Berita Terkini
Trending Tags

DPRD Magetan Cecar Bupati Soal Anggaran ‘Kejar Tayang’ R-APBD TA. 2026

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 109
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pembahasan RAPBD Kab.Magetan Tahun 2026 berlangsung dalam rapat paripurna DPRD, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Magetan Tahun 2026 berlangsung panas dalam rapat paripurna DPRD, Rabu (26/11/2025). Tidak hanya mempertanyakan proses penyusunan anggaran yang “kejar tayang”, para legislator juga menumpuk sederet kritik mulai dari defisit APBD, persoalan layanan publik, hingga problematika program nasional yang diadopsi daerah.

Dokumen RAPBD 2026 dengan nilai pendapatan Rp. 1,791 triliun dan belanja Rp. 1,830 triliun dengan defisit Rp. 38,87 miliar disusun dalam waktu super singkat. Keterlambatan penetapan KUA-PPAS yang baru disepakati pada 25 November. Sementara paripurna pengesahan RAPBD dijadwalkan pada 28 November, membuat fraksi-fraksi menilai proses penyusunan tidak optimal dan berpotensi mengabaikan kebutuhan masyarakat.

Ketua DPRD Magetan, Suratno, menegaskan bahwa kondisi ini tidak boleh terulang. “APBD hampir 2 triliun, masa pembahasannya hanya sekejap? Ini menyangkut hajat hidup masyarakat. Tahun depan tidak boleh seperti ini lagi,” ujarnya.

Sorotan juga tertuju pada penurunan anggaran sekitar 10% akibat berkurangnya Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Situasi ini mendorong fraksi-fraksi meminta penguatan PAD melalui digitalisasi pajak, pemanfaatan aset, hingga kerjasama dengan BUMDes.

Tumpukan sampah yang kian mengkhawatirkan terutama di kawasan wisata seperti Telaga Sarangan kembali menjadi sasaran kritik. DPRD menilai Pemkab cenderung reaktif, bukan preventif. “Tindakan baru muncul setelah sampah viral. Ini bukti pengelolaan sampah belum prioritas,” kritik Fraksi PDI Perjuangan.

Sorotan lain mengarah pada TPA Milangasri yang overload sejak 2021, minimnya sarana persampahan di desa, serta potensi dampak kesehatan masyarakat. Selain persampahan, kondisi fasilitas layanan publik juga dinilai carut-marut. Fraksi NasDem menyoroti temuan ribuan BPJS PBI warga Magetan yang tidak aktif.

“Pendataan BPJS harus diulang total agar penerimanya benar-benar warga yang layak,” tegas anggota fraksi.

Program bantuan RT sebesar Rp. 3–5 juta yang dijanjikan Bupati–Wabup pun dianggap belum jelas karena feasibility study belum rampung. DPRD menilai program ini berpotensi bermasalah jika dipaksakan tanpa kajian yang komprehensif. Isu Koperasi Merah Putih menjadi salah satu topik terpanas. Fraksi PKS menuntut transparansi dan perlindungan anggota karena dinilai membebani desa dan rawan salah kelola.

“Koperasi harus dari anggota untuk anggota, bukan alat kepentingan tertentu,” tegas anggota Fraksi PKS.

Fraksi PAN dan NasDem juga mempertanyakan mitigasi risiko pinjaman dan potensi fraud, termasuk tata kelola pendiriannya. Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat turut mendapat perhatian. Meski SPPG diapresiasi sebagai pendukung MBG, fraksi-fraksi menekankan perlunya pengawasan ketat pasca beberapa insiden keracunan di daerah lain.

Untuk Sekolah Rakyat yang menyasar keluarga miskin desil 1–2, Fraksi Demokrat dan PAN mempertanyakan kesiapan lahan, tenaga pendidik, dan validitas data siswa berbasis DTSEN. Sejumlah fraksi menyoroti kondisi jalan rusak, akses menuju sekolah yang memprihatinkan, dan perlunya rehabilitasi jaringan irigasi tersier sesuai Inpres No. 3/2025. Isu ketahanan pangan disebut turut bergantung pada kesiapan infrastruktur pertanian.

DPRD juga mendesak Pemkab memenuhi mandatory spending: 20% untuk pendidikan, 40% untuk infrastruktur pelayanan publik, dan maksimal 30% untuk belanja pegawai. Fraksi Gerindra meminta adanya route map pencapaian target hingga 2027.

