Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

14 Mantan Karyawan Perumda Umbul Madiun Tagih Hak Gaji Yang Tertunggak Senilai Rp. 600 Juta

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
  • visibility 249
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah Karyawan Perumda Umbul Madiun Tagih Hak Tunggakan Gaji Senilai Rp. 600 Juta,
Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 14 mantan karyawan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Umbul Square Kabupaten Madiun menuntut pembayaran hak normatif mereka yang tertunggak selama enam bulan terakhir. Nilai tunggakan gaji, tunjangan dan Tunjangan Hari Raya (THR) diperkirakan mencapai Rp. 600 juta. Tuntutan disuarakan melalui Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) dalam pertemuan bipartit, Selasa (26/8/2025).

Ketua SBMR Aris Budiono menegaskan, tiga dari 14 pekerja tersebut sudah pensiun, namun hak pesangon dan gaji mereka belum juga dibayarkan.

Image Not Found
Direktur Perumda Umbul Square, Agus Mahendra Bersama Ketua SBMR Aris Budiono,
Foto : Tova Pradana – Sinergia

“Ini pelanggaran serius terhadap hak normatif pekerja. Pertemuan bipartit hari ini buntu. Jika pada 4 September masih tidak ada kesepakatan, kami siap membawa kasus ini ke Dinas Tenaga Kerja. Tidak ada alasan lagi untuk menunda,” kata Aris.

Menurut Aris, kondisi serupa juga dialami karyawan aktif. Dari 24 pekerja yang tersisa, lebih dari separuh belum menerima gaji penuh.

 “Pekerja sudah mengabdi puluhan tahun. Hak mereka bukan opsi yang bisa ditunda, tapi kewajiban yang harus segera dipenuhi,” tegasnya.

Direktur Perumda Umbul Square, Agus Mahendra, tidak membantah adanya tunggakan. Ia berdalih keuangan perusahaan terpukul oleh penurunan jumlah pengunjung pascapandemi.

 “Kami berusaha mencari solusi agar kewajiban perusahaan bisa dipenuhi. Prinsipnya, manajemen tidak menutup diri terhadap dialog,” ujarnya.

Sebelum pertemuan lanjutan dengan serikat buruh, pihak manajemen berencana menghadap Bupati Madiun bersama Dewan Pengawas dan Dinas Tenaga Kerja untuk mencari jalan keluar. 

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi Pada Kamis Malam Tanggal 27 Maret

    Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi Pada Kamis Malam Tanggal 27 Maret

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – 4 hari jelang Hari Raya Iedul Fitri 1446 H kendaraan arus mudik sudah mulai nampak di wilayah Kabupaten Madiun. Utamanya, di titik perlintasan jalan Exit Tol Dumpil, yang merupakan jalur keluar masuk kendaraan ke jalur tol di wilayah Madiun. Kapolres Madiun AKBP Mohammad Zainur Rofik mengatakan wilayah Madiun memiliki dua […]

    Bagikan
  • Kekeringan Meluas, BPBD Ponorogo Distribusikan 31 Ribu Liter Air Bersih

    Kekeringan Meluas, BPBD Ponorogo Distribusikan 31 Ribu Liter Air Bersih

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo terus melakukan penanganan terhadap dampak kekeringan yang mulai terjadi di sejumlah wilayah. Hingga 31 Agustus 2026, BPBD mencatat telah mendistribusikan sebanyak 31.000 liter air bersih kepada warga terdampak di dua wilayah. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan laporan mengenai kekeringan telah diterima dari […]

    Bagikan
  • Plt Wali Kota Madiun Minta Pasien Diutamakan, Pelayanan Jangan Terkendala Administrasi BPJS Kesehatan

    Plt Wali Kota Madiun Minta Pasien Diutamakan, Pelayanan Jangan Terkendala Administrasi BPJS Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menegaskan masyarakat yang sedang sakit harus menjadi prioritas dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Urusan administrasi BPJS Kesehatan tidak boleh menjadi alasan pasien tidak tertangani. Hal itu disampaikan Bagus saat menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat, Selasa […]

    Bagikan
  • CCTV Ungkap Aksi Pencurian di Pasar Plaosan, Pelaku Gondol 17 Botol Minyak Goreng

    CCTV Ungkap Aksi Pencurian di Pasar Plaosan, Pelaku Gondol 17 Botol Minyak Goreng

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Aksi pencurian yang terekam kamera pengawas (CCTV) di kawasan Pasar Plaosan, Kabupaten Magetan, menyita perhatian publik setelah videonya viral di media sosial. Dua pemuda tak dikenal nekat membobol lapak pedagang dengan cara memanjat pagar dan merusak gembok gudang. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam (2/5/2026). Dalam rekaman CCTV yang beredar, kedua […]

    Bagikan
  • Paripurna DPRD Magetan Bahas Laporan Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Dua Raperda Strategis

    Paripurna DPRD Magetan Bahas Laporan Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Dua Raperda Strategis

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar Rapat Paripurna di ruang sidang utama Gedung DPRD Selasa (15/07/2025). Rapat ini dihadiri oleh para anggota dewan, pimpinan OPD, jajaran Forkopimda, serta Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti. Agenda utama rapat adalah pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan […]

    Bagikan
  • Tragis, Bocah 9 Tahun di Ponorogo Meninggal Tertimpa Tembok Saat Bermain Petak Umpet

    Tragis, Bocah 9 Tahun di Ponorogo Meninggal Tertimpa Tembok Saat Bermain Petak Umpet

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Nasib tragis dialami R, bocah berusia sembilan tahun di Desa Ketonggo, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Korban meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan tembok kamar mandi yang sudah lama tidak digunakan saat bermain petak umpet, Minggu (6/9/2026) siang. Peristiwa tersebut bermula ketika R bersama tiga temannya bermain petak umpet. Saat permainan berlangsung, korban […]

    Bagikan
expand_less