Berita Terkini
Trending Tags

Mahasiswa Soroti Turunnya Kepercayaan Publik terhadap Pemerintah, Rocky Gerung Kritik Pola Komunikasi Istana

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 146
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
mahasiswa berdiskusi bersama Rocky Gerung dalam forum Soekarno Talk In yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan

Sinergia | Magetan – Isu menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah menjadi salah satu topik yang mengemuka dalam forum Soekarno Talk In yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno. Pertanyaan tersebut disampaikan peserta diskusi kepada filsuf Rocky Gerung, yang kemudian menilai persoalan komunikasi publik menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian.

Diskusi berlangsung interaktif setelah salah seorang peserta, Dela Krisna Sari, lulusan Universitas Padjadjaran asal Ponorogo, mempertanyakan pandangan Rocky terkait persepsi publik terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai menuai kritik di masyarakat.

Menurut Dela, sejumlah kebijakan pemerintah belakangan kerap memunculkan perdebatan di ruang publik. Ia juga menilai kritik yang disampaikan masyarakat acap kali tidak memperoleh respons yang dianggap memadai sehingga memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas komunikasi pemerintah.

“Apakah kondisi ini mencerminkan kegagalan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat, sekaligus menunjukkan adanya krisis kepercayaan publik?” tanya Dela dalam sesi diskusi.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Rocky Gerung menjelaskan bahwa secara umum terdapat dua pendekatan dalam komunikasi publik yang dapat dilakukan pemerintah. Pertama, komunikasi yang berorientasi pada public relation, yakni upaya membangun citra dan mempromosikan kebijakan pemerintah kepada masyarakat.

Kedua, komunikasi yang bertumpu pada public opinion, yaitu membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan penilaian, kritik, maupun masukan terhadap kebijakan yang dijalankan. Menurut Rocky, kedua pendekatan tersebut memiliki fungsi yang berbeda dan perlu dijalankan secara seimbang.

“Komunikasi pemerintah tidak cukup hanya menjelaskan program kepada masyarakat, tetapi juga perlu mendengarkan dan mengelola aspirasi publik sebagai bahan evaluasi kebijakan,” ujarnya.

Dalam pandangannya, berbagai kritik yang berkembang di masyarakat semestinya dipahami sebagai bagian dari dinamika demokrasi. Ia menilai masukan publik dapat menjadi bahan evaluasi agar kebijakan pemerintah semakin tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Karena itu, Rocky mendorong agar ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat terus diperkuat sehingga berbagai persoalan dapat dibahas secara terbuka.

“Di dalam demokrasi, kritik adalah bagian dari mekanisme pengawasan. Yang terpenting adalah bagaimana kritik itu dijawab dengan argumentasi dan perbaikan kebijakan,” katanya.

Selain menyoroti komunikasi pemerintah, Rocky juga mengingatkan mahasiswa agar menyampaikan kritik berdasarkan kajian yang matang. Menurutnya, setiap kritik akan memiliki bobot lebih apabila didukung data, analisis, serta argumentasi akademis yang kuat. Ia mengajak mahasiswa tidak hanya menjadi penyampai aspirasi, tetapi juga mampu menjelaskan akar persoalan beserta alternatif penyelesaiannya.

“Kalau ingin mengkritik pemerintah, bangun dulu argumentasinya. Dengan begitu, kritik tidak berhenti pada penolakan, tetapi menjadi bagian dari upaya memperbaiki kebijakan publik,” ujarnya.

Diskusi yang berlangsung hampir tiga jam itu juga membahas pentingnya membangun budaya dialog dalam kehidupan demokrasi. Rocky menilai ruang-ruang diskusi publik harus terus diperbanyak agar masyarakat dapat bertukar gagasan secara terbuka tanpa mengabaikan perbedaan pandangan.

Ia menegaskan bahwa tradisi berpikir kritis menjadi salah satu warisan penting Bung Karno yang tetap relevan hingga kini. Menurutnya, kemampuan membaca persoalan melalui logika dan argumentasi merupakan modal penting dalam mengawal jalannya pemerintahan.

