Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Pemkab Ponorogo Rumuskan Program “Kepo” untuk Kembangkan Ekosistem Wisata

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • visibility 172
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
telaga ngebel, Salah satu wisata alam andalan kabupaten ponorogo (foto:ega patria – sinergia)

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tengah menyiapkan terobosan baru untuk menumbuhkan ekosistem wisata. Program itu diberi nama Karisma Event Ponorogo atau disingkat Kepo.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, melalui Kepo pihaknya ingin setiap desa mampu menghadirkan event wisata unggulan yang konsisten, kreatif, dan memiliki kekhasan lokal. Karena itu, ia telah meminta Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) melakukan pembinaan, pendampingan, hingga pengelolaan media sosial.

“Kepo mulai kami rumuskan. Yang layak itu yang konsistensi setiap tahun ada, punya karakter, berbeda dengan yang lain, serta mengangkat kearifan lokal yang harus kita jadikan kreativitas untuk ditonjolkan,” ujar Sugiri, Rabu (10/9/2025).

Menurut Kang Giri, Ponorogo banyak potensi wisata berbasis tradisi dan budaya yang bisa masuk dalam Kepo. Beberapa di antaranya tradisi sebar koin dan tumpengan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Coper, Kecamatan Jetis, serta tradisi Methik Pari di Desa Glinggang, Kecamatan Sampung.

“Ada potensi wisata juga di Desa Klepu, dan banyak lagi saya tidak hafal satu per satu,” tambahnya.

Sugiri menargetkan dalam satu tahun bisa ada ratusan event unggulan yang terhimpun dalam program Kepo. Satu desa bahkan memungkinkan memiliki lebih dari satu agenda wisata yang dijadikan kalender event Ponorogo.

“Kalau dijadikan kalender event, maka akan ada ratusan. Itu penting untuk menggali sekaligus menumbuhkan ekosistem wisata. Kalau satu desa budayanya banyak, maka bisa dijadikan event berkali-kali untuk memutar kincir ekonomi,” tegasnya.

Dengan Kepo, Pemkab berharap geliat budaya dan wisata desa di Bumi Reog dapat menjadi magnet baru bagi wisatawan sekaligus pengungkit ekonomi masyarakat.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keseruan Ratusan Anak Gugus PAUD 3 Gempita Berkebun di P2L Pari Mandiri

    Keseruan Ratusan Anak Gugus PAUD 3 Gempita Berkebun di P2L Pari Mandiri

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Berkebun di pekarangan rumah adalah hal yang menyenangkan. Itulah yang tergambar dari wajah anak-anak dari Gugus PAUD 3 Gempita, Kecamatan Taman, Kota Madiun saat kunjungan edukasi di Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Pari Mandiri Kelurahan Manisrejo Kecamatan Taman pada Jum’at (24/1/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan sejak dini kepada anak-anak pentingnya […]

    Bagikan
  • Penyelam Lake Guard Sarangan Bongkar Isi Dasar Telaga, Warganet Terpukau

    Penyelam Lake Guard Sarangan Bongkar Isi Dasar Telaga, Warganet Terpukau

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi para penyelam Lake Guard Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, baru-baru ini ramai diperbincangkan warganet. Pertanyaan masyarakat mengenai apa saja yang tersimpan di dasar telaga perlahan mulai terjawab setelah unggahan akun TikTok @Lakeguard_sarangan menampilkan rekaman penyelaman hingga kedalaman 12 meter. Dalam video tersebut, salah satu penyelam berhasil menemukan berbagai benda berharga milik […]

    Bagikan
  • Gus Wahid Gugat PAW DPRD Magetan, Sengketa Internal PKB Memanas

    Gus Wahid Gugat PAW DPRD Magetan, Sengketa Internal PKB Memanas

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suhu politik di Kabupaten Magetan, kembali meningkat seiring dengan langkah hukum yang diambil Nur Wahid atau akrab disapa Gus Wahid. Anggota DPRD Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu resmi menggugat keputusan partainya yang memberhentikannya melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). Persoalan ini bermula dari Surat Keputusan DPP PKB Nomor […]

    Bagikan
  • Polisi Dalami Aspek Legalitas Tambang di Trosono Pasca Longsor

    Polisi Dalami Aspek Legalitas Tambang di Trosono Pasca Longsor

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satreskrim Polres Magetan resmi membuka penyelidikan atas insiden longsornya tebing tambang galian C di Desa Trosono, Kecamatan Parang, yang menewaskan seorang sopir truk bernama Suroso (55), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan. Korban ditemukan meninggal dunia pada Minggu (28/09/2025) siang setelah tertimbun material tambang. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengungkapkan […]

    Bagikan
  • Transaksi Non Tunai di Kota Madiun Capai 440 Ribu, BI: Masyarakat Semakin Melek Digital

    Transaksi Non Tunai di Kota Madiun Capai 440 Ribu, BI: Masyarakat Semakin Melek Digital

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penggunaan transaksi non tunai di Kota Madiun terus menunjukkan perkembangan pesat. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri, Wihujeng Ayu Rengganis, menyebut peningkatan jumlah pengguna QRIS di Kota Madiun terbilang sangat signifikan dan menjadi salah satu yang tertinggi di wilayah kerja BI Kediri. Menurut Wihujeng, dari total sekitar 196 ribu […]

    Bagikan
  • Warga Desa Metesih Gelar Tradisi Ketupat Asyura Sambut Tahun Baru Islam

    Warga Desa Metesih Gelar Tradisi Ketupat Asyura Sambut Tahun Baru Islam

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, warga Desa Metesih, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, memiliki tradisi tahunan bertajuk Ketupat Asyura yang dilaksanakan pada Senin malam (07/07/2025) bertepatan dengan 11 Muharram. Kegiatan ini diawali dengan arak-arakan ketupat oleh dua perguruan pencak silat besar di Madiun, yakni Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan […]

    Bagikan
expand_less