Berita Terkini
Trending Tags

Pasca Pencurian 7 Laptop di Setdakab, Pemkab Magetan Evaluasi Total Sistem Keamanan dan SOP Pengawasan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 51
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melakukan evaluasi Sistem Keamanan dan SOP Pengawasan.

Sinergia | Magetan – Kasus pencurian tujuh laptop di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan memicu evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan kantor pemerintahan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan kini membenahi berbagai aspek pengamanan, mulai dari penataan ulang kamera pengawas (CCTV), penguatan personel penjagaan, hingga penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP) keamanan yang dinilai masih menyisakan celah.

Langkah evaluasi tersebut dilakukan setelah ruang Bagian Hukum dan Bagian Organisasi Setdakab Magetan dibobol pencuri. Hingga kini, pelaku belum berhasil diungkap, sementara kasus tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas sistem pengamanan di kompleks pemerintahan yang seharusnya memiliki pengawasan berlapis.

Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Welly Kristanto, mengakui insiden tersebut menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah memastikan kelemahan sistem keamanan yang teridentifikasi tidak kembali dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Saya sudah komunikasi dengan Bagian Umum untuk diatur ulang. Mulai dari letak kamera sampai monitor CCTV. Ternyata monitor untuk melihat CCTV itu terlalu tinggi sehingga petugas yang berjaga kurang maksimal dalam memantau,” ujarnya.

Image Not Found
Ruang CCTV di kantor Setda Magetan

Temuan mengenai posisi monitor CCTV yang dinilai kurang efektif menunjukkan bahwa persoalan keamanan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan perangkat pengawasan, tetapi juga menyangkut desain sistem dan efektivitas penggunaannya. Kondisi tersebut menjadi sorotan mengingat area perkantoran pemerintah menyimpan berbagai aset dan dokumen penting yang membutuhkan perlindungan maksimal.

Selain pembenahan sarana pengawasan elektronik, Pemkab Magetan juga menyoroti aspek kedisiplinan dan prosedur pengamanan internal. Welly menegaskan bahwa evaluasi terbesar justru berada pada penerapan SOP, terutama terkait mekanisme penguncian ruangan dan pengelolaan kunci oleh petugas yang bertanggung jawab.

“Yang terpenting adalah SOP. Siapa yang bertanggung jawab menutup, siapa yang mengunci, kemudian kunci itu diserahkan ke pos oleh siapa dan bagaimana jika tidak diserahkan. Itu yang saya minta untuk diperbaiki,” katanya.

Di sisi lain, tim dari Bagian Hukum dan Bagian Organisasi masih melakukan penelusuran terhadap data-data yang tersimpan dalam perangkat yang hilang. Meski demikian, Pemkab memastikan sebagian besar data penting berhasil dipulihkan karena tersimpan dalam perangkat lain maupun sistem cadangan yang dimiliki masing-masing unit kerja.

“Sebagian besar datanya sudah bisa dicari kembali. Kan ada di komputer yang lain. Jadi sebagian besar sudah ditemukan lagi,” ujar Welly.

Terkait kerugian material, Pemkab Magetan akan menganggarkan pengadaan laptop pengganti melalui mekanisme anggaran yang berlaku pada periode berikutnya. Pengadaan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Sementara itu, mengenai dua laptop yang disebut merupakan milik pribadi pegawai, Pemkab masih akan berkoordinasi dengan kepala bagian terkait untuk menentukan mekanisme penyelesaiannya.

Kasus pencurian yang terjadi di pusat pemerintahan daerah ini menjadi catatan penting bagi Pemkab Magetan. Selain menuntut percepatan pengungkapan kasus oleh aparat penegak hukum, insiden tersebut juga mengungkap perlunya penguatan sistem keamanan yang tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kedisiplinan prosedur dan pengawasan yang konsisten.

Ke depan, hasil evaluasi yang tengah dilakukan diharapkan tidak berhenti pada penataan ulang fasilitas keamanan semata, melainkan mampu menghasilkan sistem pengamanan yang lebih komprehensif agar kejadian serupa tidak kembali terulang di lingkungan pemerintahan.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krs/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil BMW dan Rubicon Milik dr. Yunus Mahatma Disita KPK

    Mobil BMW dan Rubicon Milik dr. Yunus Mahatma Disita KPK

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperluas penyelidikan terkait dugaan suap pengurusan jabatan, proyek, dan gratifikasi yang menjerat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo Yunus Mahatma, Sekda Ponorogo Agus Pramono, serta seorang rekanan proyek bernama Sucipto. Langkah terbaru dilakukan pada Kamis (13/11/2025), ketika tim KPK melakukan […]

    Bagikan
  • HUT ke-54 KORPRI, Pemkab Magetan Tekankan Komitmen Perbaikan dan Pengabdian

    HUT ke-54 KORPRI, Pemkab Magetan Tekankan Komitmen Perbaikan dan Pengabdian

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tahun 2025. Agenda dimulai sejak 24 November dan akan berlangsung hingga 14 Desember mendatang, melibatkan berbagai aksi sosial, olahraga, hingga kegiatan keagamaan. Sejumlah kegiatan yang sudah dan akan terlaksana antara lain donor […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kasus Narkotika Libatkan Iptu BS

    Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kasus Narkotika Libatkan Iptu BS

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang menjerat seorang perwira polisi Polsek Manguharjo, Kota Madiun, memasuki babak baru. Dalam tahap penyidikan, Polres Madiun Kota menduga Iptu BS memiliki jaringan peredaran narkoba di Surabaya. Hal itu disampaikan Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, usai apel jam pimpinan di halaman Mako […]

    Bagikan
  • WiFi Gratis Jadi Andalan, dari Kebonsari Pemkab Madiun Genjot Digitalisasi Layanan Desa

    WiFi Gratis Jadi Andalan, dari Kebonsari Pemkab Madiun Genjot Digitalisasi Layanan Desa

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mendorong percepatan digitalisasi layanan publik hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Salah satu langkah yang tengah diwacanakan adalah penyediaan WiFi gratis di seluruh balai desa, guna menunjang pelayanan masyarakat yang lebih cepat dan transparan. Wacana tersebut mengemuka dalam kegiatan sarasehan dan sosialisasi digitalisasi pelayanan publik bertema “Sinergi Masyarakat […]

    Bagikan
  • Peduli Kemanusiaan, Bisma Madiun Berbagai Takjil di Momen Ramadan

    Peduli Kemanusiaan, Bisma Madiun Berbagai Takjil di Momen Ramadan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Prajurit TNI di Madiun yang tergabung dalam abituren Bintara PK II TNI AD Tahun 1995 atau Bisma menggelar giat sosial di momen Ramadan tahun ini. Kegiatan sosial ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 Bisma, sekaligus sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. Pembagian takjil ini pun […]

    Bagikan
  • OTT KPK Terhadap Bupati Ponorogo Diduga Terkait Perpanjangan Masa Jabatan Dirut RSUD dr. Harjono

    OTT KPK Terhadap Bupati Ponorogo Diduga Terkait Perpanjangan Masa Jabatan Dirut RSUD dr. Harjono

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan mengamankan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (07/11/2025) sore. Operasi ini diduga berkaitan dengan dugaan suap dalam proses perpanjangan masa jabatan Direktur Utama RSUD dr. Harjono. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kegiatan mutasi dan pelantikan pejabat berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB di […]

    Bagikan
expand_less