Senin, 2 Nov 2026
Trending Tags

Ruang Fiskal Terbatas, Pemkab Magetan Minta OPD Fokus Program Berbasis Masalah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • visibility 147
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wabup Magetan, Suyatni Priasmoro, minta OPD fokus program. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mengubah pendekatan dalam menyusun program dan anggaran. Di tengah keterbatasan ruang fiskal, setiap belanja harus diarahkan untuk menyelesaikan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro mengatakan kebutuhan pembangunan daerah jauh lebih besar dibandingkan kemampuan APBD. Karena itu, pemerintah tidak bisa lagi menyusun program sekadar berdasarkan rutinitas masing-masing perangkat daerah.

“Prinsipnya uang mengikuti program. Program yang kita pilih harus yang prioritas dan mendasar, sehingga bisa disesuaikan dengan kemampuan pendapatan daerah,” ujarnya.

Suyatni mencontohkan penanganan kemiskinan yang tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab Dinas Sosial. Persoalan tersebut membutuhkan intervensi lintas sektor, mulai dari pertanian, infrastruktur, kesehatan, pendidikan hingga pemerintah desa. Pendekatan serupa juga diperlukan untuk menangani persoalan pertanian, kekeringan dan infrastruktur.

Pemkab mendorong OPD melakukan pemetaan persoalan secara lebih rinci di tingkat wilayah sebelum mengusulkan program. Dengan demikian, anggaran yang terbatas dapat diarahkan kepada program yang memiliki dampak paling besar bagi masyarakat.

Selain mengoptimalkan APBD, pemerintah juga meminta DPRD dan OPD bersama-sama memperjuangkan program melalui pemerintah provinsi maupun pusat. Suyatni menilai kelengkapan dokumen teknis menjadi salah satu kunci agar usulan daerah dapat memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah vertikal.

“Kalau ada usulan ke provinsi maupun pusat, DED dan dokumen teknisnya harus disiapkan. Jangan sampai programnya ada, tetapi persyaratannya belum terpenuhi,” katanya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Magetan Mantapkan Kesiapan Jelang Operasi Patuh Semeru 2025

    Polres Magetan Mantapkan Kesiapan Jelang Operasi Patuh Semeru 2025

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Persiapan pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025 di Kabupaten Magetan dimatangkan melalui Rapat Koordinasi lintas sektoral yang digelar oleh Polres Magetan. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana sinergis dan dihadiri oleh berbagai instansi terkait, termasuk TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, serta lembaga pendukung lainnya. Operasi Patuh Semeru merupakan agenda rutin kepolisian yang […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Gelar Donor Darah untuk Peringati HUT ke-80

    KAI Daop 7 Madiun Gelar Donor Darah untuk Peringati HUT ke-80

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Memperingati hari jadi ke-80 PT Kereta Api Indonesia (Persero), Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. “Kegiatan ini menjadi wujud nyata solidaritas insan KAI. Melalui donor darah, kami ingin menumbuhkan semangat berbagi sekaligus memperkuat rasa kepedulian sosial, baik di lingkungan internal maupun dengan […]

    Bagikan
  • Ojol Madiun Galang Donasi untuk Palestina di Simpang Lima Tugu Pendekar

    Ojol Madiun Galang Donasi untuk Palestina di Simpang Lima Tugu Pendekar

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi solidaritas untuk Palestina terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Di Kota Madiun, dukungan datang dari komunitas driver ojek online (ojol) yang menggelar aksi galang dana bersama Lembaga Amil Zakat Nurul Hayat di kawasan Simpang Lima Tugu Pendekar, Jumat (03/10/2025). Ramadhanu Wicaksono, koordinator aksi yang tergabung dalam Ojol Madiun Peduli […]

    Bagikan
  • Atlet PTKN IBCA MMA Kota Madiun Genjot Fisik Jelang Kejurprov Jatim

    Atlet PTKN IBCA MMA Kota Madiun Genjot Fisik Jelang Kejurprov Jatim

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 835
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam rangka mempersiapkan kondisi fisik menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur, Divisi Olahraga Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN) IBCA MMA Kota Madiun menggelar latihan fisik berupa jogging bersama, Minggu (5/4/2026) pagi di Kabupaten Magetan. Kegiatan dimulai dari Pasar Bunga Ngerong, Plaosan, Kabupaten Magetan, dengan rute menanjak menuju kawasan wisata Telaga Sarangan. Belasan […]

    Bagikan
  • Pencak Silat Militer Curi Perhatian di Kirab Budaya Pencak Silat Kota Madiun

    Pencak Silat Militer Curi Perhatian di Kirab Budaya Pencak Silat Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, Pemerintah Kota Madiun menggelar Kirab Budaya Pencak Silat yang melibatkan berbagai perguruan silat, Kamis (25/6/2026). Kirab yang berlangsung meriah itu diawali dari depan Balai Kota Madiun dan berakhir di Alun-Alun Kota Madiun. Sejumlah perguruan silat yang turut ambil bagian dalam kirab tersebut antara […]

    Bagikan
  • 224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 636
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan hanya mampu memperbaiki 20 titik sekolah rusak pada tahun anggaran 2026. Padahal Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Magetan mencatat ada 224 lembaga pendidikan yang membutuhkan perbaikan. Kondisi ini menegaskan bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi persoalan utama dalam pemenuhan sarana pendidikan di daerah. Pejabat PPID Dikpora, Aulia Ahmad […]

    Bagikan
expand_less