Berita Terkini
Trending Tags

Dari Pos Anggaran Bansos Turun hingga Kenaikan BTT, Ini Jawaban Plt Wali Kota Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • visibility 58
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun jawab 75 pertanyaan DPRD. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun memberikan jawaban atas Pemandangan Umum (PU) Fraksi-fraksi DPRD Kota Madiun terhadap Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2026. Jawaban tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun yang dilaksanakan pada Senin (31/8/2026). Plt Wali Kota Madiun menjawab sekitar 75 pertanyaan yang diajukan Legislatif pada rapat paripurna sebelumnya.

Salah satunya terkait Belanja Bantuan Sosial yang mengalami penurunan dari Rp. 23,9 miliar menjadi Rp. 13,1 miliar atau turun 45,16 persen. Terkait hal itu, Bagus menjelaskan bahwa beberapa belanja Bantuan Sosial harus bergeser kode rekening sesuai rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

“Sehingga yang sebelumnya di belanja Bantuan Sosial bergeser ke belanja lain seperti belanja uang yang diberikan kepada masyarakat, dimana secara subtansi maupun sasarannya tidak mengalami perubahan,” jawab Bagus.

Sedangkan terkait Belanja Modal yang direncanakan kenaikan dari Rp. 107,9 miliar menjadi Rp. 115,8 miliar, dimana Belanja Modal untuk peralatan dan mesin meningkat Rp. 9,6 miliar. Namun, untuk jalan, jaringan dan irigasi justru mengalami penurunan.

“Secara keseluruhan kondisi jalan di Kota Madiun sudah dalam kondisi baik. Oleh karena itu ada beberapa belanja modal jalan dan irigasi dialihkan ke belanja modal peralatan dan mesin untuk pengadaan excavator, Alkes, kendaraan operasional dan peralatan kantor,” terangnya.

Fraksi DPRD Kota Madiun juga menyoroti soal Pos Belanja Tidak Terduga (BTT) yang melonjak signifikan dalam Rancangan P-APBD TA. 2026, dari Rp. 2 miliar menjadi Rp. 13,5 miliar. Secara nominal BTT menyumbang sekitar 31,6 persen dari seluruh tambahan belanja daerah pada Rancangan P-APBD TA. 2026.

“Anggaran BTT yang bertambah disebabkan karena ada penambahan anggaran yang belum bisa di posting, seperti pendayagunaan SiLPA DBHCHT yang proses penganggarannya perlu asistensi Provinsi. Selain itu, BTT ini bisa didayagunakan sesuai dengan prioritas dan kebutuhan,” jelas Bagus. 

Lebih lanjut, Bagus menerangkan bahwa jawaban yang disampaikan juga telah dijelaskan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Legislatif.

“Bansos itu tidak ada yang berkurang, hanya pergeseran karena kebijakan dari pemerintah pusat. Yang mana kalau terkait bansos, itu ada indikator-indikator yang harus dipenuhi seperti desil. Tetapi ini digeser itu untuk kemaslahatan masyarakat, sehingga secara target itu tidak ada yang berubah,” ujar Bagus usai Rapat Paripurna.

Pos anggaran yang dialokasikan pada rancangan P-APBD TA 2026 disesuaikan dengan dinamika dan kebutuhan. Hal itu agar program prioritas untuk masyarakat dapat terealisasikan.

Image Not Found
Anggaran bansos turun akibat pergeseran kode rekening. Foto : Kris-Sinergia

“Sebenarnya tidak berkurang ya, dalam pos kita menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Basic dari penganggaran terutama di infrastruktur itu lebih pada Musrenbang dan Pokir. Sehingga kita menyesuaikan. Dan itu kadang masih ada anggaran yang terlebih yang pada saat dianggarkan,” jelasnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Istono, menyebut seluruh pertanyaan yang disampaikan fraksi-fraksi dalam pembahasan P-APBD 2026 telah mendapatkan jawaban dari Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun. Menurutnya, sedikitnya terdapat 75 pertanyaan yang diajukan anggota DPRD, termasuk sejumlah hal yang sebelumnya turut dibahas dalam RDP.

“Sekurangnya ada 75 pertanyaan yang disampaikan oleh fraksi-fraksi, dan hari ini sudah terjawab semua. Tentu tidak sebatas itu saja, kemarin waktu RDP juga ditanyakan. Ditanya, sehingga ya inilah jawaban yang telah disampaikan oleh Plt Wali Kota,” ujar Istono.

Istono menegaskan, berbagai pertanyaan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab kritis DPRD dalam mengawal sekaligus mencermati program yang disiapkan eksekutif, terutama menjelang pelaksanaan APBD Perubahan 2026. Ia berharap seluruh pembahasan dapat menghasilkan keputusan yang matang dan terukur bagi jalannya pemerintahan hingga akhir tahun.

