Berita Terkini
Trending Tags

Viral Keributan di Telaga Sarangan, Dipicu Motor Knalpot Brong

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 325
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Keributan wisatawan dan pedagang di Telaga Sarangan dipicu knalpot bising, Foto : Ilustrasi

Sinergia | Magetan – Destinasi wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah video keributan viral di media sosial. Rekaman berdurasi 34 detik tersebut memperlihatkan cekcok antara wisatawan dengan pelaku usaha setempat.

Dalam video yang beredar, tampak seorang pengendara sepeda motor terlibat adu mulut dengan sejumlah pedagang. Situasi sempat memanas hingga akhirnya seorang petugas turun tangan untuk meredam ketegangan. Peristiwa itu pun menyedot perhatian pengunjung lain di lokasi.

Ketua Paguyuban Pedagang Wisata Sarangan (PPWS), Sudardi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, insiden terjadi pada Minggu siang, 5 April 2026, di kawasan Telaga Sarangan.

Menurutnya, keributan dipicu oleh wisatawan yang mengendarai sepeda motor dengan knalpot bising saat melintas di area jasa wisata kuda.

“Pengunjung itu naik motor dengan knalpot brong dan kebetulan melintas di sekitar penyedia jasa kuda, sehingga memicu reaksi dari pelaku usaha di sana,” ujar Sudardi saat dikonfirmasi, Kamis (9/4/2026).

Suara bising dari kendaraan tersebut dinilai membahayakan, khususnya bagi kuda dan penumpang yang sedang beraktivitas di kawasan wisata.

“Suara keras itu bisa membuat kuda kaget dan marah, sehingga berisiko penumpang terjatuh,” jelasnya.

Meski demikian, Sudardi juga mengakui bahwa respons dari pelaku usaha terkadang berlebihan saat menegur wisatawan. Ia menilai, kedua belah pihak perlu saling memahami agar kejadian serupa tidak terulang.

Ia pun mengimbau para wisatawan untuk lebih tertib dan menghormati aturan yang berlaku di kawasan wisata, termasuk menjaga ketenangan, kebersihan, serta kelestarian lingkungan.

“Harapannya ada kesadaran dari pengunjung untuk menjaga ketertiban dan menghormati budaya lokal, agar tercipta suasana wisata yang aman dan nyaman,” imbuhnya.

Sudardi menambahkan, kesadaran bersama antara wisatawan dan pelaku usaha sangat penting untuk mendukung keberlanjutan destinasi wisata. Selain meningkatkan kenyamanan, hal itu juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal dan meminimalisir kerusakan lingkungan di sekitar kawasan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditengah Kekhawatiran Pedagang Pasar, Anggaran Perawatan Pemkab Madiun Nihil di APBD 2026

    Ditengah Kekhawatiran Pedagang Pasar, Anggaran Perawatan Pemkab Madiun Nihil di APBD 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Para pedagang pasar di Kabupaten Madiun masih menunggu kepastian revitalisasi dari pemerintah daerah. Hingga kini, sejumlah pasar tradisional di wilayah yang dikenal sebagai Kampung Pesilat itu belum mendapatkan alokasi anggaran pemeliharaan pada APBD murni 2026. Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Erni Suryani, mengatakan belum […]

    Bagikan
  • Ini Langkah Pemkot Madiun Dalam Penataan Pedagang Kaki Lima

    Ini Langkah Pemkot Madiun Dalam Penataan Pedagang Kaki Lima

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pedagang Kaki Lima (PKL) menjadi salah satu penggerak ekonomi di masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Kota Madiun mengambil langkah bagi para PKL bukan berupa penertiban, melainkan penataan. Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun dalam sosialisasi Peraturan Daerah serta Peraturan Wali Kota Madiun tentang PKL yang diikuti pelaku […]

    Bagikan
  • Sugiri Sancoko Tekankan Tiga Pilar RPJMD Ponorogo Tahun 2026

    Sugiri Sancoko Tekankan Tiga Pilar RPJMD Ponorogo Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025–2029. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sasana Praja tersebut menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan Ponorogo lima tahun ke depan. Dalam Musrenbang ini, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko memaparkan sejumlah program strategis yang akan […]

    Bagikan
  • Singkong Jadi Dimsum? Inovasi Lokal Yang Menculik Perhatian

    Singkong Jadi Dimsum? Inovasi Lokal Yang Menculik Perhatian

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Sinergia | Di tengah berkembangnya tren kuliner modern saat ini, Mahasiswa Kelas 5C Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun mampu menghadirkan sebuah gagasan inovatif melalui produk Kong’s Dimsum. Inovasi ini lahir dari proyek mata kuliah Manajemen Inovasi dan Kreativitas dengan dosen pengampu mata kuliah bapak Hendra Setiawan, S.E., M.M. yang mendorong […]

    Bagikan
  • Alasan Keperluan Bisnis, 4 WNA Dideportasi Imigrasi Madiun

    Alasan Keperluan Bisnis, 4 WNA Dideportasi Imigrasi Madiun

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Sebanyak 4 Warga Negara Asing Sepanjang tahun 2024 dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun. Ke empat WNA itu yakni dari 2 Warga Negara Malaysia, 1 Warga Negara Korea Selatan, dan 1 Warga Negara Ukraina Kasubsi Informasi dan Komunikasi Aditya Yusuf membeberkan modus pelanggaran penyalahgunaan izin yang dilakukan […]

    Bagikan
  • Bertahan Hidup dari Kerja Serabutan, Darus Salam Kerap Tak Tercatat Sebagai Penerima Bansos

    Bertahan Hidup dari Kerja Serabutan, Darus Salam Kerap Tak Tercatat Sebagai Penerima Bansos

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di sebuah rumah sederhana berlantai tanah di Dusun Gunting, Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Darus Salam (52) menjalani hidup dengan segala keterbatasan. Meski hidup dalam kondisi ekonomi yang serba pas-pasan, namanya hingga kini tak pernah tercantum sebagai penerima bantuan sosial (bansos). Setiap hari, Darus bekerja serabutan demi menghidupi keluarganya. Apa […]

    Bagikan
expand_less