Berita Terkini
Trending Tags

Youth Creative Week Resmi Dibuka di Pasar Sleko Madiun, Langkah Awal Bangun Ekosistem Ekonomi Kreatif

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 115
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Youth Creative Week resmi dibuka di Pasar Sleko Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Suasana Pasar Sleko Kota Madiun tampak berbeda pada Selasa (21/7/2026) malam. Deretan kios di lantai 2 yang sebelumnya sepi kini mulai dipenuhi aktivitas pelaku industri kreatif dalam gelaran Youth Creative Week yang resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun.

Kegiatan ini menjadi upaya Pemerintah Kota Madiun menghidupkan kembali Pasar Sleko melalui konsep pasar kreatif yang menghadirkan beragam produk ekonomi kreatif, mulai dari kuliner, kopi lokal, batik, barang antik, hingga ruang literasi.

Menurut Bagus, gagasan tersebut muncul setelah melihat kondisi Pasar Sleko yang sempat lengang meski memiliki bangunan kios yang masih baru dan layak digunakan.

“Saya melihat banyak teman-teman pelaku ekonomi kreatif yang membutuhkan ruang untuk berkarya. Akhirnya kami mencoba memberikan ruang agar mereka bisa masuk ke sini dan membangun ekosistem ekonomi kreatif bersama,” ujarnya.

Sebelum menempati kios, para peserta telah melalui proses seleksi. Jumlah pendaftar yang cukup banyak kemudian disesuaikan dengan kapasitas ruang yang tersedia di Pasar Sleko.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku ekonomi kreatif, Pemerintah Kota Madiun memberikan kebijakan pembebasan biaya sewa kios selama enam bulan pertama.

Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong para pelaku usaha fokus mengembangkan produknya sekaligus menarik lebih banyak pengunjung datang ke Pasar Sleko.

“Yang penting teman-teman masuk dulu, aktivitas berjalan, pasarnya ramai. Setelah itu perkembangan akan mengikuti dinamika yang ada,” kata Bagus.

Salah satu daya tarik utama Pasar Sleko adalah keberagaman konsep usaha yang dinilai tidak mudah ditemui di lokasi lain.

Pengunjung dapat menemukan wedangan yang dipadukan dengan kegiatan literasi, gerai kopi racikan pelaku lokal, produk batik yang dipadukan dengan koleksi barang antik, hingga berbagai karya kreatif bernuansa industrial dan klasik.

Image Not Found
Plt Wali Kota dukung ekosistem ekonomi kreatif di Sleko. Foto : Kris-Sinergia

“Jadi nanti ruang ini sebagai uji coba dulu, bangun ekosistem ekonomi kreatif di Madiun. Selama ini ekosistemnya teman-teman ini terpecah di sana, di sini. Saya pengen bangun, memfasilitasi teman-teman supaya ekosistem ekonomi kreatif pertama kali dibangun di sini dulu,” terangnya.

Tak hanya berhenti pada penataan tenant, Pemkot Madiun juga menyiapkan rencana pengembangan kawasan. Salah satunya melalui perubahan fasad Pasar Sleko agar memiliki tampilan yang lebih modern dan menarik.

Bagus menyebut perencanaan tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun depan, setelah melihat perkembangan ekosistem ekonomi kreatif selama masa uji coba enam bulan.

“Pasar Sleko memang pasar tradisional, tetapi image-nya ingin kita ubah menjadi pasar kreatif,” ujarnya.

Untuk menjaga geliat pengunjung, Pemkot Madiun juga berencana menghadirkan berbagai agenda rutin, termasuk pertunjukan musik secara berkala.

Nantinya akan dibentuk paguyuban pelaku ekonomi kreatif yang berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) guna menyusun kalender kegiatan. Hal itu agar Pasar Sleko tidak hanya menjadi pusat transaksi, tetapi juga ruang berkumpul masyarakat.

