Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat, Pemkab Magetan Tegaskan Program Tetap Aman

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
  • visibility 176
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Magetan membentuk Satgas MBG untuk memastikan MBG di Magetan berjalan lancar, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan terus berjalan, meski belum seluruh dapur pelaksana memenuhi standar administrasi. Dari target 45 dapur yang direncanakan, saat ini baru terbentuk 16, dengan 15 di antaranya sudah beroperasi. Namun, belum ada satu pun yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).

Koordinator Wilayah BGN Magetan, Dyah Putri Kusstia Dewi, menjelaskan bahwa proses sertifikasi masih berlangsung. Ia menuturkan, pelatihan bagi penjamah makanan di dapur MBG telah dijalankan sebagai bagian dari syarat memperoleh sertifikat.

“Prosesnya tidak bisa instan, tetapi sudah kami jalankan bertahap. Sertifikat ini menjadi syarat penting agar dapur benar-benar memenuhi standar kebersihan,” ungkap Dyah.

Menurutnya, langkah ini krusial mengingat di beberapa daerah lain pernah muncul kasus keracunan hingga ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Jangan sampai hal serupa terjadi di Magetan. Sertifikat ini untuk memastikan dapur aman bagi anak-anak,” tambahnya.

Bupati Magetan, Nanik Sumantri, memastikan sejauh ini MBG di Magetan berjalan lancar tanpa laporan keracunan makanan.

“Selama program ini berjalan, belum pernah ada kejadian anak-anak sakit karena makanan. Jadi bisa dikatakan aman,” tegas Nanik.

Sebagai langkah pengawasan, Pemkab membentuk Satgas MBG yang akan rutin memonitor setiap dapur sekolah. Selain itu, sebuah posko pengaduan juga dipersiapkan di kawasan Alun-Alun Magetan sebagai pusat informasi dan sarana masyarakat menyampaikan keluhan.

“Kalau ada masalah, warga bisa langsung melapor. Tim Satgas akan menindaklanjuti secara cepat,” jelasnya.

Untuk memastikan mutu makanan, Dyah menambahkan bahwa setiap dapur MBG didampingi ahli gizi. Mereka berperan menyusun menu, mengecek bahan pangan, hingga mengawasi distribusi makanan.

“Menu disusun bersama pihak sekolah dan selalu berganti setiap hari. Bahan makanan juga diupayakan segar dan mengurangi produk olahan pabrik,” jelas Dyah.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiyas Maulana, Perajin Barongan dari Magetan yang Tekun Merawat Warisan Budaya

    Tiyas Maulana, Perajin Barongan dari Magetan yang Tekun Merawat Warisan Budaya

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di sudut Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, suara ketukan halus dari pahat kayu terdengar nyaris setiap hari. Dari rumah sederhana itulah Tiyas Maulana (22) menyalurkan ketekunan dan kecintaannya pada seni tradisi. Membuat singa barong, topeng besar ikonik kesenian Reog. Tidak pernah terlintas dalam benaknya bahwa keisengan masa remaja akan berubah […]

    Bagikan
  • Viral! Warga Ponorogo Angkut Jenazah Seberangi Sungai, Akses Jalan Terputus

    Viral! Warga Ponorogo Angkut Jenazah Seberangi Sungai, Akses Jalan Terputus

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aksi warga Desa Jalen, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, yang mengantar jenazah dengan menyeberangi sungai mendadak viral di media sosial. Aksi tersebut terekam dalam video amatir warga dan menuai sorotan warganet. Prosesi pengantaran jenazah dilakukan dengan cara tak biasa menantang arus sungai demi menuju tempat pemakaman umum desa setempat. Peristiwa itu […]

    Bagikan
  • IBI Ponorogo Kumpulkan Rp16 Juta untuk Korban Gempa NTT

    IBI Ponorogo Kumpulkan Rp16 Juta untuk Korban Gempa NTT

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kepedulian terhadap korban bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Ponorogo. Organisasi profesi tersebut berhasil mengumpulkan donasi sukarela dari para anggotanya dengan total lebih dari Rp16 juta. Ketua IBI Cabang Ponorogo, Katmiatin, mengatakan penggalangan dana tersebut murni berasal dari sumbangan pribadi para anggota. Dana yang […]

    Bagikan
  • Relokasi Pasar Burung Magetan Dimulai, Pemkab Bangun Kios Baru untuk Pedagang

    Relokasi Pasar Burung Magetan Dimulai, Pemkab Bangun Kios Baru untuk Pedagang

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan akan menata kawasan Stadion Yosonegoro setelah perayaan Idulfitri. Salah satu langkah yang dilakukan adalah merelokasi pedagang pasar burung yang selama ini berjualan di area sekitar stadion. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan, Sucipto, mengatakan pemerintah telah menyiapkan kios baru sebagai lokasi relokasi pedagang dengan anggaran sekitar Rp400 […]

    Bagikan
  • Menikmati Wisata Air Sorbendo Magetan, Ramai Pengunjung di Libur Nataru

    Menikmati Wisata Air Sorbendo Magetan, Ramai Pengunjung di Libur Nataru

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 membawa suasana berbeda di berbagai destinasi wisata di Kabupaten Magetan. Salah satu yang banyak dibicarakan dan ramai dikunjungi adalah Wisata Sorbendo, Desa Sumberdodol, Kecamatan Panekan. Bukan tanpa alasan, tempat ini menawarkan daya tarik yang tak dimiliki banyak destinasi lain. Air alami yang mengalir langsung […]

    Bagikan
  • Kepala Burung Merak Dipasang, Monumen Reog Sampung Masuki Tahap Akhir

    Kepala Burung Merak Dipasang, Monumen Reog Sampung Masuki Tahap Akhir

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Monumen Reog di Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Ponorogo, mencapai tahap penting pembangunan dengan pemasangan kepala burung merak di puncak bangunan setinggi 126 meter, Senin (11/08/2025) sore. Pemasangan ini menandai selesainya konstruksi utama monumen yang menelan anggaran lebih dari Rp100 miliar. Soft launching tersebut dihadiri Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, yang […]

    Bagikan
expand_less