Berita Terkini
Trending Tags

Tragedi KM Virgo, Pesan Terakhir Doddy Sebelum Berlayar, Titip Dua Anaknya kepada Sang Ibu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 43
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jenazah Doddy Soemarno tiba di rumah duka Desa Klitik, Ngawi. (30/9/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi — Pesan sederhana yang disampaikan Doddy Soemarno kepada ibunya sebelum berlayar menggunakan KM Virgo Transport 8 kini menjadi kenangan terakhir bagi keluarganya. Sebelum kapal berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin, warga Dusun Jetak, Desa Klitik, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, itu menitipkan dua anaknya yang masih duduk di sekolah dasar kepada sang ibu.

Pria 37 tahun itu menjadi salah satu korban meninggal dalam tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). Jenazahnya berhasil diidentifikasi setelah petugas mencocokkan data DNA, ciri fisik, serta keterangan keluarga dengan sampel DNA kedua anaknya.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah Doddy dipulangkan dari Surabaya pada Selasa (29/9/2026). Peti jenazah kemudian tiba di rumah duka di Desa Klitik pada Rabu (30/9/2026) pagi dan langsung dimakamkan di TPU Desa Klitik, Kecamatan Geneng.

Mertua korban, Heri Siswanto, mengatakan Doddy sempat menghubungi keluarga melalui sambungan telepon pada Sabtu (12/9/2026), sehari sebelum kapal berlayar. Dalam komunikasi tersebut, Doddy secara khusus meminta ibunya menjaga kedua anaknya selama dia bekerja di luar daerah.

Menurut Heri, permintaan tersebut disampaikan karena salah satu anak Doddy sempat mengalami demam beberapa hari sebelumnya. Saat itu, tidak ada firasat bahwa percakapan tersebut akan menjadi komunikasi terakhir Doddy dengan keluarganya.

“Terakhir itu masih WA-nan sama ibunya, pesannya itu ya nitip anak-anaknya dijaga, anaknya masih SD semua, kelas I sama kelas VI,” ujar Heri seusai prosesi pemakaman, Rabu (30/9/2026).

Keluarga baru mengetahui kabar kecelakaan tersebut setelah mendapat informasi mengenai tenggelamnya kapal yang membawa ratusan penumpang. Kapal tersebut diketahui mengangkut sekitar 243 orang.

Doddy yang dalam tiga bulan terakhir bekerja sebagai kernet truk ekspedisi, saat itu tengah menjalankan pekerjaannya untuk mengirim barang dari Surabaya menuju Banjarmasin. Namun, perjalanan tersebut berakhir tragis setelah kapal yang ditumpanginya mengalami kecelakaan di Laut Jawa.

Setelah kecelakaan, keluarga sempat menunggu kepastian mengenai keberadaan Doddy. Harapan untuk menemukan korban tetap dipanjatkan hingga akhirnya pihak keluarga menerima informasi mengenai temuan jenazah yang kemudian menjalani proses identifikasi.

Heri menuturkan, keluarga mendapat pemberitahuan dari Basarnas Banjarmasin mengenai temuan korban pada Minggu malam. Keesokan paginya, keluarga bersama istri Doddy, Shelvia Dwi Ratnasari, berangkat ke Surabaya untuk memberikan sampel DNA dan keterangan yang diperlukan dalam proses identifikasi.

“Dikabarin Basarnas Banjarmasin itu Minggu malam, terus Senin pagi kita berangkat ke Surabaya untuk anterin istri dan anaknya korban ini diambil DNA. Biasanya memang rute kirim barangnya itu dari Surabaya ke Banjarmasin, tapi barangnya saya tidak tahu,” jelas Heri.

Kepulangan Doddy disambut duka mendalam oleh keluarga. Isak tangis masih terdengar di rumah duka yang berada tidak jauh dari lokasi pemakaman. Warga dan kerabat berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus mengantarkan korban ke tempat peristirahatan terakhir.

Bagi keluarga, kepergian Doddy tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga pesan terakhir yang kini terus terngiang. Permintaannya agar kedua anaknya dijaga menjadi kenangan yang tersisa sebelum perjalanan kerjanya berakhir dengan tragedi di Laut Jawa. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Ponorogo Masih Sepi Peminat

    Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Ponorogo Masih Sepi Peminat

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto mulai berjalan di Kabupaten Ponorogo. Program ini diperuntukkan bagi warga yang berulang tahun atau satu bulan setelahnya. Namun, karena masih baru, peminat layanan ini masih terbilang sedikit. Pantauan di Puskesmas Ponorogo Selatan pada Selasa (11/2/2025), jumlah warga yang memanfaatkan […]

    Bagikan
  • Polisi Amankan 7 Anak Pembuat Petasan dan Balon Udara di Sukorejo Ponorogo

    Polisi Amankan 7 Anak Pembuat Petasan dan Balon Udara di Sukorejo Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aparat Polsek Sukorejo mengamankan tujuh anak di bawah umur yang kedapatan membuat petasan dan balon udara tanpa awak di dua desa berbeda, Rabu (18/3/2026). Mirisnya, bahan pembungkus petasan diketahui menggunakan kertas buku pelajaran sekolah. Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat dan orang tua yang resah karena anak-anak mereka kerap berkumpul […]

    Bagikan
  • Angka Stunting di Magetan Turun, Tapi Masih Tinggi

    Angka Stunting di Magetan Turun, Tapi Masih Tinggi

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Magetan masih menghadapi tantangan besar. Data Dinas Kesehatan mencatat, hingga 2025 terdapat 2.564 balita stunting atau sekitar 8,8 persen dari total balita. Angka ini memang sedikit menurun dibanding 2024 yang mencapai 2.588 anak (10,4 persen), namun tetap mengindikasikan masalah serius. Kecamatan Panekan menjadi wilayah dengan […]

    Bagikan
  • Siswa SDN 1 Ngrupit Galang Dana untuk Korban Gempa NTT

    Siswa SDN 1 Ngrupit Galang Dana untuk Korban Gempa NTT

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Puluhan siswa dan guru SD Negeri 1 Ngrupit, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menggelar doa bersama sekaligus penggalangan dana untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat pagi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di masjid yang berada di dekat sekolah, setelah para siswa menjalankan salat dhuha berjamaah. […]

    Bagikan
  • Sejumlah Warga Protes Lapangan Josenan Jadi Lokasi Pembangunan KKMP

    Sejumlah Warga Protes Lapangan Josenan Jadi Lokasi Pembangunan KKMP

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah warga Kelurahan Josenan menyampaikan penolakan terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di area Lapangan Josenan. Aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada pihak kelurahan dalam pertemuan mediasi yang di Kantor Kelurahan Josenan pada Senin (6/4/2026). Perwakilan warga, Tri Setiawan mengatakan masyarakat tidak menolak program pemerintah, namun keberatan jika pembangunan […]

    Bagikan
  • Jalan Rusak di Madiun Mulai Ditangani, DPUPR Segera Lelang Proyek dan Kejar Dana IJD

    Jalan Rusak di Madiun Mulai Ditangani, DPUPR Segera Lelang Proyek dan Kejar Dana IJD

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Perbaikan jalan rusak di Kabupaten Madiun segera memasuki tahap pelaksanaan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun memastikan proses lelang paket pekerjaan perbaikan jalan akan dimulai pada pekan depan setelah pengadaan material aspal rampung. Langkah tersebut menjadi awal realisasi program pemeliharaan jalan tahun 2026 yang didukung anggaran sekitar Rp10 […]

    Bagikan
expand_less