Berita Terkini
Trending Tags

BMKG: Cuaca Kemarau Basah Masih Berpotensi Terjadi hingga Agustus

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
  • visibility 79
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Kabupaten Madiun diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi di tengah masa pancaroba dan kemarau basah, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur hingga Agustus mendatang. Kondisi ini dipicu oleh sejumlah anomali atmosfer, termasuk aktivitas gelombang Madden Julian Oscillation (MJO), Rossby ekuator, gelombang Kelvin, hingga sistem konvergensi angin di kawasan tersebut.

“Fenomena ini masih akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan,” kata Pengamat Meteorologi dan Geofisika Stasiun BMKG Nganjuk, Setiyaris, di Madiun, Selasa (10/06/2025).

Pergantian cuaca yang berlangsung cepat antara panas dan hujan turut memicu potensi pembentukan awan konvektif yang ekstrem. 

“Dalam kondisi seperti ini, awan-awan jenis Cumulus bisa berkembang menjadi Cumulonimbus, yang berpotensi menyebabkan petir, angin kencang, hingga puting beliung,” ujarnya.

Menurut Setiyaris, angin puting beliung terbentuk akibat perbedaan tekanan yang signifikan antara permukaan bumi dan awan di atasnya. Fenomena ini biasanya ditandai oleh dua tipe angin, yakni angin kencang dengan arah lurus dan angin puting beliung yang bergerak memutar.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa wilayah dataran rendah cenderung lebih rentan terhadap kejadian angin ekstrem tersebut. “Daerah yang datar tanpa banyak penghalang seperti pepohonan atau lereng berpotensi lebih besar mengalami pembentukan angin kencang maupun puting beliung,” tuturnya.

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa tidak menutup kemungkinan angin ekstrem juga dapat memengaruhi wilayah dataran tinggi jika proses pembentukan angin terjadi di bawah lalu bergerak ke atas, sehingga kawasan permukiman di ketinggian pun bisa terdampak.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Madiun dan sekitarnya, untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama masa pancaroba dan kemarau basah yang diperkirakan berlangsung hingga Juli.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madiun Kota Ungkap 3 Kasus Curanmor, 4 Tersangka Residivis Dibekuk

    Polres Madiun Kota Ungkap 3 Kasus Curanmor, 4 Tersangka Residivis Dibekuk

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Berhati-hatilah saat meninggalkan kendaraan bermotor. Termasuk mengunci ganda agar lebih aman. Polres Madiun Kota dalam kurun waktu April-Mei 2026 berhasil mengungkap sebanyak 3 kasus pencucian kendaraan bermotor (Curanmor). Hal itu disampaikan Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi didampingi Kasat Reskrim AKP Agus Riadi bersama Kasi Propam dan Kasi Humas […]

    Bagikan
  • Lahan Tanam Berkurang, Produksi Padi di Kota Madiun Justru Meningkat

    Lahan Tanam Berkurang, Produksi Padi di Kota Madiun Justru Meningkat

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di tengah semakin sempitnya lahan pertanian, para petani di Kota Madiun justru menunjukkan pencapaian luar biasa. Produksi padi tahun 2024 mengalami kenaikan, meski luas lahan pertanian mengalami penyusutan. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Azis menyampaikan lahan pertanian di Kota Pendekar mengalami penurunan sebesar 0,65 persen, dari 2.204 hektare menjadi 2.190 […]

    Bagikan
  • Ratusan Massa Demo Tolak MBG, Soroti Nasib Guru Honorer di Ponorogo

    Ratusan Massa Demo Tolak MBG, Soroti Nasib Guru Honorer di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Konsorsium Ponorogo Bersatu menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kabupaten Ponorogo, Kamis (7/5/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum menjadi kebutuhan prioritas masyarakat. Selain menolak program MBG, massa juga menuntut perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru honorer […]

    Bagikan
  • Kapolres Magetan Ajak Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran

    Kapolres Magetan Ajak Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana ceria terlihat di salah satu pusat perbelanjaan di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, saat puluhan anak yatim piatu dari Panti Asuhan Insan Berseri Sukomoro diajak berbelanja kebutuhan Lebaran. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program berbagi yang digelar Polres Magetan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam kegiatan bertajuk […]

    Bagikan
  • Mutasi Segera ! Tahun 2025 ada 4 Pejabat Pensiun, dan 4 OPD Dijabat Bukan Definitif

    Mutasi Segera ! Tahun 2025 ada 4 Pejabat Pensiun, dan 4 OPD Dijabat Bukan Definitif

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 166
    • 1Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Gerbong mutasi dalam waktu dekat sudah siap dirombak Baperjakat. Apalagi tahun 2025, terdapat nama sejumlah pejabat pada eselon 2 yang memasuki masa pensiun ataupun dinas dan camat yang terpaksa di isi pejabat pelaksana tugas (Plt). Bupati Madiun Hari Wuryanto memberi sinyal jika seluruh OPD sudah masuk ke dalam radar dan […]

    Bagikan
  • Harga Emas Terus Naik, Puluhan Warga Serbu Logam Mulia untuk Investasi

    Harga Emas Terus Naik, Puluhan Warga Serbu Logam Mulia untuk Investasi

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Harga emas kembali mengalami kenaikan signifikan pasca Lebaran. Harga tertinggi tercatat di angka Rp1.909.000 per gram, sebelum mengalami sedikit penurunan menjadi Rp1.904.000 per gram. Valentina Rati Mutiara, Manager Distro PT Pegadaian Galeri 24 Madiun, menyampaikan bahwa pihaknya masih memiliki stok emas logam mulia, khususnya dari merek Galeri 24.  “Untuk Antam […]

    Bagikan
expand_less