Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Madiun Genjot Program SPALDS, Tekan Stunting dan Tingkatkan Sanitasi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • visibility 150
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun sedang meletakkan batu pertama pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun terus mengakselerasi upaya peningkatan layanan sanitasi di wilayahnya. Tahun 2025 ini, program Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALDS) kembali digulirkan. Sebanyak 473 titik sanitasi ditargetkan terbangun, tersebar di 10 kecamatan.

Bupati Madiun Hari Wuryanto secara simbolis menyerahkan pelaksanaan program tersebut kepada kelompok swadaya masyarakat (KSM) di Desa Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kamis (15/05/2025). Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mas Hari itu mewanti-wanti agar pelaksanaan program dijalankan secara transparan dan akuntabel.

“Jangan sampai kepercayaan ini disalahgunakan. Gunakan dana dengan semestinya, jangan tergoda dengan nominal yang ada,” tegasnya di hadapan perwakilan KSM.

Usai seremoni, Bupati Hari Wur meninjau langsung lokasi pembangunan instalasi sanitasi di rumah warga Kenongorejo. Bahkan, ia turut meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pelaksanaan program di lapangan.

Image Not Found
Bupati Madiun sedang meletakkan batu pertama pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Menurutnya, SPALDS merupakan bagian dari misi pasangan Bupati-Wakil Bupati ‘Harmonis’ dalam membangun infrastruktur yang merata dan berkeadilan di seluruh wilayah kabupaten.

“Infrastruktur ini bukan hanya soal jalan, tapi juga sanitasi. Kita ingin program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, mendukung masyarakat agar lebih sehat dan mandiri,” ungkapnya.

Program SPALDS diprioritaskan untuk desa-desa dengan tingkat sanitasi rendah dan angka stunting tinggi. Salah satu penerima manfaat tahun ini adalah Desa Tulung. Imam Syairoji, Ketua KSM setempat, mengaku siap menjalankan program sesuai juknis dan regulasi.

“Alhamdulillah, kami dapat 42 unit. Memang belum sesuai usulan kami yang 142, tapi kami tetap bersyukur dan siap menjalankan amanah ini sebaik mungkin,” ujarnya.

Sejauh ini, Pemkab Madiun telah menyalurkan program SPALDS ke berbagai kecamatan. Meski begitu, pekerjaan rumah masih ada. Tercatat sekitar 22 ribu kepala keluarga di kabupaten ini masih belum memiliki akses sanitasi limbah domestik yang layak.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPMPTSP Sebut Tower BTS PT Mitra Teel Tak Kantongi Izin Resmi

    DPMPTSP Sebut Tower BTS PT Mitra Teel Tak Kantongi Izin Resmi

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah menara Base Transceiver Station (BTS) milik PT Mitra Teel yang berdiri di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, dipastikan belum mengantongi izin resmi. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, pada Selasa (08/07/2025). Arik menyebut, hingga saat […]

    Bagikan
  • Pemerintah Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Magetan pada 2026

    Pemerintah Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Magetan pada 2026

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Magetan pada 2026 dipastikan lebih aman. Pemerintah pusat meningkatkan alokasi pupuk untuk sejumlah daerah, termasuk Magetan. Hal itu sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga produktivitas sektor pertanian. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, Uswatul Chasanah, menyebut tambahan tersebut merupakan […]

    Bagikan
  • Stok Hewan Kurban di Kabupaten Madiun Surplus, DKPP Siagakan Tim Pemeriksa

    Stok Hewan Kurban di Kabupaten Madiun Surplus, DKPP Siagakan Tim Pemeriksa

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kabupaten Madiun dipastikan mengalami surplus ketersediaan hewan kurban menjelang Iduladha 2026. Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun mencatat populasi sapi, kambing, dan domba masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 54 hari ke depan. Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Madiun, drh. Harris Imballo R. Siregar, mengatakan berdasarkan neraca potensi […]

    Bagikan
  • Jelang Lebaran 2026, Pemkot Madiun Salurkan BLTD dan BLT DBHCHT Triwulan I Tahap Kedua bagi 3.074 Warga

    Jelang Lebaran 2026, Pemkot Madiun Salurkan BLTD dan BLT DBHCHT Triwulan I Tahap Kedua bagi 3.074 Warga

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pembagian Bantuan Langsung Tunai Daerah (BLTD) kembali dilakukan Pemerintah Kota Madiun pada Kamis (12/3/2026). Penyaluran ini merupakan tahap kedua untuk triwulan pertama tahun 2026 ini. Seperti penyaluran yang dilaksanakan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun kepada warga di wilayah Kecamatan Kartoharjo di Aula Kelurahan Oro […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Larang Wadah Plastik Pembagian Daging Kurban

    Pemkab Madiun Larang Wadah Plastik Pembagian Daging Kurban

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait larangan penggunaan plastik saat pembagian daging kurban di Hari Raya Idul Adha. SE bernomor 660/1643/402.117/2025 itu diteken Bupati Hari Wuryanto. Edaran tersebut mengimbau panitia kurban dan masyarakat untuk tidak lagi memakai kantong plastik sebagai pembungkus daging. Sebagai gantinya, warga diminta membawa […]

    Bagikan
  • Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Intensitas hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Magetan dalam tiga pekan terakhir membuat sentra pertanian sayur di Kecamatan Poncol mengalami kerusakan parah. Desa Genilangit menjadi salah satu titik terdampak paling berat. Lahan-lahan yang biasanya subur kini berubah menjadi area tergenang dan tidak produktif. Sejumlah petani terlihat membongkar tanaman cabai mereka yang […]

    Bagikan
expand_less