Berita Terkini
Trending Tags

Batu Nisan Makam Ki Ageng Mageti Hilang, Pemkab Magetan Perketat Pengamanan Situs Sejarah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • visibility 153
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Batu nisan situs bersejarah Ki Ageng Mageti dilaporkan hilang. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan– Hilangnya salah satu batu nisan di kompleks Makam Ki Ageng Mageti, tokoh yang diyakini sebagai cikal bakal berdirinya Kabupaten Magetan, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan. Peristiwa tersebut tidak hanya dianggap sebagai kehilangan benda bersejarah, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan budaya daerah.

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari juru kunci makam, batu nisan yang hilang merupakan bagian penanda makam di sisi kaki. Hilangnya benda bersejarah tersebut diperkirakan terjadi pada Jumat, 12 Juni 2026.

“Menurut penjaga makam, pada Senin hingga Rabu sebelumnya kondisi makam masih lengkap saat dilakukan pembersihan. Namun ketika kembali melakukan aktivitas bersih-bersih pada Jumat, batu nisan bagian kaki makam sudah tidak berada di tempatnya,” ujar Nanik, Rabu (24/6/2026).

Makam Ki Ageng Mageti merupakan salah satu situs sejarah penting di Kabupaten Magetan. Sosok Ki Ageng Mageti dikenal dalam sejarah dan tradisi lisan masyarakat sebagai tokoh yang membuka wilayah Magetan dan menjadi asal-usul nama daerah tersebut.

Nanik menjelaskan, bagian yang hilang adalah batu nisan yang berada di sisi selatan makam atau bagian kaki. Sementara batu nisan yang berada di bagian kepala makam masih dalam kondisi utuh.

Menyikapi kejadian tersebut, Pemkab Magetan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memperkuat sistem pengamanan di area makam. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengunci akses masuk ke kompleks makam guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Selama ini area makam memiliki gerbang, tetapi tidak dikunci. Setelah kejadian ini, kami meminta agar akses masuk dikendalikan dengan lebih baik. Nantinya akan dipasang papan informasi yang memuat nomor kontak penjaga makam sehingga masyarakat yang ingin berziarah tetap bisa mengakses lokasi dengan prosedur yang jelas,” katanya.

Menurut Nanik, pengamanan situs sejarah perlu dilakukan tanpa mengurangi fungsi makam sebagai destinasi religi yang terbuka bagi masyarakat umum. Oleh karena itu, sistem pengawasan akan diperkuat dengan tetap memberikan akses kepada peziarah dan wisatawan sejarah.

Kasus hilangnya batu nisan tersebut juga menjadi perhatian karena Makam Ki Ageng Mageti merupakan salah satu lokasi yang rutin diziarahi oleh jajaran pemerintah daerah menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Magetan. Situs ini memiliki nilai historis tinggi karena berkaitan dengan perjalanan awal terbentuknya pemerintahan Magetan.

Pemkab Magetan pun mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga berbagai situs sejarah dan budaya yang tersebar di wilayah Kabupaten Magetan. Menurut Nanik, pelestarian warisan leluhur tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

“Mari kita bersama-sama menjaga dan nguri-uri budaya yang ada di Kabupaten Magetan, terutama situs-situs bersejarah. Kita pelihara kebersihan, keindahan, dan keamanannya agar tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya,” tuturnya.

Peristiwa hilangnya batu nisan Makam Ki Ageng Mageti menjadi alarm bagi upaya pelestarian cagar budaya di Magetan. Selain memperkuat pengamanan fisik, peningkatan kesadaran masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan situs-situs bersejarah yang menjadi bagian penting identitas daerah. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Ponorogo Sita Sabu-Sabu 301 Gram, Jaringan Narkoba Diduga Dikendalikan dari Lapas Madiun

    Polres Ponorogo Sita Sabu-Sabu 301 Gram, Jaringan Narkoba Diduga Dikendalikan dari Lapas Madiun

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Satuan Reserse Narkoba Polres Ponorogo berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dalam jumlah besar. Seorang tersangka berinisial INR diamankan bersama barang bukti sabu seberat 301,37 gram atau lebih dari 3 ons. Wakapolres Ponorogo, Kompol Try Widyanto, mengatakan pengungkapan ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah penanganan kasus narkoba oleh Satresnarkoba Polres […]

    Bagikan
  • 14 Mantan Karyawan Perumda Umbul Madiun Tagih Hak Gaji Yang Tertunggak Senilai Rp. 600 Juta

    14 Mantan Karyawan Perumda Umbul Madiun Tagih Hak Gaji Yang Tertunggak Senilai Rp. 600 Juta

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 14 mantan karyawan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Umbul Square Kabupaten Madiun menuntut pembayaran hak normatif mereka yang tertunggak selama enam bulan terakhir. Nilai tunggakan gaji, tunjangan dan Tunjangan Hari Raya (THR) diperkirakan mencapai Rp. 600 juta. Tuntutan disuarakan melalui Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) dalam pertemuan bipartit, Selasa (26/8/2025). […]

    Bagikan
  • Jalan Tergerus Longsor, Warga Ponorogo Gendong Siswa Pulang Sekolah

    Jalan Tergerus Longsor, Warga Ponorogo Gendong Siswa Pulang Sekolah

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Video warga menggendong siswa sekolah karena jalan rusak di Ponorogo viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di jalan penghubung Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, dengan Desa Wates, Kecamatan Jenangan, Selasa (13/1/2026). Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut kembali menggerus badan jalan hingga menyisakan lebar sekitar 20 sentimeter. Kondisi ini membuat […]

    Bagikan
  • Geliat Aktivitas Denhubrem 081/DSJ Budidaya Ayam dan Ikan

    Geliat Aktivitas Denhubrem 081/DSJ Budidaya Ayam dan Ikan

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program nasional ketahanan pangan terus digalakkan pemerintahan Presiden Prabowo Subiyanto. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan kemandirian pangan dan menuju Indonesia swasembada pangan. Hal itulah yang tergambar di lingkungan TNI AD yang terus gencar melakukan berbagai inovasi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, tak terkecuali satuan Denhubrem 081/DSJ yang bermarkas di Kota […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hutan Gunung Prongos, 5 Hektare Vegetasi Terbakar

    Kebakaran Hutan Gunung Prongos, 5 Hektare Vegetasi Terbakar

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebakaran hutan terjadi di kawasan Gunung Prongos, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (10/9/2026). Api membakar vegetasi hutan di Petak 117F yang berada di wilayah Desa Koripan dan Desa Bekare, Kecamatan Bungkal. Luas kawasan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar lima hektare. Kobaran api membakar kawasan hutan rimba campur yang ditumbuhi pohon jati, […]

    Bagikan
  • Beras SPHP Bulog Madiun Catat Rekor Penjualan Tertinggi di Jatim

    Beras SPHP Bulog Madiun Catat Rekor Penjualan Tertinggi di Jatim

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun mencatat penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mencapai 300 ton hingga Jumat (08/08/2025). Capaian ini menjadi yang tertinggi di seluruh wilayah Jawa Timur. Pimpinan Bulog Cabang Madiun, Agung Sarianto, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif Pemerintah Kota Madiun. Dukungan tersebut diwujudkan […]

    Bagikan
expand_less