Berita Terkini
Trending Tags

Singkong Jadi Dimsum? Inovasi Lokal Yang Menculik Perhatian

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • visibility 129
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mahasiswa Kelas 5C Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun,
Foto : Dok Universitas PGRI Madiun

Sinergia | Di tengah berkembangnya tren kuliner modern saat ini, Mahasiswa Kelas 5C Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun mampu menghadirkan sebuah gagasan inovatif melalui produk Kong’s Dimsum. Inovasi ini lahir dari proyek mata kuliah Manajemen Inovasi dan Kreativitas dengan dosen pengampu mata kuliah bapak Hendra Setiawan, S.E., M.M. yang mendorong kreativitas setiap mahasiswa serta mendorong mahasiswa untuk menciptakan produk yang memiliki potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Singkong selama ini hanya dikenal sebagai bahan pangan lokal yang identik dengan olahan sederhana. Tanpa diketahui banyak orang, bahwa singkong memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi produk makanan yang lebih modern dengan pengolahan yang tepat. Melalui Kong’s Dimsum, singkong diangkat sebagai bahan utama dimsum, sehingga menghasilkan produk yang berbeda dari dimsum di pasaran saat ini yang umumnya  menggunakan bahan dasar tepung terigu.

Perubahan pola konsumsi masyarakat saat ini, khususnya pada generasi muda turut mendorong kebutuhan camilan yang tidak hanya mengenyangkan, namun juga unik, praktis, dan memiliki cita rasa khas. Dimsum sebagai salah satu makanan populer dinilai memiliki peluang yang besar untuk dikembangkan melalui inovasi bahan baku dan pendamping rasa. Oleh karena itu, Kong’s Dimsum hadir sebagai alternatif camilan modern yang memadukan konsep dimsum kekinian dengan pemanfaatan pangan lokal.

Dalam proses pengembangan, trial and error dilaksanakan guna mendapatkan rasa yang tepat. Singkong diolah sedemikian rupa agar menghasilkan tekstur yang lembut dan tetap sesuai dengan karakteristik dimsum. Untuk melengkapi cita rasa dan meningkatkan kandungan gizi,  daging ayam digunakan sebagai bahan campuran, karena pada dasarnya bahan utama dalam pembuatan dimsum terletak tetap kepada daging ayam. Daging ayam memiliki protein yang tinggi serta memiliki rasa gurih yang mudah diterima oleh berbagai kalangan. Perpaduan tersebut menghasilkan dimsum yang tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki keseimbangan antara rasa dan nilai gizi.

Image Not Found
Dimsum dengan hasil olahan dari singkong inovatif baru melalui produk Kong’s Dimsum, foto : Universitas PGRI Madiun

Selain itu, Kong’s Dimsum memiliki keunikan yang berbeda yaitu terletak pada pilihan saus pendamping, salah satunya adanya kehadiran sambal matah yang menjadi ciri khas produk. Sambal matah dipilih karena mampu menghadirkan rasa segar, pedas, dan aromatik yang khas nusantara. Perpaduan dimsum singkong dengan sambal matah memberikan pengalaman rasa yang berbeda sekaligus memperkuat identitas lokal dalam sajian dimsum modern. Selain sambal matah, pilihan saus lainnya seperti pada umumnya yaitu ada mentai dan chili oil untuk menjangkau selera konsumen yang lebih luas.

Dari sisi pencapaian, pelaksanaan proyek ini Kong’s Dimsum mampu menunjukkan hasil yang luar biasa. Produk yang dikembangkan ini dapat diterima dalam masyarakat luas lewat proses pemasaran yang dilakukan pada event Car Free Day yang berlokasi di pinggiran sungai Bantaran, Kota Madiun. Selain itu, produk yang kami kembangkan mampu melewati target awal yang telah ditetapkan, baik dari segi produksi maupun penerimaan konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi berbasis pangan lokal mampu menembus pasar yang cukup besar apabila dikemas dengan konsep yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Keberhasilan tersebut juga didukung oleh strategi promosi yang dilakukan secara aktif melalui berbagai media sosial dengan nama @kongsdimsum. Promosi digital dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkenalkan produk, membangun citra merek, serta menjangkau konsumen secara lebih luas. Konten promosi disusun secara kreatif dan konsisten sehingga mampu menarik perhatian audiens dan meningkatkan minat terhadap produk Kong’s Dimsum.

