Berita Terkini
Trending Tags

Evakuasi Dramatis di Rusunawa Madiun! Penyelamatan Korban dari Gedung Tinggi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 62
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas gabungan gelar simulasi penyelamatan di Rusunawa Hayam Wuruk, (28/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Suasana mendadak menegangkan di area Rusunawa Hayam Wuruk, Kelurahan Manguharjo, Kota Madiun, Selasa (28/4/2026). Petugas Damkar Kota Madiun bergerak cepat melakukan pemadaman kobaran api dari gedung 4 lantai tersebut.

Seseorang terlihat berada di ketinggian gedung, sementara petugas bersiaga dengan tali dan perlengkapan khusus. Dalam hitungan menit, proses evakuasi berlangsung cepat, memancing perhatian warga yang menyaksikan.

Namun, adegan dramatis itu bukanlah kejadian nyata. Seluruh rangkaian merupakan bagian dari simulasi vertical rescue dalam Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2026.

Simulasi ini melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari BPBD, Satpol PP dan Damkar, Dinas Perkim, TNI-Polri, PMI hingga relawan kebencanaan. Mereka mempraktikkan skenario penyelamatan korban kebakaran di gedung bertingkat mulai dari proses evakuasi, pengamanan lokasi, hingga penanganan medis para korban.

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, yang hadir langsung di lokasi, menegaskan bahwa latihan ini dirancang mendekati kondisi nyata agar kesiapan tim benar-benar teruji.

“Yang terpenting itu timing dalam penyelamatan. Bagaimana korban bisa segera ditangani dengan aman dan cepat. Ini tidak bisa dilakukan sendiri, harus kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

Menurutnya, pemilihan simulasi vertical rescue bukan tanpa alasan. Kota Madiun kini memiliki semakin banyak bangunan bertingkat, sehingga potensi risiko bencana di ketinggian juga meningkat.

“Kita tidak pernah tahu kejadian akan terjadi di mana. Bisa saja di gedung tinggi, jadi semua harus siap,” tambahnya.

Dalam simulasi tersebut, terlihat bagaimana petugas menurunkan korban dari lantai atas menggunakan teknik tali, dengan pengamanan berlapis. Setiap gerakan dilakukan terukur, mengutamakan keselamatan sekaligus kecepatan. Meski hanya latihan, keseriusan para petugas mencerminkan kondisi yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu.

“Kemampuan dan kesiapan personel saat ini sudah cukup baik, namun perlu terus diasah. Jadi untuk latihan serupa tidak hanya saat momen apel saja, tetapi dilakukan secara rutin, minimal sebulan sekali,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun, M. Yusuf Ahmadi, menyebut simulasi ini sebagai bentuk kesiapsiagaan nyata dalam menghadapi tantangan bencana di wilayah perkotaan. Sebanyak 75 personel terlibat dalam latihan ini, dengan 45 personel berasal dari BPBD. 

“Ini bentuk kesiapan kami dalam menghadapi bencana, khususnya di wilayah perkotaan yang memiliki tantangan seperti gedung bertingkat,” jelasnya.

Ia menambahkan, evaluasi akan terus dilakukan, terutama pada aspek kecepatan, koordinasi, dan keselamatan petugas maupun korban.

Image Not Found
Simulasi evakuasi korban di Rusunawa Hayam Wuruk Madiun, (28/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Selain simulasi, perhatian juga diarahkan pada potensi bencana yang kini diwaspadai di Kota Madiun. Perubahan cuaca yang tidak menentu, ditambah mulai masuknya musim kemarau, meningkatkan risiko kebakaran lahan, terutama di area kosong dengan vegetasi kering.

“Untuk di Kota Madiun yang perlu diwaspadai adalah perubahan cuaca yang sekarang ini. Seperti kita ketahui sekarang sudah memasuki musim kemarau, tapi masih ada hujan dan diiringi angin kencang,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD bersama OPD terkait telah menyiapkan berbagai kebutuhan menghadapi musim kemarau panjang. Termasuk menyiapkan tangki air untuk mengatasi potensi kekeringan.