“Demokrasi membutuhkan warga negara yang berpikir. Karena itu, budaya berdiskusi dan menguji gagasan harus terus dirawat,” pungkasnya.(kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krs/byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jari Remuk Terjepit Mesin Molen, Pekerja Proyek KDMP Bingung Biaya Berobat

    Jari Remuk Terjepit Mesin Molen, Pekerja Proyek KDMP Bingung Biaya Berobat

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menambah penghasilan menjelang Lebaran berakhir tragis bagi seorang pekerja proyek di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan. Suratni (39) mengalami kecelakaan kerja setelah jarinya remuk terjepit mesin molen pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Insiden terjadi ketika Suratni sedang mengoperasikan alat pengaduk semen dalam proyek pembangunan Koperasi Desa Merah […]

    Bagikan
  • Safari Ramadan di Korem 081/DSJ : Dandim dan Danyon Terima Hewan Ternak

    Safari Ramadan di Korem 081/DSJ : Dandim dan Danyon Terima Hewan Ternak

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ada yang menarik dari Safari Ramadan Pangdam V/Brawijaya bersama dengan prajurit, ASN dan Persit Korem 081/DSJ. Tiba-tiba, Dandim dan Danyon di jajaran Korem 081/DSJ menerima satu ekor kambing dan sepasang ayam. Pemberian itu diserahkan di Halaman Makorem, Jl. Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Senin (17/3/2025) oleh Irdam V/Brawijaya, Brigjen TNI […]

    Bagikan
  • Soekarno Talk In di Magetan Bangun Tradisi Berpikir Kritis, Gen Z Diajak Berani Mengkritik dengan Solusi

    Soekarno Talk In di Magetan Bangun Tradisi Berpikir Kritis, Gen Z Diajak Berani Mengkritik dengan Solusi

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Forum diskusi Soekarno Talk In yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno tak sekadar menjadi ajang bedah buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang membangun budaya berpikir kritis sekaligus mendorong generasi muda berani menyampaikan kritik yang disertai argumentasi dan solusi. […]

    Bagikan
  • Razia Truk ODOL di Ponorogo, Sopir Tinggalkan Kendaraan karena Takut Ditilang

    Razia Truk ODOL di Ponorogo, Sopir Tinggalkan Kendaraan karena Takut Ditilang

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Polsek, dan Koramil menggelar razia terhadap truk Over Dimension Over Loading (ODOL) di wilayah Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo. Razia ini digelar sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait maraknya truk tambang yang melintas dengan muatan berlebih dan berpotensi merusak jalan. […]

    Bagikan
  • Cuaca Ekstrem Terjang Tiga Kecamatan di Ngawi, Tiga Rumah Warga Rusak Parah

    Cuaca Ekstrem Terjang Tiga Kecamatan di Ngawi, Tiga Rumah Warga Rusak Parah

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Cuaca ekstrem kembali melanda Kabupaten Ngawi. Hujan deras yang berlangsung lama disertai angin kencang menerjang tiga kecamatan sekaligus pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi mencatat wilayah terdampak meliputi Kecamatan Widodaren, Kecamatan Ngawi, dan Kecamatan Kedunggalar. Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi, Partoyo, mengonfirmasi bahwa peristiwa itu […]

    Bagikan
  • Trotoar Sisi Barat Jalan Pahlawan Diperlebar, DPUPR Kota Madiun Target Rampung Desember

    Trotoar Sisi Barat Jalan Pahlawan Diperlebar, DPUPR Kota Madiun Target Rampung Desember

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus berupaya mempercantik dan meningkatkan kenyamanan kawasan pusat kota. Salah satunya dengan melakukan pelebaran trotoar di sisi barat Jalan Pahlawan. Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi meningkatnya jumlah pengunjung yang datang ke kawasan pusat kota, terutama dari area Pahlawan Business […]

    Bagikan
expand_less