Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Pemkab Madiun Genjot Program SPALDS, Tekan Stunting dan Tingkatkan Sanitasi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • visibility 183
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun sedang meletakkan batu pertama pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun terus mengakselerasi upaya peningkatan layanan sanitasi di wilayahnya. Tahun 2025 ini, program Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALDS) kembali digulirkan. Sebanyak 473 titik sanitasi ditargetkan terbangun, tersebar di 10 kecamatan.

Bupati Madiun Hari Wuryanto secara simbolis menyerahkan pelaksanaan program tersebut kepada kelompok swadaya masyarakat (KSM) di Desa Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kamis (15/05/2025). Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mas Hari itu mewanti-wanti agar pelaksanaan program dijalankan secara transparan dan akuntabel.

“Jangan sampai kepercayaan ini disalahgunakan. Gunakan dana dengan semestinya, jangan tergoda dengan nominal yang ada,” tegasnya di hadapan perwakilan KSM.

Usai seremoni, Bupati Hari Wur meninjau langsung lokasi pembangunan instalasi sanitasi di rumah warga Kenongorejo. Bahkan, ia turut meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pelaksanaan program di lapangan.

Image Not Found
Bupati Madiun sedang meletakkan batu pertama pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Menurutnya, SPALDS merupakan bagian dari misi pasangan Bupati-Wakil Bupati ‘Harmonis’ dalam membangun infrastruktur yang merata dan berkeadilan di seluruh wilayah kabupaten.

“Infrastruktur ini bukan hanya soal jalan, tapi juga sanitasi. Kita ingin program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, mendukung masyarakat agar lebih sehat dan mandiri,” ungkapnya.

Program SPALDS diprioritaskan untuk desa-desa dengan tingkat sanitasi rendah dan angka stunting tinggi. Salah satu penerima manfaat tahun ini adalah Desa Tulung. Imam Syairoji, Ketua KSM setempat, mengaku siap menjalankan program sesuai juknis dan regulasi.

“Alhamdulillah, kami dapat 42 unit. Memang belum sesuai usulan kami yang 142, tapi kami tetap bersyukur dan siap menjalankan amanah ini sebaik mungkin,” ujarnya.

Sejauh ini, Pemkab Madiun telah menyalurkan program SPALDS ke berbagai kecamatan. Meski begitu, pekerjaan rumah masih ada. Tercatat sekitar 22 ribu kepala keluarga di kabupaten ini masih belum memiliki akses sanitasi limbah domestik yang layak.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Mobil Dinas Instansi Vertikal di Magetan Belum Kembali ke Gudang Aset

    Tiga Mobil Dinas Instansi Vertikal di Magetan Belum Kembali ke Gudang Aset

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keberadaan tiga unit mobil dinas lama milik instansi vertikal di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan. Meskipun pengadaan kendaraan baru berupa Kijang Innova Zenith untuk sejumlah OPD telah tuntas, namun mobil lama jenis Mitsubishi Pajero digunakan beberapa institusi belum tampak kembali ke gudang aset daerah. Saat dilakukan pemantauan pada Rabu (19/11/2025), gudang […]

    Bagikan
  • Tunggu Hasil Audit BPKP, Kejari Magetan Kembali Perpanjang Penahanan Enam Tersangka Korupsi Pokir

    Tunggu Hasil Audit BPKP, Kejari Magetan Kembali Perpanjang Penahanan Enam Tersangka Korupsi Pokir

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses hukum dugaan korupsi anggaran Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Magetan Tahun Anggaran 2020–2024 senilai Rp242,98 miliar belum memasuki tahap pelimpahan ke pengadilan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan masih menunggu hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang hingga kini belum diterbitkan. Belum rampungnya audit tersebut […]

    Bagikan
  • Sabet Penghargaan Kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan, Pemkot Madiun Terus Tingkatkan Inovasi

    Sabet Penghargaan Kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan, Pemkot Madiun Terus Tingkatkan Inovasi

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pendidikan merupakan fondasi untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang cerdas, terampil dan berdaya saing. Karenanya, Pemerintah Daerah memiliki kewenangan dan tanggung jawab penting dalam merencanakan, mengatur dan mengelola layanan pendidikan di wilayahnya. Hal itu bertujuan dalam mengembangkan kapasitas satuan pendidikan, literasi, numerasi, serta karakter peserta didik melalui sinergi program […]

    Bagikan
  • TKA Susulan SMP Menuai Polemik, DPRD Kota Madiun Soroti Ketidaksinkronan Nilai dan Sistem PPDB

    TKA Susulan SMP Menuai Polemik, DPRD Kota Madiun Soroti Ketidaksinkronan Nilai dan Sistem PPDB

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) susulan bagi siswa SMP yang akan melanjutkan pendidikan ke SMA/SMK negeri memicu polemik di Kota Madiun. DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah kejanggalan yang dinilai merugikan siswa, mulai dari perbedaan nilai hasil ujian hingga persoalan sistem pendaftaran yang mengunci data peserta. Ketua Komisi I DPRD Kota […]

    Bagikan
  • Aksi Jambret Brutal Gagal Total, Pelaku Lari Tinggalkan Korban di Jalan

    Aksi Jambret Brutal Gagal Total, Pelaku Lari Tinggalkan Korban di Jalan

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi percobaan penjambretan terjadi di ruas jalan masuk Desa Kalisat, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Selasa (21/4/2025) sekitar pukul 05.20 WIB. Seorang pedagang menjadi sasaran pelaku, namun upaya kejahatan tersebut gagal setelah korban melakukan perlawanan. Korban diketahui bernama Sugi Tuti (60), warga setempat yang berprofesi sebagai pedagang. Saat kejadian, korban baru saja […]

    Bagikan
  • Petani Muda Magetan Inovasi Alat Semprot, Buktikan Bertani Bisa Keren dan Menguntungkan

    Petani Muda Magetan Inovasi Alat Semprot, Buktikan Bertani Bisa Keren dan Menguntungkan

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di saat banyak anak muda bermimpi bekerja di kota besar dengan penghasilan tinggi, dua pemuda asal Desa Becok, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, justru memilih jalan berbeda. Mereka menekuni dunia pertanian dan membuktikan bahwa bertani juga bisa keren, modern, dan menjanjikan. Adalah Yusril Anwar (24), lulusan salah satu universitas di Ponorogo, dan […]

    Bagikan
expand_less