“Kita siapkan nanti tangki-tangki air apabila nanti dibutuhkan, kita sudah siap untuk disuplai ke wilayah yang terkena dampak kekeringan,” 

Melalui simulasi dramatis ini, Pemerintah Kota Madiun ingin memastikan bahwa di balik setiap latihan, ada kesiapan nyata. Ketika bencana benar-benar terjadi, tim sudah terlatih, terkoordinasi, dan siap bergerak cepat menyelamatkan nyawa. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Mobil Dinas Dialihkan ke Infrastruktur, Pemkab Magetan Pastikan Sesuai Tuntutan Publik

    Anggaran Mobil Dinas Dialihkan ke Infrastruktur, Pemkab Magetan Pastikan Sesuai Tuntutan Publik

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik rencana pengadaan mobil dinas yang sempat memicu aksi mahasiswa di depan DPRD Kabupaten Magetan, Senin (01/09/2025), akhirnya mendapat jawaban dari pemerintah daerah. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Prihasmoro, memastikan bahwa pos anggaran untuk kendaraan dinas senilai hampir Rp. 10 miliar sudah tidak lagi digunakan untuk pembelian mobil baru. Dana tersebut dialihkan […]

    Bagikan
  • Siswa MTSN Kabupaten Madiun Olah Sampah Plastik Jadi Paving Block

    Siswa MTSN Kabupaten Madiun Olah Sampah Plastik Jadi Paving Block

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Berbagai cara dilakukan dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-117 salah satunya dalam hal mencintai alam dan lingkungan. Puluhan siswa siswi MTSN 12 Kabupaten Madiun menyisir sampah plastik dari rumah tangga sekitar sekolah.  Selain itu, para siswi siswi bersama dengan petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup membersihkan sampah domestik yang menyumbat saluran […]

    Bagikan
  • Transformasi Digital Melejit, Kota Madiun Borong Tiga Penghargaan di Ajang TOP Digital Awards 2025

    Transformasi Digital Melejit, Kota Madiun Borong Tiga Penghargaan di Ajang TOP Digital Awards 2025

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Tidak salah jika Kota Madiun getol dalam penerapan digitalisasi melakui program Smart City. Bahkan, kinerja digitalisasi Pemerintah Kota Madiun menorehkan prestasi tingkat nasional. Dalam ajang TOP Digital Awards 2025, Kota Madiun sukses memborong tiga penghargaan sekaligus. Tiga penghargaan tersebut yakni TOP Digital Implementation 2025 #Stars 5 untuk Pemerintah Kota Madiun, TOP […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Buka Peluang Restorative Justive Dalam Kasus Penganiayaan Anak yang Viral

    Polres Magetan Buka Peluang Restorative Justive Dalam Kasus Penganiayaan Anak yang Viral

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya penyelesaian melalui mekanisme Restorative Justice kembali dibuka Polres Magetan terkait kasus penganiayaan terhadap anak berinisial B, warga Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan. Dalam insiden yang terjadi pada 27 November lalu itu, B diduga dipergoki mencuri velg truk senilai sekitar Rp.120 ribu oleh Bambang Sutrisno (46), pemilik bengkel setempat. Emosi tak […]

    Bagikan
  • Kolaborasi KAI Daop 7 Madiun dan Pemda Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan Lewat “Railtour Jawa Timur”

    Kolaborasi KAI Daop 7 Madiun dan Pemda Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan Lewat “Railtour Jawa Timur”

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dalam upaya mendorong pembangunan pariwisata berkelanjutan. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Peresmian Railtour Jawa Timur. Sinergi KAI dan Pemda untuk Pariwisata Berkelanjutan dengan tema “Keliling Dunia Tanpa Paspor dengan Kereta Api,” yang digelar […]

    Bagikan
  • Rumah Warga di Ngariboyo Magetab Roboh Diterpa Hujan dan Angin

    Rumah Warga di Ngariboyo Magetab Roboh Diterpa Hujan dan Angin

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, pada Rabu (22/10/2025) menyebabkan rumah milik Jumiran (60),warga Dukuh Natah, Desa Selotinatah roboh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa robohnya bangunan bagian dapur tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp. 15 juta. Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten […]

    Bagikan
expand_less