Berita Terkini
Trending Tags

Delapan SPPG Beroperasi, Wali Kota Maidi Tekankan Kualitas Gizi dan Kesehatan Makanan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 280
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Walikota Madiun meninjau langsung proses memasak di SPPG Kelurahan Ngegong, Foto : Surya – Sinergia 

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperluas unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan makanan sehat dan bergizi. Hingga saat ini, sudah ada delapan SPPG yang beroperasi di wilayah Kota Madiun. Salah satunya adalah SPPG Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, yang baru saja diresmikan oleh Wali Kota Madiun, Maidi pada Senin (03/11/2025).

SPPG Ngegong menjadi dapur pemenuhan gizi bagi 23 sekolah di sekitarnya, dengan total penerima manfaat sebanyak 2.191 siswa. Wali Kota Madiun, Maidi menegaskan bahwa keterlibatan investor dalam pengelolaan SPPG diperbolehkan, asalkan tetap berorientasi pada kualitas dan kesehatan makanan.

“Investor boleh masuk, tetapi kalau orientasinya bisnis, bisnis itu harus ada labelnya bergizi, sehat, dan bermanfaat,” ujar Maidi.

Ia menekankan bahwa aspek bisnis tetap dapat berjalan, namun tidak boleh mengabaikan standar mutu. Setiap pengelola SPPG wajib memperhatikan kebersihan, kelayakan gizi, dan keamanan makanan yang disajikan untuk anak-anak.

“Kalau ini bisnis jangan sampai bisnisnya meninggalkan kualitas yang diberikan pada anak-anak. Harus tes kesehatan, gizinya sesuai, kebersihannya terjamin. Kalau syarat itu ditinggalkan, ya kita semprit,” tegasnya.

Maidi juga mengapresiasi semua pihak yang telah berpartisipasi, mulai dari investor, yayasan, hingga pelaksana lapangan. Ia berharap kehadiran SPPG dapat membawa manfaat nyata bagi para siswa.

“Anak-anak yang menunggu ini harus betul-betul senang dan bahagia menikmati hasil dari SPPG ini. Tapi saya ingatkan, jangan sampai kualitas dipertanyakan,” tandasnya.

Dengan beroperasinya delapan SPPG di Kota Madiun, pemerintah terus berupaya memperkuat program ketahanan pangan dan gizi bagi peserta didik, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas. (Sur/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awal Tahun 2026, Pupuk Bersubsidi Sudah Bisa Ditebus, Petani Jatim Manfaatkan Awal Tahun

    Awal Tahun 2026, Pupuk Bersubsidi Sudah Bisa Ditebus, Petani Jatim Manfaatkan Awal Tahun

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Sinergia | Bangkalan – PT Pupuk Indonesia (Persero) mulai menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani di Jawa Timur sejak hari pertama 2026. Sejumlah petani tercatat telah melakukan penebusan pupuk hanya beberapa menit setelah pergantian tahun, menandai kesiapan distribusi pupuk subsidi sejak awal tahun. Petani yang berhasil menebus pupuk bersubsidi pada 1 Januari 2026 berasal dari sejumlah […]

    Bagikan
  • Semarakkan HUT ke-458 Kabupaten Madiun, PDGI Jatim Gelar Baksos dan Sikat Gigi Massal

    Semarakkan HUT ke-458 Kabupaten Madiun, PDGI Jatim Gelar Baksos dan Sikat Gigi Massal

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Jawa Timur menyelenggarakan rangkaian bakti sosial layanan kesehatan gigi dan umum gratis di Kabupaten Madiun. Kegiatan yang telah berlangsung sejak Selasa lalu tersebut mencapai puncaknya pada Minggu ini dengan agenda gerakan sikat gigi bersama 1.000 siswa sekolah dasar di Halaman Pendopo Ronggo Djumeno Minggu (28/6/2026). Kegiatan […]

    Bagikan
  • Kemiskinan Masih Membayangi Magetan, Ribuan Warga Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

    Kemiskinan Masih Membayangi Magetan, Ribuan Warga Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kondisi sosial ekonomi di Kabupaten Magetan hingga kini masih menjadi pekerjaan besar bagi pemerintah daerah. Meski tren angka kemiskinan menunjukkan penurunan dalam beberapa tahun terakhir, jumlah penduduk miskin masih tergolong tinggi dan menjadi tantangan serius dalam pembangunan. Berdasarkan data Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD) 2025–2029, tingkat […]

    Bagikan
  • Polemik PAW Gus Wahid di PKB Magetan Dinilai Sarat Muatan Politik

    Polemik PAW Gus Wahid di PKB Magetan Dinilai Sarat Muatan Politik

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) atas nama Nur Wahid atau Gus Wahid terus menuai sorotan publik. Selain dianggap sarat nuansa politik pasca-Pilkada 2024, keputusan itu juga dinilai berpotensi mengikis marwah ke-NU-an di dalam tubuh PKB Magetan. Pengamat politik, Muries Subiyantoro menilai langkah […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Ungkap Penggelapan Motor Modus Janjikan Pekerjaan, Pelaku 24 Kali Beraksi

    Polres Madiun Ungkap Penggelapan Motor Modus Janjikan Pekerjaan, Pelaku 24 Kali Beraksi

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun membongkar kasus penipuan dan penggelapan sepeda motor yang dilakukan dengan modus menjanjikan pekerjaan. Pelaku berinisial AW alias Aryo (39), warga Kabupaten Blora Jawa Tengah, tercatat telah melakukan aksinya di 24 lokasi di wilayah Madiun Raya dan sekitarnya. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan […]

    Bagikan
  • Wisata Telaga Sarangan Sepi Saat Lebaran? Pelaku Usaha Soroti Minim Atraksi dan Promosi

    Wisata Telaga Sarangan Sepi Saat Lebaran? Pelaku Usaha Soroti Minim Atraksi dan Promosi

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Kunjungan wisatawan ke kawasan Telaga Sarangan selama libur Lebaran 2026 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Meski sempat membludak pada puncak liburan, tren keseluruhan menunjukkan jumlah wisatawan dan lama tinggal (length of stay) yang menurun. Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Magetan, Nunung Widyastuti, menjelaskan bahwa kondisi tersebut bukan berarti kawasan wisata […]

    Bagikan
expand_less