Berita Terkini
Trending Tags

Putra-Putri Magetan Gerakkan Perubahan Sosial, Migunani Foundation Jangkau Ratusan Penerima Manfaat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Migunani Foundation gerakkan perubahan sosial dari Magetan, Foto : Doc.Migunani

Sinergia | Magetan – Inisiatif anak muda di Kabupaten Magetan terus menunjukkan kiprah nyata dalam mendorong perubahan sosial. Yayasan Migunani Marang Sesami atau Migunani Foundation, yang digagas putra-putri daerah, kini berkembang menjadi gerakan pemberdayaan masyarakat dengan jangkauan nasional.

Berbasis di Kecamatan Maospati, Migunani Foundation telah memberikan manfaat langsung kepada lebih dari 400 orang. Gerakan ini juga diperkuat oleh lebih dari 600 relawan yang tersebar di berbagai kota, mulai dari kawasan Madiun Raya, Surabaya, Yogyakarta, hingga Jabodetabek, Malang, dan Solo.

Strategic Director sekaligus Pembina Yayasan Migunani Marang Sesami, Nurisha Kitana, mengatakan gerakan ini berangkat dari keresahan anak muda terhadap berbagai persoalan sosial di lingkungan sekitar.

“Perubahan tidak harus menunggu dari pusat. Kami memulainya dari hal kecil di Magetan, dari apa yang bisa kami lakukan langsung di lapangan,” ujar Nurisha.

Ia menambahkan, kepercayaan dari ratusan relawan di berbagai daerah menjadi indikator bahwa gerakan berbasis komunitas memiliki daya jangkau yang kuat jika dijalankan secara konsisten.

“Ketika gerakan ini dipercaya oleh teman-teman di banyak kota, itu menunjukkan bahwa isu yang kami angkat memang dekat dengan masyarakat. Kami hanya berusaha menjaga komitmen agar dampaknya terus nyata,” imbuhnya.

Dalam operasionalnya, Migunani Foundation menaungi tiga komunitas utama dengan fokus isu yang berbeda namun saling terintegrasi. Komunitas Gandeng ODGJ bergerak dalam pengurangan stigma terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) serta pendampingan penyintas pascarawat.

Koordinator Gandeng ODGJ, dalam kesempatan terpisah, menegaskan pentingnya pendekatan yang humanis dalam pemulihan kesehatan mental.

“Kami tidak hanya bicara soal penyembuhan, tapi juga bagaimana mereka bisa kembali diterima dan berperan di masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Teman Cita berfokus pada perlindungan perempuan dan anak, termasuk pendampingan bagi kelompok rentan. Salah satu relawan Teman Cita menyebut, pendekatan langsung di lapangan menjadi kunci keberhasilan program.

“Banyak kasus yang tidak tersentuh sistem formal. Di situ kami hadir, memberikan pendampingan sekaligus pemberdayaan agar mereka punya keberanian untuk bangkit,” katanya.

Adapun Gizi Jiwa mengusung pendekatan berbasis ilmiah dengan mengintegrasikan edukasi nutrisi dan kesehatan mental. Program ini digerakkan oleh mahasiswa dan tenaga medis muda yang berupaya menghadirkan informasi kesehatan yang mudah diakses masyarakat.

Salah satu relawan Gizi Jiwa menjelaskan, keterkaitan antara pola makan dan kondisi mental masih jarang dipahami masyarakat.

“Padahal, kesehatan fisik dan mental saling berkaitan. Edukasi ini penting agar masyarakat lebih sadar menjaga keduanya secara seimbang,” tuturnya.

Migunani Foundation juga mengedepankan pendekatan biopsikososial dalam setiap programnya. Pendekatan ini memandang kesehatan manusia sebagai kesatuan antara aspek biologis, psikologis, dan sosial, sehingga intervensi yang dilakukan tidak hanya menyasar gejala, tetapi juga akar permasalahan.

Ke depan, yayasan ini membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari individu, komunitas, hingga institusi dan pemerintah daerah.

“Kolaborasi menjadi kunci. Kami percaya perubahan besar tidak bisa dikerjakan sendiri, tapi harus dikerjakan bersama,” pungkas Nurisha. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Magetan Ungkap 157 Kasus Kriminal, Penyelesaian Perkara Capai 88 Persen

    Polres Magetan Ungkap 157 Kasus Kriminal, Penyelesaian Perkara Capai 88 Persen

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan menutup rangkaian kegiatan 2025 dengan menggelar konferensi pers rilis akhir tahun di Aula Pesat Gatra, Senin (29/12/2025). Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa memimpin langsung kegiatan yang turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Magetan. Dalam pemaparan kinerja, Kapolres menyebut bahwa jajaran Satreskrim dan Polsek selama tahun 2025 […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Percepat Penanganan Jembatan Akses Ngrayun–Panggul

    Pemkab Ponorogo Percepat Penanganan Jembatan Akses Ngrayun–Panggul

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Pemerintah Kabupaten Ponorogo mempercepat langkah penanganan jembatan penghubung Kecamatan Ngrayun dengan wilayah Panggul, Trenggalek, melalui rapat koordinasi khusus dan pengajuan program Jembatan Garuda. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan percepatan dilakukan menyusul masih terputusnya akses warga akibat rusaknya jembatan di Dusun Purworejo, Desa Gedangan. “Kita fokuskan dulu rapat percepatan. Ini […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Jalin Sinergi Dengan Komunitas Ojol Lewat Apel Kamtibmas

    Polres Magetan Jalin Sinergi Dengan Komunitas Ojol Lewat Apel Kamtibmas

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, Polres Magetan menggelar Apel Kamtibmas bersama komunitas ojek online (ojol) pada Jumat (24/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula Pesat Gatra Polres Magetan itu dipimpin langsung oleh Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, dan dihadiri puluhan pengemudi ojol dari berbagai komunitas di wilayah […]

    Bagikan
  • DPRD dan Bupati Madiun Sepakati 2 Raperda Non-APBD, Atur Investasi hingga Pasar Modern

    DPRD dan Bupati Madiun Sepakati 2 Raperda Non-APBD, Atur Investasi hingga Pasar Modern

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun bersama Bupati Madiun menyepakati dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) non-APBD dalam rapat paripurna di ruang sidang utama DPRD, Rabu (25/2/2026). Dua Raperda tersebut mengatur tentang Penanaman Modal serta Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Swalayan. Persetujuan ditandai dengan penandatanganan bersama antara pimpinan DPRD dan Bupati Madiun sebagai tahap […]

    Bagikan
  • DPRD-Pemkot Madiun Sepakati Empat Raperda jadi Perda, Landasan Hukum untuk Pelayanan Masyarakat

    DPRD-Pemkot Madiun Sepakati Empat Raperda jadi Perda, Landasan Hukum untuk Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penetapan empat rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (Perda) Jumat (19/09/2025). Adapun dua Raperda inisiatif DPRD Kota Madiun yakni Raperda tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan dan Raperda tentang Kerja Sama Daerah. Sementara itu, dua Raperda usulan Pemkot Madiun […]

    Bagikan
  • Menteri KKP Targetkan Indonesia Hasilkan 2,25 Juta Ton Garam Pada 2025

    Menteri KKP Targetkan Indonesia Hasilkan 2,25 Juta Ton Garam Pada 2025

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, menargetkan produksi garam nasional mencapai 2,25 juta ton pada 2025. Target ini sejalan dengan program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan sebagai langkah menuju swasembada garam pada 2027. Untuk memastikan distribusi dan ketersediaan garam di pasaran, Menteri KKP melakukan inspeksi mendadak […]

    Bagikan
expand_less