Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Putra-Putri Magetan Gerakkan Perubahan Sosial, Migunani Foundation Jangkau Ratusan Penerima Manfaat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 284
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Migunani Foundation gerakkan perubahan sosial dari Magetan, Foto : Doc.Migunani

Sinergia | Magetan – Inisiatif anak muda di Kabupaten Magetan terus menunjukkan kiprah nyata dalam mendorong perubahan sosial. Yayasan Migunani Marang Sesami atau Migunani Foundation, yang digagas putra-putri daerah, kini berkembang menjadi gerakan pemberdayaan masyarakat dengan jangkauan nasional.

Berbasis di Kecamatan Maospati, Migunani Foundation telah memberikan manfaat langsung kepada lebih dari 400 orang. Gerakan ini juga diperkuat oleh lebih dari 600 relawan yang tersebar di berbagai kota, mulai dari kawasan Madiun Raya, Surabaya, Yogyakarta, hingga Jabodetabek, Malang, dan Solo.

Strategic Director sekaligus Pembina Yayasan Migunani Marang Sesami, Nurisha Kitana, mengatakan gerakan ini berangkat dari keresahan anak muda terhadap berbagai persoalan sosial di lingkungan sekitar.

“Perubahan tidak harus menunggu dari pusat. Kami memulainya dari hal kecil di Magetan, dari apa yang bisa kami lakukan langsung di lapangan,” ujar Nurisha.

Ia menambahkan, kepercayaan dari ratusan relawan di berbagai daerah menjadi indikator bahwa gerakan berbasis komunitas memiliki daya jangkau yang kuat jika dijalankan secara konsisten.

“Ketika gerakan ini dipercaya oleh teman-teman di banyak kota, itu menunjukkan bahwa isu yang kami angkat memang dekat dengan masyarakat. Kami hanya berusaha menjaga komitmen agar dampaknya terus nyata,” imbuhnya.

Dalam operasionalnya, Migunani Foundation menaungi tiga komunitas utama dengan fokus isu yang berbeda namun saling terintegrasi. Komunitas Gandeng ODGJ bergerak dalam pengurangan stigma terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) serta pendampingan penyintas pascarawat.

Koordinator Gandeng ODGJ, dalam kesempatan terpisah, menegaskan pentingnya pendekatan yang humanis dalam pemulihan kesehatan mental.

“Kami tidak hanya bicara soal penyembuhan, tapi juga bagaimana mereka bisa kembali diterima dan berperan di masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Teman Cita berfokus pada perlindungan perempuan dan anak, termasuk pendampingan bagi kelompok rentan. Salah satu relawan Teman Cita menyebut, pendekatan langsung di lapangan menjadi kunci keberhasilan program.

“Banyak kasus yang tidak tersentuh sistem formal. Di situ kami hadir, memberikan pendampingan sekaligus pemberdayaan agar mereka punya keberanian untuk bangkit,” katanya.

Adapun Gizi Jiwa mengusung pendekatan berbasis ilmiah dengan mengintegrasikan edukasi nutrisi dan kesehatan mental. Program ini digerakkan oleh mahasiswa dan tenaga medis muda yang berupaya menghadirkan informasi kesehatan yang mudah diakses masyarakat.

Salah satu relawan Gizi Jiwa menjelaskan, keterkaitan antara pola makan dan kondisi mental masih jarang dipahami masyarakat.

“Padahal, kesehatan fisik dan mental saling berkaitan. Edukasi ini penting agar masyarakat lebih sadar menjaga keduanya secara seimbang,” tuturnya.

Migunani Foundation juga mengedepankan pendekatan biopsikososial dalam setiap programnya. Pendekatan ini memandang kesehatan manusia sebagai kesatuan antara aspek biologis, psikologis, dan sosial, sehingga intervensi yang dilakukan tidak hanya menyasar gejala, tetapi juga akar permasalahan.

Ke depan, yayasan ini membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari individu, komunitas, hingga institusi dan pemerintah daerah.

