Jumat, 23 Okt 2026
Trending Tags

Pengendara Motor Tewas Mengenaskan Tertabrak Bus di Sukomoro Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
  • visibility 284
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Twinroad Sukomoro, tepatnya di Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Twinroad Sukomoro, tepatnya di Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Sabtu malam (07/06/2025) sekitar pukul 23.30 WIB. Seorang pemuda berusia 19 tahun tewas setelah sepeda motornya tertabrak dan terlindas bus.

Korban diketahui bernama Given Dimas Ara Dea, warga Desa Bogoarum, Kecamatan Plaosan, Magetan mengendarai sepeda motor Yamaha XR155 bernomor polisi AE 5292 RF saat kejadian nahas tersebut. Menurut keterangan saksi mata, suara benturan keras terdengar jelas dari lokasi kejadian. Saat warga keluar rumah, tubuh korban sudah tergeletak di jalan.

“Kami dengar suara benturan keras dari depan rumah. Pas keluar, korban sudah terkapar dengan luka parah di kepala. Ada bus Restu yang berhenti tidak jauh dari lokasi,” ujar Doni, warga sekitar yang menyaksikan pascakejadian.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kecelakaan terjadi saat bus Hino dari PO Restu bernomor polisi N 7264 UF yang dikemudikan oleh N, warga Getasanyar, Kecamatan Sidorejo, Magetan, melaju dari arah timur menuju barat. Di depannya, terdapat sepeda motor yang dikendarai korban yang bergerak searah.

Diduga, sopir bus kurang mengantisipasi jarak saat hendak mendahului, sehingga menabrak bagian belakang motor korban. Akibat tabrakan keras tersebut, korban terjatuh dan diduga terlindas roda bus.

“Jenis laka adalah tabrak depan-belakang. Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat,” ujar petugas kepolisian dari Unit Laka Lantas Polres Magetan.

Jenazah korban segera dievakuasi ke rumah sakit oleh tim medis dan polisi. Sementara itu, pengemudi bus telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Polisi juga melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • DKPP Kota Madiun Lakukan Monitoring Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

    DKPP Kota Madiun Lakukan Monitoring Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan melakukan survei dan monitoring kesehatan hewan kurban di seluruh lapak penjualan. Kegiatan ini berlangsung mulai 26 Mei hingga 5 Juni 2025. Kabid Pertanian DKPP Kota Madiun, Wahyu Niken Febrianti, menyampaikan bahwa […]

    Bagikan
  • Tak Ada Kejelasan Soal Hasil Uji Lab Keracunan MBG, Dinkes Ngawi : Kewenangan BGN

    Tak Ada Kejelasan Soal Hasil Uji Lab Keracunan MBG, Dinkes Ngawi : Kewenangan BGN

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dugaan keracunan makanan dari menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur hingga kini belum ada kejelasan. Termasuk soal hasil uji laboratorium sampel makanan MBG yang disantap para siswa. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi menegaskan, instansinya tidak memiliki kewenangan untuk menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut kepada publik. […]

    Bagikan
  • Aksi Dramatis Saat Ronda Malam, Dua Pencuri Tabung LPG Nyaris Diamuk Massa, Diamankan Polisi

    Aksi Dramatis Saat Ronda Malam, Dua Pencuri Tabung LPG Nyaris Diamuk Massa, Diamankan Polisi

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Teriakan “maling!” memecah keheningan malam di RT 04 Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. Dua pria tertangkap basah mencoba mencuri tabung LPG dari teras rumah warga sebelum akhirnya dikepung oleh regu ronda yang sigap bertindak. Situasi sempat memanas. Warga yang berdatangan hampir menghakimi pelaku, namun tim Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) […]

    Bagikan
  • Bos PT ACM Didakwa 2 Pasal, Diduga Sengaja Ngemplang Pajak Tahun 2019

    Bos PT ACM Didakwa 2 Pasal, Diduga Sengaja Ngemplang Pajak Tahun 2019

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Terdakwa kasus perpajakan, Henry Erwanto alias HE, Direktur PT Argo Cemerlang Makmur (ACM) tertunduk lesu saat menjalani sidang pembacaan dakwaan. Henry Erwanto mendengarkan 2 dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kabupaten Madiun terhadap dirinya di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun, Kamis (20/2/2025) pukul 13.00 WIB. Dalam sidang yang berlangsung di […]

    Bagikan
  • PJ Walikota Madiun Soft Launching Poliklinik Eksekutif RSUD Kota Madiun

    PJ Walikota Madiun Soft Launching Poliklinik Eksekutif RSUD Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di penghujung tahun 2024, RSUD Kota Madiun melakukan soft launching Poliklinik Eksekutif yang diresmikan langsung oleh Pj. Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto pada Selasa (17/12). Poli Eksekutif tersebut merupakan layanan medis rawat jalan dengan standar pelayanan cepat, paripurna dan bisa memilih penanganan dokter spesialis sesuai keinginan pasien. Berbagai macam Poli […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Masih Tinggi, Tembus Rp. 90 Ribu Per Kg

    Harga Cabai Masih Tinggi, Tembus Rp. 90 Ribu Per Kg

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Harga cabai rawit di pasar tradisional Ponorogo masih tinggi. Seperti di Pasar Legi, harga cabai mencapai sekitar Rp. 85.000 ribu hingga Rp. 90.000 ribu per kilogram. Hingga kini, harga komoditi tersebut fluktuatif. “Cabai itu kan dulu hanya Rp. 40.000 ribu per kilogram, kini Rp. 88.000 ribu per kilogram. Tidak setinggi […]

    Bagikan
expand_less