Berita Terkini
Trending Tags

TPA Mrican Kian Kritis, DPRD Ponorogo Desak Proyek Pengelolaan Sampah Dilanjutkan 2027

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 45
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rapat Paripurna DPRD Ponorogo

Sinergia | Ponorogo – Persoalan sampah di Kabupaten Ponorogo kembali menjadi sorotan. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican yang selama ini menjadi tumpuan pembuangan sampah disebut telah mengalami kelebihan kapasitas. Di sisi lain, rencana pembangunan fasilitas pengelolaan sampah yang diharapkan menjadi solusi justru belum bisa direalisasikan.

Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno mengatakan, persoalan sampah harus segera mendapatkan kepastian. DPRD meminta anggaran untuk program pengelolaan sampah tetap diamankan agar dapat dilanjutkan pada tahun anggaran 2027.

“Yang kemarin sempat kandas terkait pengelolaan sampah, lelangnya sudah tidak jadi. Ini bagaimana kita bisa menekankan agar anggarannya tetap diamankan dan nanti di APBD 2027 ditambah sehingga selesai,” kata Dwi Agus.

Menurutnya, sebelumnya anggaran untuk proyek tersebut telah dibahas dengan nilai sekitar Rp14 miliar. Namun, pelaksanaannya belum dapat berjalan karena masih terdapat persoalan terkait izin dan kebijakan pemanfaatan lahan.

Dwi Agus menegaskan, persoalan tersebut bukan semata-mata mengenai ketersediaan anggaran. DPRD bersama Pemkab Ponorogo masih perlu memastikan sejumlah tahapan, termasuk koordinasi dengan pemerintah pusat.

“Kita pantau ini ada beberapa yang mungkin tinggal kurang satu langkah. Kalau dari pemerintah atau kementerian nanti dibutuhkan, kita akan bersama-sama ke sana,” ujarnya.

Dwi Agus menyayangkan rencana tersebut belum bisa berjalan tahun ini. Padahal, menurutnya, kebutuhan pengelolaan sampah sudah mendesak karena kondisi TPA Mrican semakin terbebani.

Sistem pengelolaan sampah yang selama ini berjalan juga dinilai tidak bisa terus dipertahankan tanpa pembenahan. Pemerintah Kabupaten Ponorogo sendiri sebelumnya telah mendorong berbagai upaya pengurangan sampah dari sumber, termasuk pengembangan bank sampah.

DPRD berharap proyek tersebut dapat kembali diproses setelah seluruh persoalan administrasi dan perizinan mendapatkan kepastian.

“Begitu APBD kita tetapkan, ini sudah bisa untuk memproses awal,” jelasnya.

Dwi Agus memperkirakan proses tersebut dapat mulai berjalan pada minggu ketiga 2027, apabila seluruh persyaratan telah terpenuhi. Bahkan, dia menargetkan fasilitas pengelolaan sampah tersebut dapat mulai beroperasi pada awal 2027.

“Kita meyakini ini nanti akan selesai. Di awal-awal sebelum APBD dilaksanakan ini sudah bisa diproses. Kesimpulannya, sampah itu nanti di akhir 2027 sudah bisa operasi,” katanya.

Persoalan persampahan juga telah masuk dalam arah kebijakan pembangunan Ponorogo 2027. Pemkab dan DPRD sebelumnya menyepakati KUA-PPAS 2027 dengan salah satu prioritasnya adalah pengelolaan sampah.

Pemkab juga menyadari persoalan sampah menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani. Bahkan, Pemkab menyebut TPA akan semakin kelebihan beban apabila tata kelola sampah tidak segera diperbaiki.