“Kolaborasi menjadi kunci. Kami percaya perubahan besar tidak bisa dikerjakan sendiri, tapi harus dikerjakan bersama,” pungkas Nurisha. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Generasi Muda Melek Politik, Bawaslu Magetan Tanamkan Kesadaran Demokrasi Sejak Usia Sekolah

    Generasi Muda Melek Politik, Bawaslu Magetan Tanamkan Kesadaran Demokrasi Sejak Usia Sekolah

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan pelajar di SMK Yosonegoro Magetan antusias dalam mengikuti sesi sosialisasi yang digelar oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magetan, Rabu (15/10/2025). Ruang aula sekolah yang biasanya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, berubah menjadi tempat diskusi hangat tentang demokrasi dan pemilu. Meski dilakukan bukan pada momen Pemilu ataupun Pilkada, kegiatan digelar […]

    Bagikan
  • Mencekam! 6 Jam Penyergapan Pemuda Bersenjata Golok di Ngawi, Polisi Gunakan Senjata Kejut

    Mencekam! 6 Jam Penyergapan Pemuda Bersenjata Golok di Ngawi, Polisi Gunakan Senjata Kejut

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah situasi mencekam terjadi di Desa Tepas, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Senin (23/2/2026) siang, ketika seorang pemuda mengamuk sambil membawa golok dan merusak atap rumah warga. Peristiwa ini bukan hanya mengejutkan, namun juga mengundang ketegangan panjang hingga enam jam sebelum akhirnya aparat kepolisian berhasil mengakhiri aksi berbahaya tersebut. Aksi itu bermula […]

    Bagikan
  • Viral Kasus Daycare Yogyakarta, Dinsos PP-PA dan Dindik Kota Madiun Sidak dan Lakukan Pembinaan Daycare

    Viral Kasus Daycare Yogyakarta, Dinsos PP-PA dan Dindik Kota Madiun Sidak dan Lakukan Pembinaan Daycare

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyusul viralnya kasus dugaan permasalahan di Daycare di Yogyakarta, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PP-PA) bersama Dinas Pendidikan Kota Madiun melakukan pemantauan langsung ke sejumlah tempat penitipan anak atau Daycare, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan kasus serupa tidak terjadi di Kota Madiun. Selain pemantauan, petugas […]

    Bagikan
  • Jelang Duduki Kursi Pimpinan DPRD Magetan, Harta Kekayaan Riyin Nur Asiyah Naik Rp3,26 Miliar dalam 1,5 Tahun

    Jelang Duduki Kursi Pimpinan DPRD Magetan, Harta Kekayaan Riyin Nur Asiyah Naik Rp3,26 Miliar dalam 1,5 Tahun

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Riyin Nur Asiyah, mencatatkan peningkatan harta kekayaan yang cukup signifikan dalam kurun waktu sekitar satu setengah tahun terakhir. Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dipublikasikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total kekayaan Riyin meningkat lebih dari Rp3,2 miliar atau […]

    Bagikan
  • Positif Narkoba, 1 Perwira dan 2 Bintara Polres Madiun Kota Bakal Diproses Kode Etik

    Positif Narkoba, 1 Perwira dan 2 Bintara Polres Madiun Kota Bakal Diproses Kode Etik

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tindakan tegas dilakukan Polres Madiun Kota terhadap personilnya yang terlibat narkotika. Hal ini buntut penangkapan oleh jajaran Satresnarkoba Polres Madiun terhadap anggota Polres Madiun Kota berinisial Aiptu HD atas dugaan pengedar narkoba. Menyikapi hal itu, Polres Madiun Kota telah bergerak melakukan tes urine terhadap para personilnya. Hasilnya, ditemukan 3 personil […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Izinkan Sekolah Gelar Tour dan Wisuda, Ini Syaratnya

    Wali Kota Madiun Izinkan Sekolah Gelar Tour dan Wisuda, Ini Syaratnya

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, menyampaikan sekolah-sekolah di wilayahnya diizinkan untuk mengadakan kegiatan tour dan wisuda, dengan catatan harus memenuhi sejumlah persyaratan yang bertujuan menjaga keselamatan dan memperkuat nilai sosial di kalangan siswa. “Saya izinkan sekolah mengadakan tour, tetapi dengan syarat tertentu. Jika cuaca ekstrem, kegiatan harus ditunda. Jika tour keluar […]

    Bagikan
expand_less