Selain memiliki nilai ekonomis, Kong’s Dimsum juga mengandung nilai edukatif. Dengan inovasi yang menunjukkan bahwa bahan pangan lokal dapat diolah menjadi produk modern yang memiliki daya saing tanpa kehilangan identitas aslinya. Dengan demikian, Kong’s Dimsum turut mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan bahan pangan lokal yang kreatif dan berkelanjutan. Kong’s Dimsum dapat menjadi wujud inovasi kuliner berbasis pangan lokal yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan camilan yang praktis, lezat, unik, dan bernilai tambah. Dimsum tidak hanya sebagai produk inovasi, tetapi juga sebagai peluang usaha kuliner yang menjanjikan. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi lokal melalui kreativitas dan kewirausahaan. Menurut Ketua Kelompok, Inovasi ini adalah buah dari kreativitas anak-anak yang tentunya sebagai wujud implementasi dari mata kuliak MIK (Manajemen Inovasi dan Kreativitas) serta diharapakan kedepannya produk yang kami kembangkan ini menjadi insprasi dan dijadikan sebagai peluang usaha yang berkelanjutan.(Tim Sinergia).

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Murah di Ponorogo Diserbu Warga, Berdesak desakan Demi Pangan Murah

    Pasar Murah di Ponorogo Diserbu Warga, Berdesak desakan Demi Pangan Murah

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ratusan warga memadati halaman Kantor Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Ponorogo dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Selasa (25/03/2025). Mereka saling berdesakan demi mendapatkan bahan pangan murah, di tengah kenaikan harga menjelang Lebaran tahun ini. Dalam GPM ini, harga bawang merah dijual Rp30.000 per kilogram, lebih […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi Pokir Naik Penyidikan, Bukti dan Saksi Terus Dikumpulkan

    Kejari Magetan Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi Pokir Naik Penyidikan, Bukti dan Saksi Terus Dikumpulkan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Penanganan dugaan tindak pidana korupsi dana Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Magetan tahun anggaran 2021-2023 memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan memastikan perkara tersebut telah resmi naik ke tahap penyidikan, menyusul ditemukannya indikasi peristiwa pidana dalam proses penyelidikan sebelumnya. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Magetan, Dwi Romadona, menjelaskan […]

    Bagikan
  • Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Diri

    Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Diri

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepanikan melanda warga Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan, pada Sabtu (4/10/2025) pagi. Sekitar pukul 10.30 WIB, rumah dua lantai milik Rawat Subagyo dilalap api, membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Asap tebal terlihat membumbung dari lantai dua bangunan tersebut. Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi segera berteriak meminta […]

    Bagikan
  • Angka Kebakaran dan Penyelamatan Tinggi, Damkar Kab. Madiun Kekurangan Armada

    Angka Kebakaran dan Penyelamatan Tinggi, Damkar Kab. Madiun Kekurangan Armada

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun menghadapi tantangan serius dalam upaya penanganan kebakaran dan penyelamatan non-kebakaran di wilayahnya. Dari total kebutuhan ideal 15 pos damkar untuk mencakup seluruh kecamatan, saat ini hanya tersedia 3 pos aktif dan 1 markas komando (Mako). Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya […]

    Bagikan
  • Generasi Muda Melek Politik, Bawaslu Magetan Tanamkan Kesadaran Demokrasi Sejak Usia Sekolah

    Generasi Muda Melek Politik, Bawaslu Magetan Tanamkan Kesadaran Demokrasi Sejak Usia Sekolah

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan pelajar di SMK Yosonegoro Magetan antusias dalam mengikuti sesi sosialisasi yang digelar oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magetan, Rabu (15/10/2025). Ruang aula sekolah yang biasanya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, berubah menjadi tempat diskusi hangat tentang demokrasi dan pemilu. Meski dilakukan bukan pada momen Pemilu ataupun Pilkada, kegiatan digelar […]

    Bagikan
  • Viral, Pedagang di Telaga Sarangan Tegur Wisatawan yang Beli Pecel Keliling

    Viral, Pedagang di Telaga Sarangan Tegur Wisatawan yang Beli Pecel Keliling

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah potongan video yang memperlihatkan perdebatan antara pedagang dan wisatawan di kawasan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, viral di media sosial pada Jumat (01/08/2025). Dalam video tersebut, seorang pedagang menegur sejumlah pengunjung yang tengah menikmati pecel yang dibeli dari pedagang keliling. Insiden bermula saat wisatawan duduk di salah satu area warung yang […]

    Bagikan
expand_less