Berita Terkini
Trending Tags

Dindik Ponorogo Ungkap Rincian Dana Hilang di SMPN 1 Pulung

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • visibility 211
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gedung SMPN 1 Pulung, Ponorogo, Foto: Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo  – Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo mengungkap rincian dana yang hilang dalam kasus pembobolan brankas di SMP Negeri 1 Pulung. Sekretaris Dinas Pendidikan Ponorogo, Farida Nuraini, menjelaskan bahwa total kerugian mencapai sekitar Rp182 juta, terdiri dari dana sosial guru dan dana komite sekolah.

“Uang yang hilang sesuai laporan kepala sekolah yakni Rp. 14 juta dana sosial guru dan Rp168 juta dana komite yang berasal dari sumbangan wali murid,” jelas Farida.

Farida menerangkan, dana sosial guru selama ini digunakan untuk keperluan kemanusiaan dan sosial, seperti membantu guru yang sakit, meninggal dunia, maupun ketika orang tua siswa meninggal. Selain itu, dana tersebut juga kerap dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan lingkungan sekolah dan desa.

Sementara itu, dana komite sekolah rencananya akan digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan yang tidak dapat didanai melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Di antaranya kegiatan peningkatan kualitas siswa dan guru, serta pengembangan sarana dan prasarana sekolah.

Terkait pengelolaan keuangan, Farida menyebut pihaknya telah menyarankan agar lembaga pendidikan memiliki rekening bersama untuk pengelolaan Dana BOS. Namun, dana tersebut tidak diperkenankan dicampur dengan dana lain.

“Kami memang menyarankan ada rekening bersama, tapi itu khusus Dana BOS dan tidak boleh dicampur dengan dana lainnya. Bahkan dari pihak bank juga tidak memperkenankan membuat rekening bersama lagi untuk dana selain BOS,” ungkapnya.

Sebagai langkah evaluasi, Dinas Pendidikan juga mewanti-wanti pihak sekolah agar meningkatkan sistem pengamanan. Menurut Farida, sarana pendukung keamanan harus menjadi perhatian serius, tidak hanya pembangunan fisik sekolah, tetapi juga fasilitas penunjang seperti kamera pengawas.

“Kejadian ini menjadi pelajaran. Sekolah harus menyiapkan sarana yang lengkap sebagai penunjang kegiatan pendidikan. Tidak hanya fisik bangunan, tapi juga keamanan seperti CCTV, seperti yang terjadi di Pulung ini CCTV-nya mati,” tegasnya.

Farida berharap kasus pencurian tersebut segera terungkap dan pelaku dapat diamankan oleh pihak kepolisian.

“Mudah-mudahan setelah kasus ini dilaporkan, pelakunya bisa segera ditemukan,” pungkasnya. (ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tower BTS Bodong di Madiun Disorot DPRD, Desak Pemkab Bertindak Tegas

    Tower BTS Bodong di Madiun Disorot DPRD, Desak Pemkab Bertindak Tegas

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Polemik keberadaan tower Base Transceiver Station (BTS) milik PT Mitra Teel di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, terus bergulir. Tower telekomunikasi itu disorot lantaran diduga belum mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah. DPRD Kabupaten Madiun pun mendesak pemerintah bertindak tegas, termasuk kemungkinan penutupan sementara jika terbukti ilegal. Ketua Komisi […]

    Bagikan
  • 337 Jemaah Haji Kloter 51 Tiba di Magetan, Satu Jemaah Wafat di Tanah Suci

    337 Jemaah Haji Kloter 51 Tiba di Magetan, Satu Jemaah Wafat di Tanah Suci

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana haru dan bahagia menyelimuti Pendopo Surya Graha, Kabupaten Magetan, Jumat (27/06/2025) sore, saat ratusan jemaah haji kloter 51 asal Magetan tiba kembali di tanah air. Kedatangan mereka disambut hangat oleh jajaran Forkopimda, keluarga, serta kerabat yang telah menanti sejak siang hari. Sebanyak 337 jemaah haji tiba menggunakan delapan armada […]

    Bagikan
  • Ini Arahan Ketua Umum PSHT Pusat Madiun pada Bulan Suro Mendatang

    Ini Arahan Ketua Umum PSHT Pusat Madiun pada Bulan Suro Mendatang

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bulan Suro atau Muharram pada kalender Islam menjadi momen sakral bagi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun. Salah satunya kegiatan pengesahan warga baru. Tercatat, tahun 2025 ini, sebanyak 90 ribu warga baru PSHT siap disahkan. Menghadapi momen tersebut, Ketua Umum PSHT, R. Moerdjoko memberikan arahan atau himbauan kepada para […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan Evakuasi ODGJ Yang Meresahkan Masyarakat

    Petugas Gabungan Evakuasi ODGJ Yang Meresahkan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Madiun menertibkan seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang meresahkan warga di Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan. Kasi Binwasluh Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, Tatik Wiyati, mengatakan penanganan dilakukan setelah menerima laporan warga. ODGJ tersebut berada di kawasan itu […]

    Bagikan
  • 49.222 Pelajar di Kota Madiun Jadi Sasaran Cek Kesehatan Gratis

    49.222 Pelajar di Kota Madiun Jadi Sasaran Cek Kesehatan Gratis

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan Kota Madiun terus menggencarkan program cek kesehatan gratis (CKG) dan aksi makan bergizi bagi pelajar di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA/SMK. Kali ini, giliran SMA Negeri 2 Madiun yang menjadi lokasi CKG. Antusiasme tinggi terlihat dari para siswa-siswi yang berpartisipasi. Kepala Dinas Kesehatan Kota […]

    Bagikan
  • Harga Sayur Anjlok Usai Nataru, Diduga Dampak Libur Program MBG

    Harga Sayur Anjlok Usai Nataru, Diduga Dampak Libur Program MBG

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penurunan harga sayur secara drastis di berbagai pasar tradisional Kabupaten Magetan setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu juga diduga belum beroperasinya kembali Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selama dua pekan terakhir, sebagian besar komoditas sayuran mengalami koreksi harga yang cukup besar. Kondisi ini dirasakan pedagang dan petani sebagai […]

    Bagikan
expand_less