“Nah, tentu ini merupakan sikap tanggung jawab kritis dari teman-teman DPRD, manifestasi dari tanggung jawabnya untuk bisa mengawal sekaligus mencermati program-program yang dicanangkan atau yang dipersiapkan oleh eksekutif di penghujung tahun atau di 2026 Perubahan,” katanya.

Ia menambahkan, DPRD juga berharap masukan dari fraksi-fraksi nantinya dapat menjadi bentuk kehati-hatian yang terukur bagi Plt Wali Kota dalam menjalankan pemerintahan hingga Desember 2026.

Salah satu persoalan yang mendapat sorotan dalam pembahasan adalah tingginya alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT), selain belanja pegawai, belanja barang dan jasa, serta anggaran pada Dinas Pendidikan.

“Saya pikir itu semua sudah terjawab dari beberapa pertanyaan teman-teman fraksi. Dan insyaAllah, kami ke depannya tetap mohon kawalan teman-teman media agar memang apa yang kita kehendaki, kita rencanakan ini betul-betul kemanfaatannya bisa dirasakan oleh masyarakat Kota Madiun,” pungkas Istono. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yuks Jangan Lewatkan Menikmati Perpaduan Unik Pecel Ayam Lodho

    Yuks Jangan Lewatkan Menikmati Perpaduan Unik Pecel Ayam Lodho

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jika biasanya nasi pecel hanya disajikan dengan sayuran segar dan siraman sambal kacang, berbeda dengan yang ada di Warung Juanda Cinta Buk Tin, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Kota, Ponorogo. Di warung ini, pecel hadir dengan cita rasa berbeda, yakni dipadukan dengan ayam lodho lengkap dengan kuahnya. Meski berada di tengah kota, suasana […]

    Bagikan
  • Rapat Paripurna Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, DPRD Tekankan Anggaran Fokus untuk Kepentingan Masyarakat

    Rapat Paripurna Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, DPRD Tekankan Anggaran Fokus untuk Kepentingan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun di Gedung Paripurna, Sabtu (20/6/2026). Momentum peringatan hari jadi tersebut dimanfaatkan DPRD untuk mengingatkan pentingnya fokus pembangunan daerah di tengah tantangan ekonomi global dan efisiensi anggaran. Rapat paripurna dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota […]

    Bagikan
  • Razia Warung Esek-Esek,  Satpol PP Amankan 6 Wanita Gemoy, Satu Positif HIV 

    Razia Warung Esek-Esek,  Satpol PP Amankan 6 Wanita Gemoy, Satu Positif HIV 

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Praktik prostitusi terselubung di wilayah Kabupaten Madiun kembali terbongkar. Operasi gabungan digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) dan Dinas Sosial di tiga wilayah. Petugas mendapati sebanyak enam pekerja seks komersial (PSK) di Kecamatan Mejayan, Pilangkenceng dan Saradan pada Selasa dinihari (27/05/2025). Hasil pemeriksaan […]

    Bagikan
  • Budidaya Jamur Merang, Peluang Bisnis Menjanjikan di Madiun

    Budidaya Jamur Merang, Peluang Bisnis Menjanjikan di Madiun

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Budidaya jamur merang menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan di Madiun. Ahmad Fauzani, 44 tahun, seorang pembudidaya jamur merang dari Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, telah menekuni usaha ini sejak tahun 2016. Berkat bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui BKP Kabupaten Madiun, ia berhasil mengembangkan usahanya hingga […]

    Bagikan
  • Longsor di Kawasan Wisata Telaga Sarangan, Tutup Akses Jalan

    Longsor di Kawasan Wisata Telaga Sarangan, Tutup Akses Jalan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan Telaga Sarangan sejak Rabu sore (14/1/2026) hingga Kamis dini hari memicu terjadinya tanah longsor di jalur utama objek wisata tersebut. Peristiwa yang terjadi menjelang subuh itu diduga kondisi tanah tebing sudah jenuh air dan diperparah hembusan angin kencang. Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Sarangan, Supriyanto, […]

    Bagikan
  • Penyelidikan Dugaan Penyimpangan Dana LKK, Kejari Periksa 20 Saksi

    Penyelidikan Dugaan Penyimpangan Dana LKK, Kejari Periksa 20 Saksi

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penanganan dugaan penyelewengan dana Lembaga Keuangan Kelurahan (LKK) di Kota Madiun sementara ini tertahan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun menunggu hasil audit kerugian negara yang telah diajukan ke Inspektorat untuk melanjutkan proses penyelidikan. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kota Madiun, Arfan Halim, mengungkapkan penyelidikan saat ini fokus pada […]

    Bagikan
expand_less