Berita Terkini
Trending Tags

Koper Misterius Ditinggalkan di Alun Alun Caruban, Polisi Pasang Police Line

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
  • visibility 204
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sebuah koper misterius tergeletak di Alun Alun Caruban Kabupaten Madiun, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah koper misterius tergeletak di Alun Alun Caruban Kabupaten Madiun, Tepatnya di Kelurahan Krajan Kecamatan Mejayan Sabtu malam (26/04/2025). Seseorang diduga sengaja meninggalkan koper warna hitam kertas bertuliskan “dibuang sudah tidak digunakan, bagi yang mau silahkan ambil” sontak hal itu membuat warga sekitar kaget dan khawatir. 

Salah seorang saksi yang mengetahui koper tersebut langsung melaporkan hal tersebut kepada petugas Polsek Mejayan. Guna penyelidikan lebih lanjut area koper dipasangi garis polisi. 

“tadi jam 19.00 saya dihubungi teman, dikasih tahu kalau ada koper misterius di dekat gazebo alun alun Caruban, terus saya ngecek kesini dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Mejayan” ujar Eko Sunarso.

Sementara itu dari pantauan dilapangan pihak kepolisian melakukan pengecekan detail terkait kronologi awal peletakan koper tersebut berdasarkan rekaman CCTV. Dari informasi yang diterima, koper tersebut diletakan oleh dua orang perempuan pada Sabtu Siang pukul 14.49 WIB. 

Kapolsek Mejayan Kompol Muslich Bawani menjelaskan, setelah dipastikan koper tersebut aman dari hal hal yang tidak diinginkan.  Pihaknya bersama tim Satreskrim Polres Madiun mengamankan koper tersebut ke Polsek Mejayan.

“kita tidak serta merta percaya pada tulisan itu, kita tetap menggunakan prosedur, setelah dibuka koper berisikan pakaian pakaian wanita tadi ada celana Tumbler dompet dan lain lain” ungkap Kompol Muslich Bawani.

“meski koper itu isinya tidak membahayakan kami tetap melakukan sesuai prosedur” tambah Kompol Muslich

Penemuan koper misterius di tengah kawasan publik tersebut sempat mengejutkan warga sekitar. Pihak kepolisian melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mencari 2 orang perempuan pelaku Penelantaran koper tersebut. 

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bikin Panik ! Belasan Siswa Pingsan di Muhipo, Ternyata Simulasi Keracunan Massal

    Bikin Panik ! Belasan Siswa Pingsan di Muhipo, Ternyata Simulasi Keracunan Massal

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Suasana panik sempat menyelimuti kegiatan belajar mengajar di SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo (Muhipo), Selasa (5/5/2026) pagi. Belasan siswa kelas XI tiba-tiba pingsan, sebagian lainnya mengalami muntah hingga kejang usai menyantap kue ulang tahun milik salah satu teman sekelas. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB itu membuat guru dan siswa lainnya kebingungan. […]

    Bagikan
  • Kajari Magetan Resmi Berganti, Sabrul Iman Prioritaskan Inventarisasi Perkara

    Kajari Magetan Resmi Berganti, Sabrul Iman Prioritaskan Inventarisasi Perkara

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pergantian pimpinan terjadi di lingkungan Kejaksaan Negeri Magetan. Mulai Rabu (11/3/2026), posisi Kepala Kejaksaan Negeri resmi dijabat Sabrul Iman, menggantikan Dezi Setiapurnama. Seremoni pisah sambut berlangsung di Pendopo Surya Graha. Pergantian pucuk pimpinan ini terjadi di tengah sorotan publik terhadap sejumlah perkara yang masih berjalan, termasuk dugaan penyimpangan pokok pikiran (pokir) […]

    Bagikan
  • Kepala BKPSDM Kota Madiun Kosong, SK Plt Disebut Sudah Terbit

    Kepala BKPSDM Kota Madiun Kosong, SK Plt Disebut Sudah Terbit

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kekosongan kepemimpinan terjadi di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Madiun. Hingga Rabu (2/9/2026) siang, belum terlihat pejabat yang secara resmi menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala BKPSDM setelah Haris Rahmanudina purna tugas per 31 Agustus 2026. Kondisi tersebut membuat proses surat-menyurat maupun pemberkasan di lingkungan […]

    Bagikan
  • Petugas Lapas Madiun Gagalkan Penyelundupan 31,16 Gram Sabu di Dalam Popok Bayi

    Petugas Lapas Madiun Gagalkan Penyelundupan 31,16 Gram Sabu di Dalam Popok Bayi

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun berhasil digagalkan oleh petugas keamanan, Selasa (05/08/2025). Barang haram seberat 31,16 gram itu disembunyikan di dalam popok bayi oleh seorang pengunjung wanita yang membawa anaknya saat kunjungan tatap muka. Kecurigaan muncul ketika petugas mencatat gerak-gerik mencurigakan dari […]

    Bagikan
  • Angin Kencang  Terjang Sejumlah Desa di Madiun, BPBD Lakukan Assessment

    Angin Kencang  Terjang Sejumlah Desa di Madiun, BPBD Lakukan Assessment

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Madiun pada Kamis (12/2/2026) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan ringan pada sejumlah rumah warga di beberapa titik lokasi. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan kejadian bermula sekitar pukul 15.20 WIB […]

    Bagikan
  • Bendungan Kedungrejo Ambrol, 1.400 Hektar Sawah di Madiun Terancam Kekeringan

    Bendungan Kedungrejo Ambrol, 1.400 Hektar Sawah di Madiun Terancam Kekeringan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bendungan Kedungrejo di Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, mengalami kerusakan parah setelah bangunan pengendali aliran air tersebut ambrol pada Jumat (27/3/2026). Kondisi diperparah dengan longsornya tebing di sekitar bendungan pada Selasa (31/3/2026) dini hari. Kerusakan ini menyebabkan aliran air irigasi dari Sungai Jeroan terhenti, sehingga ribuan hektare lahan pertanian di dua kecamatan […]

    Bagikan
expand_less