Karena itu, DPRD mendorong agar persoalan izin dan teknis pembangunan segera diselesaikan. Dengan demikian, anggaran yang telah disiapkan tidak kembali tertunda dan Ponorogo memiliki sistem pengelolaan sampah yang lebih memadai. DPRD menilai persoalan sampah bukan lagi sekadar urusan kebersihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan mendesak yang menyangkut lingkungan dan pelayanan publik.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Krz/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Bahan Pokok Melonjak, Sambal Kacang Ikut “Pedas” Pedagang Kecil Tertekan

    Harga Bahan Pokok Melonjak, Sambal Kacang Ikut “Pedas” Pedagang Kecil Tertekan

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kenaikan harga bahan baku kembali menghantam pelaku usaha mikro, khususnya penjual sambal pecel. Lonjakan harga komoditas seperti kacang tanah, cabai, hingga gula membuat biaya produksi meningkat tajam dan berdampak langsung pada harga jual di tingkat pedagang. Berdasarkan pantauan, harga kacang tanah berada di kisaran Rp33 ribu hingga Rp36 ribu per kilogram, […]

    Bagikan
  • Kasus Perampasan dan Penculikan Suminem Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap Polres Magetan di Magelang

    Kasus Perampasan dan Penculikan Suminem Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap Polres Magetan di Magelang

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang menimpa seorang lansia di wilayah Kecamatan Karas. Dalam waktu kurang dari 30 jam, polisi berhasil menangkap tiga pelaku di sebuah hotel di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Mereka yakni A (53) asal Banten, A K (37), dan A J […]

    Bagikan
  • Bus Sekolah Gratis Resmi Beroperasi, Dishub Madiun Fokus di Tiga Kecamatan

    Bus Sekolah Gratis Resmi Beroperasi, Dishub Madiun Fokus di Tiga Kecamatan

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun mulai mengoperasikan layanan bus sekolah gratis pada Jumat (03/10/2025). Program ini ditujukan untuk menyediakan transportasi aman dan nyaman bagi pelajar sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas. Kepala Dishub Kabupaten Madiun, Suryanto, menjelaskan layanan Bus Sekolah ini ada tiga tujuan, yakni uji coba, sosialisasi, serta memastikan […]

    Bagikan
  • Mohammad Nuh Nilai Sekolah Rakyat Jadi Upaya Memuliakan Kaum Dhuafa

    Mohammad Nuh Nilai Sekolah Rakyat Jadi Upaya Memuliakan Kaum Dhuafa

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat (SR) yang juga mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Mohammad Nuh, menegaskan bahwa progres pelaksanaan Sekolah Rakyat terus berjalan dengan baik. Hal tersebut disampaikannya dalam kunjungan ke Pendopo Kabupaten Ponorogo, Rabu (14/05/2025). “Alhamdulillah, Sekolah Rakyat progresnya terus berjalan. Besok pagi insyaallah kita rapat dengan beberapa […]

    Bagikan
  • Tersangka Kasus Sabu Menikah di Polres Ngawi, Kapolres : Hak Warga Tetap Dihormati

    Tersangka Kasus Sabu Menikah di Polres Ngawi, Kapolres : Hak Warga Tetap Dihormati

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah peristiwa yang tidak biasa terjadi di lingkungan Polres Ngawi. Dua tersangka kasus peredaran narkotika jenis sabu yang tengah menjalani proses hukum resmi melangsungkan akad nikah di Masjid Miftahul Huda Polres Ngawi, Sabtu (13/6/2026). Pernikahan tersebut melibatkan ND (30) alias Sinyo dan OST (31), dua tersangka yang sebelumnya diamankan Satresnarkoba Polres […]

    Bagikan
  • Harga Plastik Melonjak, UMKM Ponorogo Kelimpungan 

    Harga Plastik Melonjak, UMKM Ponorogo Kelimpungan 

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kenaikan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Ponorogo kini merambah ke sektor lain. Harga plastik kemasan dilaporkan melonjak hingga dua kali lipat, membuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) semakin tertekan. Kenaikan harga plastik ini sudah terasa sejak bulan Ramadan lalu. Hingga awal April 2026, harga belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Hampir […]

    Bagikan
expand_less