“Ini nanti salah satunya wisatanya adalah wisata kreatif, makanya perlu dibentuk ekosistem. Makanya saya tadi menyampaikan bahwa tahun depan fasad akan kita bangun karena ini masih direncanakan,” pungkas Bagus.

Keberadaan Youth Creative Week menjadi langkah awal membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih terintegrasi di Kota Madiun. Melalui kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha kreatif, Pasar Sleko diharapkan berkembang menjadi destinasi wisata kreatif baru yang mampu menggerakkan perekonomian sekaligus menghadirkan ruang berekspresi bagi generasi muda. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disperindag Akui Terkendala Regulasi untuk Ambil Alih Kios Kosong Pasar Baru Magetan

    Disperindag Akui Terkendala Regulasi untuk Ambil Alih Kios Kosong Pasar Baru Magetan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sepinya lantai dua Pasar Baru Magetan tidak hanya merugikan pedagang, tetapi juga berdampak pada capaian retribusi daerah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan mengaku sudah berulang kali melayangkan teguran kepada pedagang, namun penertiban kios terbengkalai terbentur aturan. Kepala Bidang Pasar Disperindag Magetan, Kiki Indriyani, menjelaskan bahwa seluruh kios (bedak) di Pasar […]

    Bagikan
  • Baru 10 Hari Kerja di Bali, 4 Warga Magetan Tewas Tertimbun Tanah Longsor

    Baru 10 Hari Kerja di Bali, 4 Warga Magetan Tewas Tertimbun Tanah Longsor

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebanyak 4 warga Kabupaten Magetan dilaporkan menjadi korban bencana alam tanah longsor di Jalan Kendedes, Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Senin (20/1/2025) pukul 06.30 WITA. Keempatnya tercatat sebagai warga Dusun Sruwuh, Desa Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Mereka adalah Didik (25), Kisno (50), Dwi (25), dan Sarip (50). […]

    Bagikan
  • Target Investasi Kabupaten Madiun 2026 Dipatok Rp. 3 Triliun, 4 Perusahaan Besar Siap Masuk

    Target Investasi Kabupaten Madiun 2026 Dipatok Rp. 3 Triliun, 4 Perusahaan Besar Siap Masuk

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menargetkan realisasi investasi sebesar Rp. 3 triliun pada tahun 2026. Target tersebut meningkat Rp.500 miliar dibandingkan target investasi tahun 2025 yang berada di angka Rp. 2,5 triliun. Kepala DPMPTSP Kabupaten Madiun, Anang Sulistijono, mengatakan peningkatan target itu didasarkan […]

    Bagikan
  • Satreskrim Polres Ngawi Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Dua Anak, Tiga Pemuda Ditetapkan Tersangka

    Satreskrim Polres Ngawi Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Dua Anak, Tiga Pemuda Ditetapkan Tersangka

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menetapkan tiga pemuda sebagai tersangka yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Ketiga tersangka masing-masing berinisial RD (22), SYA (19), dan RK (21), yang […]

    Bagikan
  • Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2025, Ini Target Sasaran Selama Momen Nataru 2025/2026

    Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2025, Ini Target Sasaran Selama Momen Nataru 2025/2026

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menggelar apel pasukan dalam kesiapan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2025 di halaman Mapolres pada Jumat (19/12/2025). Dalam kegiatan ini melibatkan personil TNI-Polri, Pemerintah Daerah, DPRD Kota Madiun, relawan hingga instansi terkait. Operasi ini menjadi awal dalam kesiapsiagaan aparat dalam pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru […]

    Bagikan
  • DKPP Kab. Madiun Duga Puluhan Ayam Mati Mendadak Akibat Flu Burung

    DKPP Kab. Madiun Duga Puluhan Ayam Mati Mendadak Akibat Flu Burung

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun— Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menindaklanjuti laporan kematian puluhan ayam kampung di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kasus ini diduga kuat disebabkan oleh avian influenza (AI) atau flu burung. Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Madiun, drh. Harris, mengatakan usai menerima laporan, tim Petugas […]

    Bagikan
expand_less