Berita Terkini
Trending Tags

Nurisha Kitana Tepati Janji Pulang Kampung, Siap Bangun Magetan Lewat Pendidikan dan Gerakan Sosial

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 250
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Nurisha Kitana hadir dalam acara Campus Expo 2026 di GOR Ki Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Nama Nurisha “Risha” Kitana, mahasiswi Universitas Indonesia (UI) sekaligus aktivis muda asal Magetan, kembali menjadi sorotan publik. Kehadirannya di Magetan Campus Expo 2026 di GOR Ki Magetan, Sabtu (24/1/2026), menjadi bukti bahwa ia tak pernah lupa janji untuk kembali dan berkontribusi bagi daerah kelahirannya.

Risha, putri asli Maospati, datang bukan sekadar berbagi pengalaman kuliah di kampus bergengsi. Ia membawa misi besar: menginspirasi generasi muda Magetan agar berani bermimpi dan percaya diri menembus batas.

Ditemui usai menjadi pembicara, Risha menceritakan ulang perjalanan yang tidak mudah hingga bisa diterima di UI. Pada 2022, ia menjadi satu-satunya siswa asal Magetan yang lolos UI melalui jalur rapor, sekaligus penerima beasiswa KIP Kuliah dan beasiswa eLuni FEB UI.

“Perjalanan sampai UI cukup panjang. Saya harus mempertahankan nilai, berjuang di masa Covid, dan sempat ragu karena keterbatasan biaya. Tapi kalau berani mencoba dan cari solusi, nggak ada yang nggak mungkin untuk bisa kuliah di ibukota,” ujar Risha.

Selain menempuh studi Ilmu Politik FISIP UI, Risha dikenal sebagai Founder Gandeng ODGJ, komunitas yang fokus pada pemberdayaan penyintas gangguan jiwa dan kampanye kesehatan mental. Komunitas ini kini aktif di delapan kota di Indonesia.

Image Not Found
Nurisha Kitana hadir dalam acara Campus Expo 2026 di GOR Ki Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Dari kiprahnya itu, ia mendapat kesempatan menjadi delegasi UNICEF Indonesia pada Global NCD Alliance Forum di Kigali, Rwanda, Februari 2025. Tidak hanya hadir, Risha juga menjadi pembicara internasional atas undangan UNICEF Headquarter.

“Saya diminta bicara tentang youth empowerment, terutama advokasi akar rumput di Gandeng ODGJ. Semua pendanaan difasilitasi oleh UNICEF UK, AstraZeneca, dan UNICEF Indonesia,” jelasnya.

Gandeng ODGJ yang ia bangun memiliki banyak program berkelanjutan, mulai dari Mental Health Roadshow, kampanye kesehatan mental, clean up day, hingga kolaborasi dengan panti rehabilitasi mental.

“Kami membuka ruang kolaborasi bagi komunitas yang ingin mengadakan kegiatan bersama panti rehabilitasi. Fokus kami adalah mengurangi stigma dan memberi pemberdayaan,” katanya.

Meski memiliki kesempatan besar di tingkat nasional hingga internasional, Risha menegaskan bahwa Magetan tetap rumah tempat ia kembali.

“Insya Allah akan kembali ke Magetan. Sekarang sedang cari jalan supaya bisa pulang dan berkontribusi. Kalau pun tidak bisa kembali sepenuhnya, saya ingin tetap terlibat lewat rekomendasi kebijakan atau mungkin dengan membuat yayasan,” ungkapnya.

Sebagai mahasiswa Ilmu Politik, Risha menyebut salah satu cita-citanya adalah memberikan dampak konkret bagi masyarakat Magetan.

“Mohon doanya. Insya Allah apa pun langkahnya bisa bermanfaat untuk warga Magetan,” tambahnya.

Di tengah aktivitasnya, Risha kini menjalani magang di Kantor Utusan Presiden RI Bidang Pariwisata, sekaligus mengembangkan program Gandeng ODGJ.

Kedatangannya ke Magetan hari itu juga sebagai pemateri dalam sesi “Strategi Masuk Kampus Impian, Beasiswa, dan Tips Kuliah”.

