Berita Terkini
Trending Tags

Baru Raih Adipura, Magetan Malah Banjir ! Saluran Irigasi Penuh Sampah Jadi Biang Kerok

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 315
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Magetan diterjang banjir akibat saluran irigasi tersumbat, (3/3/2026), Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan belum lama ini meraih penghargaan sebagai daerah dengan predikat Adipura “Menuju Kota Bersih”. Namun malah dikejutkan banjir luapan pada Selasa (3/3/2026) petang. Ironisnya, banjir terjadi akibat saluran irigasi yang tersumbat sampah, sehingga air meluap ke jalan dan permukiman warga.

Hujan deras mengguyur Magetan sejak pukul 17.00 hingga 20.00 WIB lebih. Sekitar pukul 18.00 WIB, luapan air mulai tampak di sejumlah titik di Kecamatan Magetan dan Kecamatan Ngariboyo. 

Berdasarkan laporan BPBD Magetan, banjir terpantau di enam lokasi, mulai dari Jalan Kemasan di belakang SMKN 2 Magetan, kawasan Jalan Magetan–Gorang Gareng, Perempatan Ngariboyo, hingga Jalan Diponegoro Kelurahan Selosari. Satu rumah warga di Dukuh Panasan, Desa Mojopurno, tercatat mengalami dampak langsung dari tingginya genangan air.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Eka Wahyudi, menegaskan bahwa faktor utama banjir bukan semata curah hujan tinggi. Ia menjelaskan bahwa petugas menemukan endapan sampah yang menghalangi aliran air di beberapa titik.

“Hujan memang deras, tetapi persoalan utamanya bukan itu. Kami lihat sendiri saluran irigasi dipenuhi sampah. Aliran air tersumbat dan akhirnya meluap ke jalan serta rumah warga,” ujarnya. 

Eka juga menambahkan bahwa kondisi ini seharusnya menjadi evaluasi penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Menurutnya, penghargaan “Menuju Kota Bersih” bukan sekadar pencapaian seremonial, tetapi harus dibuktikan dengan perilaku warga sehari-hari. 

Image Not Found
BPBD sebut faktor utama drainase yang tak terawat, (3/3/2026), Foto : Kusnanto

“Kalau Magetan ingin tetap layak disebut kota bersih, kebiasaan membuang sampah sembarangan harus benar-benar diubah,” tegasnya.

Salah satu warga Kelurahan Selosari, Sigit Prayitno, mengaku kaget karena air naik begitu cepat setelah hujan turun sekitar satu jam. Ia memaparkan bahwa genangan itu jarang terjadi sebelumnya. 

“Biasanya air langsung mengalir, tapi tadi seperti tidak ada jalan keluarnya. Setelah dicek, ternyata salurannya penuh sampah plastik. Jelas saja airnya naik,” ungkapnya.

Laporan banjir pertama diterima Pusdalops BPBD sekitar pukul 18.50 WIB. Tim Reaksi Cepat bersama TNI, Polri, PMI, perangkat desa, serta warga sekitar bergerak cepat membuka saluran irigasi yang tersumbat.

Upaya tersebut membuat aliran air kembali normal, dan sekitar pukul 20.49 WIB, seluruh titik banjir dinyatakan surut.

BPBD mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama saluran air yang menjadi jalur pembuangan utama saat hujan intens. Eka menegaskan bahwa menjaga kebersihan drainase bukan hanya tugas petugas, tetapi tanggung jawab bersama. 

“Kalau saluran bersih, air hujan bisa langsung terbuang. Kami harap kesadaran masyarakat lebih meningkat agar kejadian seperti ini tidak terulang,” pungkas Eka. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nurisha Kitana Tepati Janji Pulang Kampung, Siap Bangun Magetan Lewat Pendidikan dan Gerakan Sosial

    Nurisha Kitana Tepati Janji Pulang Kampung, Siap Bangun Magetan Lewat Pendidikan dan Gerakan Sosial

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Nama Nurisha “Risha” Kitana, mahasiswi Universitas Indonesia (UI) sekaligus aktivis muda asal Magetan, kembali menjadi sorotan publik. Kehadirannya di Magetan Campus Expo 2026 di GOR Ki Magetan, Sabtu (24/1/2026), menjadi bukti bahwa ia tak pernah lupa janji untuk kembali dan berkontribusi bagi daerah kelahirannya. Risha, putri asli Maospati, datang bukan sekadar […]

    Bagikan
  • Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Isu kekurangan guru yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan nasional disebut telah teratasi di Kabupaten Magetan. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa pengangkatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu dalam jumlah besar membuat kebutuhan tenaga kependidikan terisi secara optimal. “Dengan adanya P3K paruh waktu, insya Allah tenaga kependidikan […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Sabet Kota Sangat Inovatif dalam Innovative Government Award 2025 Kemendagri

    Kota Madiun Sabet Kota Sangat Inovatif dalam Innovative Government Award 2025 Kemendagri

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Tidak salah jika kini menyebut Kota Madiun sebagai kota kreatif dan inovatif. Apalagi, berbagai inovasi terus dimunculkan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu pun dibuktikan dengan diraihnya penghargaan sebagai Kota Sangat Inovatif dalam Innovative Government Award (IGA) 2025. Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri itu berlangsung di Jakarta, Rabu (10/12/2025). ‘’Setiap […]

    Bagikan
  • Sekwan Magetan Mundur Kurang dari Sebulan Menjabat, Ada Apa?

    Sekwan Magetan Mundur Kurang dari Sebulan Menjabat, Ada Apa?

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pengunduran diri Sekretaris DPRD Kabupaten Magetan, Jaka Risdiyanto, memicu perhatian publik. Pasalnya, ia belum genap satu bulan menjabat sejak dilantik pada Selasa, 10 Maret 2026, di Pendopo Surya Graha. Informasi yang dihimpun, keputusan mundur tersebut telah diajukan secara resmi. Saat dikonfirmasi pada Kamis (2/4/2026), Jaka membenarkan kabar tersebut dan memastikan tidak […]

    Bagikan
  • THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Belum Pasti, Ini Penjelasan BPKPD

    THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Belum Pasti, Ini Penjelasan BPKPD

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketidakpastian masih menyelimuti nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Magetan. Selain sebagian besar menerima gaji di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK), juga belum mendapatkan kejelasan mengenai Tunjangan Hari Raya (THR). Berbeda dengan sejumlah daerah lain yang memastikan PPPK paruh waktu tidak memperoleh THR, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) […]

    Bagikan
  • Lagi dan Lagi, Arus Lalu Lintas di Jalan Protokol Magetan Akan Berubah

    Lagi dan Lagi, Arus Lalu Lintas di Jalan Protokol Magetan Akan Berubah

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Magetan melakukan perencanaan perubahan arus lalu lintas di beberapa ruas jalan utama. Kebijakan ini tengah dikaji melalui konsultasi publik yang melibatkan berbagai pihak terkait. Kepala Dishub Kabupaten Magetan, Welly Kristanto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan berlalu […]

    Bagikan
expand_less