Rangkaian kritik tersebut menjadi sinyal kuat bahwa DPRD menginginkan pembahasan RAPBD 2026 yang lebih transparan, efektif, dan berpihak pada warga. Ketua DPRD menegaskan bahwa pemerintah daerah wajib memberikan jawaban dalam sidang berikutnya.

“Jawaban Bupati akan disampaikan besok (27/11). Kami ingin anggaran yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Suratno.

Dengan waktu pengesahan yang tinggal hitungan hari, publik kini menunggu langkah Pemkab Magetan dalam menghadirkan APBD yang tidak hanya mengejar tenggat, tetapi juga menyelesaikan persoalan klasik seperti sampah, data BPJS, serta pelayanan dasar yang belum memuaskan. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Berantas Rokok Ilegal

    Pemkab Madiun dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Berantas Rokok Ilegal

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun bersama Kantor Bea Cukai Madiun memperkuat upaya pencegahan peredaran rokok ilegal melalui edukasi publik. Langkah ini ditandai dengan kegiatan talk show bertajuk “Ngobrol Bareng Berantas Rokok Ilegal” yang digelar di Pujasera Kecamatan Jiwan, Selasa (30/09/2025). Kegiatan tersebut menghadirkan Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo Hadi, dan […]

    Bagikan
  • Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG, Pemkot Madiun Perkuat Pengawasan SPPG

    Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG, Pemkot Madiun Perkuat Pengawasan SPPG

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun memastikan akan mengambil langkah usai peristiwa dugaan keracunan makanan yang menimpa belasan siswa SDN 1 Demangan pada Kamis (15/4/2026) lalu. Evaluasi akan dilakukan menyeluruh kepada Satua Pelayanan Pemenuhan Gizi ,(SPPG) di Kota Madiun. Langkah ini dilakukan untuk memastikan standar keamanan pangan tetap terjaga di seluruh titik pelaksanaan program. […]

    Bagikan
  • Masinis hingga Kondektur Diperiksa! KAI Daop 7 Lakukan Tes Narkoba Mendadak

    Masinis hingga Kondektur Diperiksa! KAI Daop 7 Lakukan Tes Narkoba Mendadak

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan tes narkoba secara acak terhadap para petugas operasional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel dalam kondisi prima saat menghadapi lonjakan perjalanan kereta api pada periode mudik dan arus balik […]

    Bagikan
  • HUT ke-80 TNI, Danrem 081/DSJ Madiun Ajak Tingkatkan Soliditas Sebagai Perekat Bangsa 

    HUT ke-80 TNI, Danrem 081/DSJ Madiun Ajak Tingkatkan Soliditas Sebagai Perekat Bangsa 

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2025, Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) menggelar upacara di Pendopo Ronggo Djoemeno, Kabupaten Madiun, Minggu (05/10/2025). Upacara dipimpin langsung Komandan Korem 081/DSJ, Kolonel Artileri Medan (Arm) Untoro Hariyanto, selaku Inspektur Upacara. Kegiatan ini dihadiri Bupati Madiun Hari Wuryanto, […]

    Bagikan
  • RSUD Sayidiman Magetan Rawat 6 Pasien Korban Akibat Petasan

    RSUD Sayidiman Magetan Rawat 6 Pasien Korban Akibat Petasan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Empat remaja korban ledakan petasan di Kabupaten Magetan kini kondisinya mulai membaik. Mereka menjalani perawatan intensif sejak dirujuk ke RSUD Sayidiman pada Sabtu (05/04/2025) lalu. Dari diagnose tim medis, keempatnya mengalami luka bakar sekitar 15 hingga 20 persen di bagian kaki, badan dan muka. “Kondisi saat ini sudah stabil. Untuk […]

    Bagikan
  • Menilik Kedekatan Kolonel Arm Untoro Bersama Prajurit di Yonif 511/DY

    Menilik Kedekatan Kolonel Arm Untoro Bersama Prajurit di Yonif 511/DY

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – Tatapnya tajam bukan untuk menakutkan, melainkan pelita yang selalu menuntun anak buahnya. Tak ada jarak yang membentang, hanya emosional yang teramat kuat. Setiap derap langkah menggambarkan bulatnya tekad untuk sama-sama melangkah dan bergerak maju. Bukan sekedar kedekatan Sang Komandan dan anak buah. Momen ini terlihat jelas saat Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm […]

    Bagikan
expand_less