Di akhir wawancara, Risha menyampaikan pesan penuh harapan. “Jangan takut bermimpi. Jangan merasa kecil hanya karena dari daerah. Selagi punya potensi dan berani mencoba hal baru, kenapa tidak? Tetap semangat dan jangan mengubur mimpinya,” ucapnya.(Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Siap Fasilitasi Cabor Kembangkan Potensi Atlit

    Pemkot Madiun Siap Fasilitasi Cabor Kembangkan Potensi Atlit

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun tengah berupaya meningkatkan potensi para atlit dari berbagai cabang olahraga (Cabor) di Kota Madiun. Berkaca pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 lalu, Kota Madiun menempati peringkat 24 dari 38 kota/kabupaten di Jawa Timur. Perolehan medali tercatat 9 emas, 18 perak dan 30 perunggu. Kedepan, potensi-potensi […]

    Bagikan
  • LPG 3 Kg Masih Langka di Magetan, Meski Tambahan 19 Ribu Tabung Sudah Disalurkan

    LPG 3 Kg Masih Langka di Magetan, Meski Tambahan 19 Ribu Tabung Sudah Disalurkan

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tambahan 19.040 tabung LPG 3 kilogram yang disalurkan PT Pertamina Patra Niaga sejak Kamis (26/06/2025) hingga Sabtu (28/06/2025) ternyata belum mampu mengatasi kelangkaan yang terus dikeluhkan warga Magetan. Di tengah momentum peringatan Tahun Baru Islam, masyarakat terutama pelaku usaha mikro dan rumah tangga, justru semakin kesulitan mendapatkan gas melon bersubsidi […]

    Bagikan
  • Apa Itu Raudhah? Pengalaman Jemaah Haji Kota Madiun di Masjid Nabawi

    Apa Itu Raudhah? Pengalaman Jemaah Haji Kota Madiun di Masjid Nabawi

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Madinah – Suasana haru dan khusyuk menyelimuti perjalanan ibadah jemaah haji asal Kota Madiun selama berada di Madinah. Selain menjalankan salat wajib berjamaah di Masjid Nabawi, salah satu momen yang paling dinantikan adalah kesempatan beribadah di Raudhah yakni sebuah tempat yang diyakini sebagai taman surga. Sesuai waktu yang ditentukan, jemaah sudah bersiap dengan […]

    Bagikan
  • Soal Isu Pemotongan Bantuan PKH di Desa Tamanarum, Dinsos Magetan : Itu Sukarela

    Soal Isu Pemotongan Bantuan PKH di Desa Tamanarum, Dinsos Magetan : Itu Sukarela

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Isu dugaan pemotongan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp. 25 ribu di Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, akhirnya terjawab. Dinas Sosial (Dinsos) Magetan bersama pihak BNI memastikan tidak ada potongan resmi sebesar itu, melainkan hanya biaya administrasi sistem sebesar Rp. 3 ribu sesuai ketentuan. Kepala Dinsos Magetan, Parminto Budi […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Asal Magetan Wafat di Tanah Suci, Kemenag Pastikan Ibadah Telah Tuntas

    Jemaah Haji Asal Magetan Wafat di Tanah Suci, Kemenag Pastikan Ibadah Telah Tuntas

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Hj. Sumi Amatredjo (78), meninggal dunia pada Jumat malam (07/06/2025) pukul 21.25 waktu Arab Saudi (WAS), atau Sabtu dini hari waktu Indonesia Barat (WIB). Almarhumah merupakan warga Desa Purworejo, Kecamatan Nguntoronadi, dan tercatat dalam kloter 51 […]

    Bagikan
  • Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku Play Button

    Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fakta baru terungkap dalam kasus kematian Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Hasil autopsi menyimpulkan korban meninggal akibat luka sayatan di leher hingga kehabisan darah. Selain itu juga disertai sejumlah luka akibat benturan benda tumpul di bagian kepala dan tangan. Autopsi dilakukan oleh tim dokter forensik Labfor […]

    Bagikan
expand_less