Berita Terkini
Trending Tags

Sigit Budiarto Dilantik Sekda Madiun, Bupati Madiun Tekankan Peran Sentral Penggerak Birokrasi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • visibility 292
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto melantik Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun Sigit Budiarto. (29/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun akhirnya mengisi kekosongan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) dengan pejabat definitif. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, melantik Sigit Budiarto sebagai Sekda Kabupaten Madiun dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan di Pendopo Muda Graha, Rabu (29/4/2026).

Pelantikan ini dilakukan setelah jabatan Sekda sebelumnya yang dipegang Tontro Pahlawanto berakhir pada Desember 2025. Sejak saat itu, posisi strategis tersebut sempat mengalami kekosongan hingga akhirnya diisi secara definitif.

Selain Sekda, Bupati juga melantik dua pejabat manajerial lainnya, yakni Hermin Indah Palupi sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Rejeki Eni Damayanti sebagai Kepala Sub Bagian Keuangan di dinas yang sama.

Pengisian Jabatan Sesuai Regulasi

Dalam sambutannya, Bupati Hari Wuryanto menegaskan bahwa pelantikan ini telah melalui mekanisme dan regulasi yang berlaku. Pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama, termasuk Sekda, mengacu pada Permenpan RB Nomor 15 Tahun 2019 tentang pengisian jabatan secara terbuka dan kompetitif.

Selain itu, proses pelantikan juga didasarkan pada keputusan Menteri Dalam Negeri terkait pengangkatan pejabat di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta telah mengantongi persetujuan dari Gubernur Jawa Timur dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Yang jelas kita harus tetap taat dengan regulasi. Alhamdulillah minggu kemarin pencabutannya sudah dari Kemendagri, sehingga kita bisa menyiapkan pelantikan ini dengan baik,” ujar Hari Wuryanto.

Bupati menekankan bahwa Sekda memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak birokrasi sekaligus pimpinan tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah.

Menurutnya, Sekda berperan layaknya “dirigen” yang mengorkestrasi seluruh perangkat daerah agar berjalan selaras dalam mencapai visi dan misi pemerintah daerah.

“Sekda itu pemimpin tertinggi ASN di Kabupaten Madiun. Jadi semua harus loyal dan patuh. Sekda harus menjadi teladan karena setiap ucapan dan kebijakannya akan diikuti oleh seluruh ASN,” tegasnya.

Ia juga menyebut bahwa keberadaan Sekda definitif akan mempercepat pengambilan keputusan dan eksekusi program pemerintah, sehingga tidak hanya bergantung pada kepala daerah.

Bupati berharap, dengan dilantiknya Sekda definitif, kualitas pelayanan publik di Kabupaten Madiun dapat semakin meningkat.

“Harapannya pelayanan kepada masyarakat akan lebih baik. Dengan Sekda definitif, proses eksekusi program bisa lebih cepat,” katanya.

Sementara itu, terkait posisi Kepala Dinas Dukcapil yang masih kosong, Bupati menyebut proses pengisian masih berlangsung dan menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri.

Usai dilantik, Sekda Kabupaten Madiun Sigit Budiarto menegaskan komitmennya untuk mengonsolidasikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam rangka mencapai visi dan misi kepala daerah.

Sebagai koordinator OPD, ia akan mendorong percepatan pelaksanaan program prioritas, termasuk peluncuran program unggulan yang dinilai strategis bagi masyarakat.

“Sebagai koordinator OPD, kami akan mengonsolidasi seluruh tugas dan fungsi untuk mendukung visi-misi Bupati dan Wakil Bupati,” ujar Sigit.

Ia juga menyoroti pentingnya inovasi di tengah keterbatasan fiskal daerah. Menurutnya, setiap OPD dituntut untuk kreatif dan mampu menghadirkan terobosan baru guna meningkatkan kinerja dan pelayanan publik.

“Untuk kemajuan daerah di tengah tekanan fiskal, dibutuhkan inovasi. Ini akan kami dorong agar OPD terus berkreasi,” katanya.

Sigit menegaskan bahwa seluruh kinerja pemerintah daerah harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Semua indikator kinerja yang ditetapkan pemerintah pusat pada akhirnya berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Itu yang menjadi fokus utama kami,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Sosok Heru Setiawan, Rawat dan Sembuhkan Ratusan ODGJ

    Mengenal Sosok Heru Setiawan, Rawat dan Sembuhkan Ratusan ODGJ

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – 18 tahun bukan waktu yang sebentar bagi Heru Setiawan memberikan pengabdiannya dengan aksi sosial yang tinggi. Pria 55 tahun warga Desa Paringan Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo itu menjadikan rumahnya sebagai tempat perlindungan bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Di pekarangan rumah berjejer kamar-kamar sederhana untuk menampung mereka yang terluka jiwanya. Dari […]

    Bagikan
  • Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Diri

    Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Diri

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepanikan melanda warga Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan, pada Sabtu (4/10/2025) pagi. Sekitar pukul 10.30 WIB, rumah dua lantai milik Rawat Subagyo dilalap api, membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Asap tebal terlihat membumbung dari lantai dua bangunan tersebut. Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi segera berteriak meminta […]

    Bagikan
  • Legislatif Soroti 915 Usulan Warga dan Keterbatasan Anggaran di Musrenbang RKPD Magetan

    Legislatif Soroti 915 Usulan Warga dan Keterbatasan Anggaran di Musrenbang RKPD Magetan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Kabupaten Magetan tak hanya membahas arah pembangunan. Namun juga mengungkap berbagai persoalan mendasar yang dihadapi daerah, mulai dari keterbatasan anggaran hingga tumpukan aspirasi masyarakat. Ketua DPRD Magetan, Suratno, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menghimpun sedikitnya 915 usulan dari masyarakat melalui berbagai […]

    Bagikan
  • Sepekan Tak Terungkap, Penyebab Keracunan Massal Siswa di Madiun Masih Misterius

    Sepekan Tak Terungkap, Penyebab Keracunan Massal Siswa di Madiun Masih Misterius

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Satu pekan pasca keracunan massal yang menimpa puluhan siswa SD di Kecamatan Mejayan, penanganan kasus ini dinilai berjalan lambat. Hingga kini, penyebab pasti insiden tersebut belum terungkap karena hasil uji laboratorium sisa makanan belum juga diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun. Keterlambatan ini memicu kritik public, khususnya orang tua siswa yang […]

    Bagikan
  • Melihat Kedekatan Mayor Clp Eko Sudarto, Kapenrem 081/DSJ bersama Masyarakat

    Melihat Kedekatan Mayor Clp Eko Sudarto, Kapenrem 081/DSJ bersama Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di balik disiplin dan ketegasannya sebagai prajurit TNI, tersimpan sisi kemanusiaan dan jiwa sosial yang begitu tulus dalam Mayor Clp Eko Sudarto. Kapenrem 081/DSJ merupakan contoh nyata dari sosok prajurit bertangan baja tapi berhati mulia. Sisi kemanusiaan dan jiwa sosial yang kerap ditunjukkannya pun mampu menginspirasi banyak orang di sekelilingnya. Salah […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Tahan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Gamelan Disdikpora

    Kejari Magetan Tahan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Gamelan Disdikpora

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan menetapkan dua tersangka dalam dugaan korupsi pengadaan alat kesenian tradisional gamelan di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magetan tahun anggaran 2019. Kedua tersangka berinisial S, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan YSJI, Direktur CV Mitra Sejati selaku pelaksana proyek. Penetapan tersangka dituangkan dalam surat Kejari […]

    Bagikan
expand_less