Berita Terkini
Trending Tags

Nguri-Uri Budaya Jawa, Pemerintah Kota Madiun Gelar Lomba Tata Rias Pengantin Adat Jawa 2026

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 44
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Para pemenang Lomba Tata Rias Pengantin Adat Jawa 2026. (10/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Keseriusan, ketelitian dan kesibukan para perias memenuhi ruangan sejak pagi. Di balik sentuhan kuas dan ketelitian membentuk paes, tersimpan semangat besar untuk menjaga warisan budaya Jawa agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Sebanyak 18 peserta dari berbagai salon dan makeup artist (MUA) di Kota Madiun ambil bagian dalam Lomba Tata Rias Pengantin Adat Jawa 2026 yang digelar Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan pelaku ekonomi kreatif.

“Budaya pernikahan Jawa ini harus tetap dipertahankan. Di sini kami mengundang pasangan pengantin yang akan menikah dan didukung oleh para budayawan serta makeup artist. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga menggerakkan ekonomi kreatif Kota Madiun,” ujar Sekretaris Disbudparpora Kota Madiun, Mas Kahono Pekik Hari Prasetyo.

Menurutnya, lomba tersebut juga menjadi sarana mencari bibit-bibit MUA terbaik yang nantinya dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi perias lain di Kota Madiun.

“Harapan kami para MUA bisa meningkatkan kualitas hasil karyanya sehingga menjadi standar dan tolak ukur tata rias pengantin di Kota Madiun,” katanya.

Gandhi Hatmoko, Ketua Juri Lomba Tata Rias Pengantin Adat Jawa 2026 menjelaskan bahwa kompetisi tersebut memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding sekadar mencari pemenang.

Menurutnya, lomba tata rias pengantin adat Jawa menjadi sarana memperkenalkan budaya kepada generasi muda agar tidak melupakan jati diri bangsa.

“Melalui lomba ini generasi muda bisa terinspirasi untuk melestarikan budaya. Tidak hanya memahami tradisinya, tetapi juga tertarik menjadi perias pengantin adat Jawa,” ungkap Gandhi.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut turut memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha yang bergerak di bidang pernikahan, mulai dari persewaan busana, aksesori hingga jasa tata rias.

Image Not Found
Detail paes dan tata rias pengantin Jawa. (10/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Dalam penilaian, juri memperhatikan tiga unsur utama yakni teknik dan kehalusan riasan, kreativitas, serta penampilan keseluruhan. Khusus untuk gaya Solo Putri yang menjadi tema, ketepatan paes, penataan sanggul, busana, dan aksesori menjadi perhatian penting.

“Harapan kami generasi muda semakin mencintai budaya sendiri. Pemerintah juga diharapkan terus menyelenggarakan kegiatan seperti ini setiap tahun karena manfaatnya besar, baik untuk pelestarian budaya maupun masyarakat,” tuturnya.

Dari belasan peserta yang berkompetisi, nama Widarti, pemilik Mataram Salon di Kelurahan Ngegong, Kota Madiun, berhasil keluar sebagai Juara 1 Lomba Tata Rias Pengantin Adat Jawa 2026.

Kemenangan itu justru datang di luar dugaan perempuan yang telah menekuni dunia tata rias sejak 1992 tersebut.

“Deg-degan saya. Sama sekali tidak menyangka bisa menang, apalagi banyak salon besar yang ikut. Saya hanya terus menggeluti budaya ini karena memang cinta,” ujarnya dengan senyuman.

Baginya, kecintaan terhadap budaya menjadi kunci utama keberhasilan. Sejak kecil, Widarti sudah dekat dengan dunia seni, mulai dari tari hingga tata rias.Dalam merias pengantin Jawa, ia meyakini bahwa kehalusan menjadi unsur yang tidak boleh ditinggalkan. Tata rias harus mampu mempercantik wajah pengantin tanpa menghilangkan karakter aslinya.

“Make up itu harus halus dan tidak mencolok. Perias harus bisa menyesuaikan dengan bentuk wajah pengantin sehingga hasilnya tetap cantik dan elegan,” katanya.

Dedikasi Widarti terlihat dari persiapan yang dilakukan. Ia mulai merias sejak pukul 04.30 WIB agar seluruh proses selesai tepat waktu sesuai jadwal lomba.Meski telah puluhan tahun berkecimpung di dunia tata rias, ia mengaku tetap antusias setiap kali mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan budaya Jawa.

