Berita Terkini
Trending Tags

Pengukuhan PAPDESI Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Produk Lokal Disuplai ke SPPG Untuk Program MBG

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • visibility 252
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PAPDESI didorong jadi penggerak ekonomi desa. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Pemerintah pusat mendorong Perkumpulan Aparatur Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat desa sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan. Salah satu strategi yang didorong ialah memperkuat kolaborasi antara aparatur desa, petani, pelaku UMKM, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dorongan tersebut disampaikan dalam pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAPDESI masa bakti 2026-2031 yang digelar di Pendopo Ronggo Djumeno, Kabupaten Madiun, Kamis (13/8/2026).

Acara tersebut dihadiri sekitar 2.000 peserta yang terdiri atas kepala desa dan perangkat desa dari 33 provinsi di Indonesia. Pengukuhan dilanjutkan dengan seminar nasional bertajuk Peran KDKMP dan Program MBG dalam Meningkatkan Perekonomian Desa dan Pengentasan Kemiskinan.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengukuhkan jajaran DPP PAPDESI secara virtual. Dalam sambutannya, Yandri mengapresiasi kekompakan dan kerja PAPDESI serta meminta organisasi tersebut ikut mengawal berbagai program pemerintah pusat.

Menurut Yandri, KDKMP merupakan salah satu instrumen penting untuk membangun ekosistem ekonomi dari desa. Koperasi tersebut diharapkan dapat terhubung dengan potensi ekonomi lokal, termasuk BUMDes, desa wisata, desa ekspor, ketahanan pangan, hingga program MBG.

Ia mengibaratkan pembangunan ekonomi desa seperti lilin-lilin kecil yang jika menyala secara bersama-sama dapat menerangi Indonesia.

Yandri menegaskan, potensi ekonomi setiap desa tidak harus diseragamkan. Justru keberagaman komoditas desa, seperti telur, ayam, lele, nila, kopi, dan cokelat, dapat menjadi kekuatan ekonomi apabila dikembangkan melalui ekosistem yang terintegrasi.

Karena itu, PAPDESI dinilai memiliki posisi strategis untuk memastikan program pemerintah di desa tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Program-program ini tidak tumpang tindih, tidak saling meniadakan, tetapi justru saling menguatkan dan memberikan kontribusi terbaik bagi desa-desa di Indonesia,” kata Yandri dalam sambutannya.

Image Not Found
Pengurus DPP PAPDESI 2026-2031 resmi dikukuhkan. Foto : Tova-Sinergia

Sementara itu Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko mengatakan PAPDESI dapat menjadi jembatan antara masyarakat desa sebagai produsen dengan berbagai program pemerintah.

Menurut dia, program MBG tidak cukup hanya dilihat dari sisi pemberian makanan bergizi kepada penerima manfaat. Program tersebut juga harus mampu menciptakan perputaran ekonomi di tingkat desa.

Budiman menyoroti kritik bahwa manfaat ekonomi MBG selama ini berpotensi lebih banyak dinikmati pelaku usaha dari luar desa. Karena itu, PAPDESI dinilai dapat berperan memastikan petani, UMKM, dan produsen lokal masuk dalam rantai pasok program tersebut.

“PAPDESI hadir untuk memberikan jawaban. Ini dikerjakan oleh masyarakat desa, dinakhodai PAPDESI, dengan mengaktifkan suplai bahan mentah untuk MBG. Tidak hanya kualitas biasa, tetapi harus memenuhi standar produk,” ujar Budiman.

Ia mengatakan, tantangan PAPDESI ke depan bukan sekadar menggerakkan masyarakat untuk memproduksi komoditas, tetapi juga meningkatkan kemampuan pengelolaan usaha.

Masyarakat desa, kata Budiman, perlu dibekali pengetahuan mengenai akuntansi, organisasi modern, hingga pengendalian mutu atau quality control.

Dengan demikian, desa tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi berkembang menjadi pusat produksi yang mampu memenuhi standar kebutuhan industri.

Budiman berharap kepengurusan baru PAPDESI dapat memperluas pengembangan klaster ekonomi desa. Ia bahkan menargetkan pada 2027 sebanyak 50 ribu desa di Indonesia dapat masuk dalam pengembangan klaster.

Menurutnya, jika rantai pasok MBG mampu mengoptimalkan potensi wilayah setempat, dampaknya tidak hanya terhadap penghematan anggaran, tetapi juga terhadap perputaran ekonomi, ketahanan pangan, dan upaya pengentasan kemiskinan.

“Konsep MBG 80 persen menggunakan wilayah setempat. Kami ingin memastikan masyarakat miskin ikut dan tidak tertinggal dari kemanfaatan program nasional,” katanya.

Ketua Umum DPP PAPDESI masa bakti 2026-2031, Wargiyati, mengatakan penguatan kerja sama antara petani, pelaku UMKM, KDKMP, BUMDes, hingga SPPG sebenarnya telah mulai dilakukan di sejumlah daerah.

