HUT ke-81 RI, Warga Munggut Madiun Berburu 1 Kwintal Lele di Tengah Sawah
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 113
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Lahan persawahan di Lingkungan RT 7, Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, mendadak berubah menjadi arena lomba tangkap lele, Minggu (23/8/2026). Lomba unik ini digelar warga untuk memeriahkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan setempat.
Sebanyak 1 kwintal atau 100 kilogram ikan lele ditebar di area persawahan seluas sekitar 50 meter. Peserta kemudian diminta menangkap ikan menggunakan tangan kosong tanpa bantuan alat apa pun.
Anak-anak menjadi kelompok pertama yang turun ke sawah. Dengan penuh semangat, mereka berlari dan berusaha menangkap lele yang bergerak di tengah lumpur. Aksi tersebut mengundang gelak tawa warga yang menyaksikan dari pinggir sawah.
Keseruan berlanjut ketika ibu-ibu dipersilakan ikut turun ke arena. Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan ikan. Ada yang mengejar lele secara berkelompok, ada pula yang harus berguling di lumpur setelah gagal menangkap ikan yang licin.

Setelah hampir satu jam, giliran bapak-bapak turun ke sawah. Suasana semakin ramai ketika seluruh peserta berlomba mengumpulkan sebanyak mungkin lele.
Ketua RT 7 Kelurahan Munggut, Bambang, mengatakan lomba tangkap lele sengaja digelar sebagai ajang memperkuat solidaritas dan kekompakan warga.
“Kita buat lomba ini untuk masyarakat agar guyub dan kompak,” ujar Bambang.
Menurut Bambang, panitia menyediakan 50 kilogram lele. Sementara 50 kilogram lainnya merupakan sumbangan dari para sponsor dan donatur.
Panitia juga menyiapkan hadiah uang tunai bagi warga yang berhasil menangkap ikan maskot. Lele tersebut diberi penanda berupa pita sehingga menjadi target khusus para peserta.

Salah seorang warga, Supriyadi, mengaku puas mengikuti lomba tersebut. Bersama istrinya, ia bekerja sama sejak awal perlombaan hingga berhasil membawa pulang sekitar 2 kilogram lele.
Meski seluruh tubuhnya dipenuhi lumpur, Supriyadi mengaku tak kapok dan justru menikmati keseruan perlombaan. “Alhamdulillah dapat kurang lebih 2 kilogram lele. Cukuplah untuk dimasak penyetan sekeluarga,” katanya sambil tersenyum.
Lomba tangkap lele ini menjadi salah satu cara warga RT 7 Kelurahan Munggut merayakan Hari Kemerdekaan. Bukan hanya soal siapa yang mendapat ikan paling banyak, tetapi juga menjadi ruang bagi warga untuk berkumpul, tertawa, dan menjaga semangat gotong royong. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez



