Berita Terkini
Trending Tags

Diduga Depresi, Slamet Ngamuk Hajar 3 orang, termasuk Kades Waruk Tengah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • visibility 166
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Desa Waruk tengah mengamankan pelaku yang Depresi. Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Suasana Desa Waruk Tengah Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi mendadak gempar pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Slamet, warga setempat mengamuk hingga merusak motor dan rumah warga. Tidak berhenti disitu, pelaku juga melukai Sadimin (64) berikut istrinya Parni (58) hingga pingsan.

Bahkan, Supono (54) Kepala Desa Waruk Tengah tak luput dari amukan Slamet saat berusaha melerai. Supono mengalami luka dibagian bawah mata hingga pelipis. “Saya mendapatkan telpon dari warga, bahwa saudara Slamet itu membabi buta ngamuk di rumahnya sana. Saya sampai sana itu, dia sudah pulang dari lokasi ngamuknya itu. Saya tanyai baik-baik malah dia itu mukul saya. Sama warga kita lemahkan karena memberontak terus itu,” ujar Supono.

Akibatnya, puluhan warga Desa Waruk Tengah keluar rumah untuk mengamankan pelaku. Diduga menghindari amukan massa, pelaku diduga pura-pura pingsan dan dibawa ke Puskesmas Pangkur. Warga pun mengaku kaget karena tiba-tiba pelaku ngamuk membabi buta.

“Itu masuk, langsung marah dan mukul-mukul gitu. Korban langsung terjatuh. Saya lari keluar bersama anak saya minta tolong ke warga lain. Terus Slamet ini keluar. Saya telfon pak lurah,” terang Wanda Putri Rahayu, Anak Korban.

Slamet pun langsung diamankan oleh pihak kepolisian. Yang bersangkutan sempat melakukan perlawanan kepada petugas dan memberontak saat akan diborgol. Pelaku akhirnya dibawa ke Polsek Pangkur untuk selanjutnya dibawa ke Polres Ngawi.

“Ada warga dari Desa Waruk Tengah atas nama Slamet agak tempramen, mempunyai permasalahan dan yang bersangkutan istilahnya ngamuk. Ada beberapa kendaraan yang ditendang, rumah da nada 3 warga yang dipukul, salah satunya kepala desa,” terang AKP Nur Hidayat, Kapolsek Pangkur.

Lebih lanjut, Slamet diketahui tidak sedang dalam pengaruh minuman keras. Diduga, pelaku depresi dan punya permasalahan dengan tetangga. “Tidak mabuk. Mungkin tempramen ada permasalahan. Sehingga yang bersangkutan mengamuk dengan sasaran warga, rumah juga sepeda motor,” pungkas AKP Nur.

Pihak kepolisian pun melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Termasuk meminta keterangan saksi-saksi. Sementara, dua korban telah dibawa ke Puskesmas Pangkur untuk dilakukan perawatan intensif. Pelaku kini telah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Telur Ayam di Madiun Anjlok, Peternak Mengaku Rugi dan Terancam Gulung Tikar

    Harga Telur Ayam di Madiun Anjlok, Peternak Mengaku Rugi dan Terancam Gulung Tikar

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Harga telur ayam ras di tingkat peternak di Kabupaten Madiun mengalami penurunan tajam dalam dua pekan terakhir. Saat ini, harga jual hanya berkisar Rp20.000 per kilogram, jauh di bawah biaya produksi yang diperkirakan mencapai titik impas di kisaran Rp24.000 per kilogram. Kondisi tersebut dikeluhkan para peternak karena dinilai semakin menekan usaha […]

    Bagikan
  • Ditengah Sorotan Publik, Disbudpar Magetan Klaim Kunjungan Wisatawan di Telaga Sarangan Meningkat

    Ditengah Sorotan Publik, Disbudpar Magetan Klaim Kunjungan Wisatawan di Telaga Sarangan Meningkat

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ditengah sorotan publik beberapa waktu ini, Telaga Sarangan kembali menegaskan posisinya sebagai ikon wisata Kabupaten Magetan. Sepanjang 2025, jumlah wisatawan yang datang ke destinasi andalan di lereng Gunung Lawu itu mencapai 1.094.668 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 14 ribu pengunjung dibanding capaian 2024 yang berada di angka 1.080.666 wisatawan. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Pam Swakarsa Kembali Dibicarakan, Trauma Membayangi Pasca Aksi Demo

    Pam Swakarsa Kembali Dibicarakan, Trauma Membayangi Pasca Aksi Demo

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gelombang aspirasi masyarakat yang muncul di berbagai daerah juga bergema di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Pada 1 September 2025 lalu, ratusan mahasiswa turun ke jalan menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD. Mereka menuntut realisasi program Rp3 juta per RT, janji politik pasangan bupati dan wakil bupati terpilih yang hingga kini […]

    Bagikan
  • Hutan Jati Terbakar Hebat di Sampung, Asap Ganggu Jalur Ponorogo–Magetan

    Hutan Jati Terbakar Hebat di Sampung, Asap Ganggu Jalur Ponorogo–Magetan

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebakaran hutan jati kembali terjadi di wilayah Perum Perhutani BKPH Sampung, KPH Madiun, Selasa (21/7/2026). Kobaran api yang melanda petak 62 di Desa Sampung, Kecamatan Sampung, tidak hanya menghanguskan sekitar dua hektare hutan, tetapi juga menimbulkan kepulan asap tebal yang mengganggu arus lalu lintas di jalur penghubung Ponorogo–Magetan. Api pertama kali […]

    Bagikan
  • Kejaksaan Tak Hadir di Rapat Paripurna DPRD Magetan Picu Spekulasi Publik

    Kejaksaan Tak Hadir di Rapat Paripurna DPRD Magetan Picu Spekulasi Publik

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satu pemandangan tidak biasa muncul dalam Rapat Paripurna DPRD Magetan pada Senin siang (29/12/2025). Di tengah proses pengambilan keputusan atas Raperda Perumda Air Minum Lawu Tirta, sebuah kursi yang semestinya diisi perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan justru dibiarkan kosong. Paripurna yang umumnya dihadiri lengkap unsur Forkopimda itu tetap diikuti oleh Pengadilan […]

    Bagikan
  • Menyusuri Jalur Moksa Prabu Brawijaya V di Gunung Lawu, Rute Klasik yang Kian Diminati Saat Bulan Suro

    Menyusuri Jalur Moksa Prabu Brawijaya V di Gunung Lawu, Rute Klasik yang Kian Diminati Saat Bulan Suro

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang datangnya bulan Muharram atau yang lebih dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, suasana sakral di kawasan Gunung Lawu mulai terasa semakin kuat. Gunung yang menjulang setinggi 3.265 meter di atas permukaan laut (mdpl) di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah itu tidak hanya menjadi tujuan favorit para pendaki, tetapi juga […]

    Bagikan
expand_less