Ia mencontohkan Kabupaten Semarang yang telah memiliki nota kesepahaman terkait penyerapan produk desa untuk kebutuhan MBG.

Menurut Wargiyati, ke depan PAPDESI akan mendorong skema serupa diterapkan secara nasional.

Langkah awal dilakukan melalui inventarisasi potensi dan kapasitas produksi masing-masing desa. Jika kapasitas desa dinilai belum mencukupi, pemenuhan kebutuhan dapat melibatkan masyarakat atau pelaku usaha dari luar desa.

“Inventarisasi dahulu. Kalau memang kekuatannya tidak cukup, baru diserahkan kepada masyarakat luar,” ujar Wargiyati.

Skema tersebut diharapkan membuat program MBG tidak berhenti pada distribusi makanan bergizi, tetapi sekaligus menciptakan pasar bagi produk petani, UMKM, BUMDes, dan KDKMP. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disnaker Kota Madiun Tangani Perselisihan JTV Madiun dan Mantan Pegawai Lewat Jalur Bipartit

    Disnaker Kota Madiun Tangani Perselisihan JTV Madiun dan Mantan Pegawai Lewat Jalur Bipartit

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sengketa ketenagakerjaan antara JTV Madiun dengan dua mantan pekerjanya kini memasuki babak baru. Dalam klarifikasi yang difasilitasi Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) dan UMKM Kota Madiun, Senin (28/04/2025), kedua belah pihak sepakat menempuh jalur bipartit untuk menyelesaikan persoalan. Kepala Biro JTV Madiun, M. Shodik, menyampaikan bahwa pihaknya memenuhi undangan klarifikasi dari Disnaker […]

    Bagikan
  • KA Malabar Tertemper Truk di Klaten, Sejumlah Kereta Api Alami Keterlambatan

    KA Malabar Tertemper Truk di Klaten, Sejumlah Kereta Api Alami Keterlambatan

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sejumlah perjalanan kereta api (KA) mengalami keterlambatan setelah KA 68 Malabar relasi Bandung–Malang tertemper truk di perlintasan sebidang JPL 295 Klaten, wilayah Daop 6 Yogyakarta, Kamis (27/8/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.25 WIB. Dampaknya, perjalanan KA Malabar dan sejumlah kereta api lain yang melintas di jalur tersebut ikut […]

    Bagikan
  • Puluhan Ribu Wisatawan Padati Telaga Sarangan Selama Libur Lebaran 2025

    Puluhan Ribu Wisatawan Padati Telaga Sarangan Selama Libur Lebaran 2025

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Telaga Sarangan tetap menjadi jujugan destinasi wisata di Kabupaten Magetan. Hal itu terlihat dari belasan ribu wisatawan baik lokal maupun luar daerah yang berkunjung tiap harinya saat momen libur lebaran 2025. Bahkan, akhir pekan lalu tercatat sekitar 20 ribu pengunjung. “Ya kesini bersama keluarga. Pilih ke Telaga Sarangan itu karena […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Bekuk Pelaku Curanmor di Area Parkir Taman Bantaran

    Polres Madiun Kota Bekuk Pelaku Curanmor di Area Parkir Taman Bantaran

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang terjadi di Taman Lalu Lintas Bantaran pada Minggu (19/4/2026) lalu. Hal itu diungkapkan Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi dalam konferensi pers di Gedung Soenarjo pada Jumat (8/5/2026). Penindakan kasus curanmor tersebut atas laporan dari korban Dendi Widy […]

    Bagikan
  • Warga Magetan Makin Banyak yang Ubah Kolom Agama KTP Jadi Kepercayaan Tuhan YME

    Warga Magetan Makin Banyak yang Ubah Kolom Agama KTP Jadi Kepercayaan Tuhan YME

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kesadaran masyarakat Magetan untuk menampilkan identitas sesuai keyakinannya di Kartu Tanda Penduduk (KTP) semakin meningkat. Hal ini terlihat dari tren warga yang mengubah kolom agama menjadi Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam dokumen kependudukan. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), sepanjang semester II 2024 tercatat 17 warga melakukan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Hadirkan “Sore di Kabupaten”, Event Berkesan dan Ingin Mengulang

    Pemkab Madiun Hadirkan “Sore di Kabupaten”, Event Berkesan dan Ingin Mengulang

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) sukses meluncurkan gelaran baru bertajuk “Sore di Kabupaten” dengan tagline “Merayakan Senja, Menyambut Senin”. Agenda yang digelar di Gedung Padepokan Kampung Pesilat (GPKP) Caruban, yang kini tengah diproyeksikan sebagai destinasi wisata sekaligus pusat aktivitas seni, budaya, dan kepemudaan. Kepala Disparpora Kabupaten […]

    Bagikan
expand_less