“Senang sekali karena Kota Madiun terus mengadakan kegiatan seperti ini untuk melestarikan budaya,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, delapan pasang pengantin yang telah dirias dengan berbagai sentuhan terbaik akhirnya menjadi pusat perhatian. Mereka menjalani akad nikah hingga resepsi dalam suasana penuh kebahagiaan di Rumah Dinas Wali Kota Madiun.

Selain itu, pengantin wanita dan model dari para petugas pun dengan anggun berjalan cat walk. Perpaduan antara kompetisi, pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi kreatif, dan fasilitasi pernikahan tersebut menjadikan acara ini lebih dari sekadar lomba.

Di balik paes yang rapi dan busana yang anggun, tersimpan pesan bahwa budaya Jawa tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Kota Madiun dan layak diwariskan kepada generasi berikutnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daop 7 Madiun Catat c11.087 Tiket KA Lebaran Sudah Terjual

    Daop 7 Madiun Catat c11.087 Tiket KA Lebaran Sudah Terjual

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemesanan tiket lebaran 2025 telah dibuka sejak 4/2/2025 oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero). Tercatat per 14/2/2025, telah membuka penjualan dari H-10 hingga keberangkatan pada hari H lebaran atau 31/3/2025. PT KAI Daop 7 Madiun selama masa angkutan lebaran menyediakan sebanyak 69.088 tempat duduk untuk melayani kebutuhan masyarakat Manager Humas PT KAI […]

    Bagikan
  • Plt Wali Kota Soroti Pelayanan PDAM Kota Madiun, Masa Jabatan Direksi Segera Berakhir

    Plt Wali Kota Soroti Pelayanan PDAM Kota Madiun, Masa Jabatan Direksi Segera Berakhir

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun secara mendadak mendatangi kantor Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Taman Sari Kota Madiun Jumat (8/5/2026). Bersama Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, Bagus meninjau bagian pelayanan. Dirinya menyoroti kondisi bagian pelayanan yang dinilai tidak rapi dan terkesan berantakan. “Lihat ini semua ditaruh […]

    Bagikan
  • Pemkab Ngawi Tunggu Aturan Pusat soal WFH, Siapkan Skema Hemat Energi bagi ASN

    Pemkab Ngawi Tunggu Aturan Pusat soal WFH, Siapkan Skema Hemat Energi bagi ASN

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi masih menunggu kebijakan resmi dari pemerintah pusat terkait penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Hingga kini, mekanisme tersebut belum diterapkan di daerah karena masih menanti formula yang akan ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, menyatakan bahwa pihaknya akan mengikuti […]

    Bagikan
  • Kolaborasi KAI Daop 7 Madiun dan Pemda Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan Lewat “Railtour Jawa Timur”

    Kolaborasi KAI Daop 7 Madiun dan Pemda Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan Lewat “Railtour Jawa Timur”

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dalam upaya mendorong pembangunan pariwisata berkelanjutan. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Peresmian Railtour Jawa Timur. Sinergi KAI dan Pemda untuk Pariwisata Berkelanjutan dengan tema “Keliling Dunia Tanpa Paspor dengan Kereta Api,” yang digelar […]

    Bagikan
  • DPMPTSP Sebut Tower BTS PT Mitra Teel Tak Kantongi Izin Resmi

    DPMPTSP Sebut Tower BTS PT Mitra Teel Tak Kantongi Izin Resmi

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah menara Base Transceiver Station (BTS) milik PT Mitra Teel yang berdiri di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, dipastikan belum mengantongi izin resmi. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, pada Selasa (08/07/2025). Arik menyebut, hingga saat […]

    Bagikan
  • Keberangkatan Jemaah Umrah Sindo Wisata Haji Ulul Azmi

    Keberangkatan Jemaah Umrah Sindo Wisata Haji Ulul Azmi

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Biro Umrah dan Haji Sindo Wisata Madiun kembali memberangkatkan rombongan jemaah umrahnya menuju Tanah Suci. Pada Sabtu, 28 Desember 2024, prosesi pemberangkatan berlangsung di Asrama Haji Kota Madiun, di mana satu bus rombongan jemaah berkumpul untuk melaksanakan sholat safar dan istighosah sebelum memulai perjalanan mereka menuju ke Tanah Suci. Keberangkatan kali ini […]

    Bagikan
expand_less