Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Masuk Daerah Tertinggi ODGJ Pasung di Jatim, Dinsos Madiun Bantah : Itu Data Sudah Lama

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 42
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu ODGJ yang tengah dievakuasi oleh petugas untuk dilakukan rehabilitasi, (5/3/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun — Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur mencatat masih ada 252 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dipasung di berbagai wilayah di provinsi tersebut. Dari jumlah itu, Kabupaten Madiun menempati posisi kedua tertinggi dengan 24 kasus, setelah Kabupaten Sampang yang mencatat 27 kasus. Sementara Kabupaten Probolinggo berada di posisi ketiga dengan 19 kasus.

Namun, Dinas Sosial Kabupaten Madiun membantah masih adanya praktik pasung terhadap ODGJ di wilayahnya. Mereka menyebut angka 24 kasus tersebut merupakan data lama yang bersumber dari tahun 2021 dan saat ini tengah diperbarui melalui proses verifikasi dan validasi di lapangan.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Madiun, Andy Wijayanto, mengatakan pihaknya belum bisa memastikan kondisi terkini sebelum proses pemutakhiran data selesai dilakukan.

“Data yang diberikan oleh provinsi itu data tahun 2021. Sebanyak 24 pasien ODGJ pasung itu akan kita lakukan pemutakhiran data untuk memastikan apakah masih ada atau tidak,” kata Andy, Rabu (5/3/2026).

Menurut Andy, hasil sementara yang mereka miliki justru menunjukkan Kabupaten Madiun sudah bebas dari praktik pasung, meskipun data resmi tetap harus menunggu hasil verifikasi di lapangan.

“Kalau yang kemarin terakhir itu sudah tidak ada, kita sudah bebas pasung. Tapi karena ini data 2021, sekarang sedang dilakukan pemutakhiran dan ditunggu sampai 13 Maret nanti,” ujarnya.

Image Not Found
Dinsos akan verifikasi ulang untuk memastikan data terbaru, (5/3/2026), Foto : Istimewa

Dalam proses verifikasi tersebut, Dinsos Madiun mengacu pada data By Name By Address (BNBA) yang diberikan oleh Dinsos Provinsi Jawa Timur. Data tersebut kemudian dicocokkan dengan kondisi riil melalui pengecekan langsung ke lokasi.

“Karena sudah diberikan BNBA dari provinsi, kita akan turun ke lapangan untuk cross-check mencari yang bersangkutan. Hasilnya nanti kita laporkan kembali ke Dinsos Provinsi,” kata Andy.

Ia menambahkan proses verifikasi tidak hanya dilakukan oleh petugas Dinsos kabupaten, tetapi juga melibatkan jaringan pendamping sosial hingga tingkat desa.

“Kita melibatkan pilar-pilar sosial yang ada di kecamatan sampai desa untuk membantu pengecekan di lapangan,” jelasnya.

Meski menangani kasus pasung, Dinsos Kabupaten Madiun tidak memiliki data jumlah keseluruhan ODGJ di wilayahnya. Data tersebut berada di bawah kewenangan Dinas Kesehatan yang dihimpun melalui puskesmas.

“Kalau data ODGJ secara keseluruhan, Dinsos tidak punya. Yang memiliki data itu Dinas Kesehatan melalui puskesmas,” ujar Andy.

Dalam penanganan kasus pasung, menurutnya kendala terbesar bukan pada proses rehabilitasi, melainkan pada faktor keluarga dan kondisi ekonomi.

Banyak keluarga yang memasung anggota keluarganya karena keterbatasan biaya pengobatan atau ketidaktahuan bahwa layanan kesehatan jiwa sebenarnya bisa ditanggung melalui BPJS.

“Kendalanya biasanya dari keluarga. Mereka memasung karena tidak mampu atau tidak tahu bahwa pengobatan bisa dijamin BPJS. Jadi yang kita lakukan adalah memberikan pemahaman kepada keluarga,” katanya.

Dinsos Madiun menargetkan proses verifikasi lapangan selesai pada 13 Maret 2026. Hasil pemutakhiran tersebut akan menentukan apakah 24 kasus ODGJ pasung yang tercatat di tingkat provinsi masih ada atau sudah sepenuhnya bebas pasung di Kabupaten Madiun. (tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Onthel dan Motor Lawas di Kartoharjo

    Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Onthel dan Motor Lawas di Kartoharjo

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Lebih dari 600 warga dari berbagai daerah memadati halaman Kantor Kecamatan Kartoharjo, Minggu (10/08/2025). Mereka tampil unik dengan atribut dan busana ala tahun 1980-an untuk mengikuti pawai sepeda onthel dan motor klasik sejauh delapan kilometer, sebagai bagian dari peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Sejak pukul 06.00 WIB, peserta berdatangan membawa […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Ungkap 157 Kasus Kriminal, Penyelesaian Perkara Capai 88 Persen

    Polres Magetan Ungkap 157 Kasus Kriminal, Penyelesaian Perkara Capai 88 Persen

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan menutup rangkaian kegiatan 2025 dengan menggelar konferensi pers rilis akhir tahun di Aula Pesat Gatra, Senin (29/12/2025). Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa memimpin langsung kegiatan yang turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Magetan. Dalam pemaparan kinerja, Kapolres menyebut bahwa jajaran Satreskrim dan Polsek selama tahun 2025 […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Longsor Trosono di Magetan

    Gubernur Khofifah Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Longsor Trosono di Magetan

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan santunan kepada keluarga korban longsor di area galian C Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Pendopo Surya Graha, Minggu (05/10/2025). Korban longsor diketahui bernama Suroso (55), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, yang meninggal dunia akibat tertimbun material tambang pada […]

    Bagikan
  • Pemerintah Kecamatan Kare Prioritaskan Infrastruktur Pertanian dan Program Sosial untuk Anak Berkebutuhan 

    Pemerintah Kecamatan Kare Prioritaskan Infrastruktur Pertanian dan Program Sosial untuk Anak Berkebutuhan 

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Pemerintah Kecamatan Kare tengah memfokuskan perhatian pada dua hal utama dalam pembangunan daerah, yakni infrastruktur pertanian dan program sosial untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus. Kedua program ini menjadi prioritas dalam rangka mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat fondasi pembangunan untuk tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam penyusunan […]

    Bagikan
  • DPMPTSP Sebut Tower BTS PT Mitra Teel Tak Kantongi Izin Resmi

    DPMPTSP Sebut Tower BTS PT Mitra Teel Tak Kantongi Izin Resmi

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah menara Base Transceiver Station (BTS) milik PT Mitra Teel yang berdiri di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, dipastikan belum mengantongi izin resmi. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, pada Selasa (08/07/2025). Arik menyebut, hingga saat […]

    Bagikan
  • Imigrasi Madiun Dukung Layanan Paspor Kolektif untuk 1.079 Pemohon se-Jatim

    Imigrasi Madiun Dukung Layanan Paspor Kolektif untuk 1.079 Pemohon se-Jatim

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun siap berkontribusi dalam layanan paspor kolektif yang digelar serentak oleh jajaran imigrasi se-Jawa Timur. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Direktorat Jenderal Imigrasi dan Polda Jawa Timur dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-79, dengan total kuota 1.079 permohonan. Kegiatan akan berlangsung selama […]

    Bagikan
expand_less