuk membeli telur dari peternak lokal. Aksi yang dikemas dalam “Gerakan Membeli Telur” ini digagas sebagai upaya cepat membantu peternak ayam petelur yang tengah terpukul akibat anjloknya harga jual. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Magetan […]

    Bagikan
  • Dari Pesantren ke Teknologi: Wapres Gibran Ajak Santri Pacitan Melek AI

    Dari Pesantren ke Teknologi: Wapres Gibran Ajak Santri Pacitan Melek AI

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melaksanakan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Tremas, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Kamis (30/04/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mendorong generasi santri agar siap menghadapi era digital berbasis teknologi. Sejak tiba sekitar pukul 06.30 WIB, kedatangan Wapres disambut antusias oleh para santri serta jajaran […]

    Bagikan
  • Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Dagangan, DPRD Madiun Soroti Minimnya Transparansi

    Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Dagangan, DPRD Madiun Soroti Minimnya Transparansi

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di SMPN 2 Dagangan dipertanyakan oleh DPRD Kabupaten Madiun. Ketua Komisi A, Purwadi, menyoroti adanya dugaan pelanggaran prosedur dan ketidak transparanan dalam proses seleksi siswa baru, usai mencuatnya kasus yang menimpa seorang wali murid bernama Kartini. Purwadi menduga, terdapat indikasi permainan oleh oknum […]

    Bagikan
expand_less