Berita Terkini
Trending Tags

Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat, Pemkab Magetan Tegaskan Program Tetap Aman

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • visibility 56
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Magetan membentuk Satgas MBG untuk memastikan MBG di Magetan berjalan lancar, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan terus berjalan, meski belum seluruh dapur pelaksana memenuhi standar administrasi. Dari target 45 dapur yang direncanakan, saat ini baru terbentuk 16, dengan 15 di antaranya sudah beroperasi. Namun, belum ada satu pun yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).

Koordinator Wilayah BGN Magetan, Dyah Putri Kusstia Dewi, menjelaskan bahwa proses sertifikasi masih berlangsung. Ia menuturkan, pelatihan bagi penjamah makanan di dapur MBG telah dijalankan sebagai bagian dari syarat memperoleh sertifikat.

“Prosesnya tidak bisa instan, tetapi sudah kami jalankan bertahap. Sertifikat ini menjadi syarat penting agar dapur benar-benar memenuhi standar kebersihan,” ungkap Dyah.

Menurutnya, langkah ini krusial mengingat di beberapa daerah lain pernah muncul kasus keracunan hingga ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Jangan sampai hal serupa terjadi di Magetan. Sertifikat ini untuk memastikan dapur aman bagi anak-anak,” tambahnya.

Bupati Magetan, Nanik Sumantri, memastikan sejauh ini MBG di Magetan berjalan lancar tanpa laporan keracunan makanan.

“Selama program ini berjalan, belum pernah ada kejadian anak-anak sakit karena makanan. Jadi bisa dikatakan aman,” tegas Nanik.

Sebagai langkah pengawasan, Pemkab membentuk Satgas MBG yang akan rutin memonitor setiap dapur sekolah. Selain itu, sebuah posko pengaduan juga dipersiapkan di kawasan Alun-Alun Magetan sebagai pusat informasi dan sarana masyarakat menyampaikan keluhan.

“Kalau ada masalah, warga bisa langsung melapor. Tim Satgas akan menindaklanjuti secara cepat,” jelasnya.

Untuk memastikan mutu makanan, Dyah menambahkan bahwa setiap dapur MBG didampingi ahli gizi. Mereka berperan menyusun menu, mengecek bahan pangan, hingga mengawasi distribusi makanan.

“Menu disusun bersama pihak sekolah dan selalu berganti setiap hari. Bahan makanan juga diupayakan segar dan mengurangi produk olahan pabrik,” jelas Dyah.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Bakal Bangun  Rest Area di Perbatasan Nganjuk–Madiun

    Pemkab Madiun Bakal Bangun  Rest Area di Perbatasan Nganjuk–Madiun

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tengah menyusun dokumen kajian rencana pembangunan rest area di kawasan By Pass perbatasan Madiun – Nganjuk yang terletak di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan. Di lahan seluas sekitar 50.648 meter persegi aset milik PT KAI Daop 7 Madiun bakal terbangun rest area sebagai sarana peristirahatan bagi pengguna jalan […]

    Bagikan
  • Hasil Uji Kasus Dugaan Keracunan MBG di Magetan, Diduga Ada Bakteri dari Alat Masak

    Hasil Uji Kasus Dugaan Keracunan MBG di Magetan, Diduga Ada Bakteri dari Alat Masak

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hasil uji laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa belasan siswa di SDN 2 Kediren, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Pemerintah setempat memastikan tidak ada kandungan bakteri berbahaya dalam makanan yang dikonsumsi siswa. Namun hasil uji ditemukan indikasi kuat adanya kontaminasi dari alat […]

    Bagikan
  • Kebakaran Pabrik Pupuk Organik di Ngawi, Api Diduga dari Sisa Bara Pembakaran

    Kebakaran Pabrik Pupuk Organik di Ngawi, Api Diduga dari Sisa Bara Pembakaran

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 2.104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kebakaran melanda area pengolahan pupuk organik milik PT Bumi Subur Sentosa di Desa Geneng, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jumat (04/07/2025) malam. Meski tidak ada korban jiwa, kobaran api sempat membesar dan melahap nyaris seluruh tumpukan kayu bakar. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, pertama kali diketahui oleh seorang karyawan […]

    Bagikan
  • Sapi Seberat 1,1 Ton dari Desa Kresek Madiun Dilirik Presiden Prabowo untuk Kurban

    Sapi Seberat 1,1 Ton dari Desa Kresek Madiun Dilirik Presiden Prabowo untuk Kurban

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seekor sapi berjenis limosin milik warga Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mendapat perhatian Presiden RI Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1446 Hijriah. Sapi jantan berusia empat tahun yang diberi nama “Si Jhon” oleh pemiliknya, Susilo Yugo Subroto (35), memiliki bobot sekitar 1,1 […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Siagakan 800 Personel Gabungan, Waspadai Jalur Rawan untuk Arus Mudik Lebaran 2026

    Polres Magetan Siagakan 800 Personel Gabungan, Waspadai Jalur Rawan untuk Arus Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan memperkuat pengamanan arus mudik Lebaran 1447 Hijriyah tahun 2026 dengan menurunkan 800 personel gabungan dari TNI–Polri, Dinas Perhubungan, BPBD, serta instansi pendukung lainnya. Seluruh personel tersebut akan ditempatkan di enam pos pengamanan, dua pos pelayanan, dan satu pos terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis jalur mudik. Kapolres Magetan […]

    Bagikan
  • Batu Berukuran Besar Timpa Rumah di Slahung Ponorogo

    Batu Berukuran Besar Timpa Rumah di Slahung Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebuah batu berukuran besar jatuh dari tebing di Desa Ngilo-ilo Kecamatan Slahung Ponorogo pada Sabtu (22/2/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Batu tersebut menimpa rumah salah satu warga. Sebelumnya, wilayah Desa Ngilo-ilo dan sekitarnya diguyur hujan lebat. “Alhamdulillah penghuni rumah sedang berada di rumah sebelahnya. Jadi tidak ada korban jiwa. Tapi […]

    Bagikan
expand_less