Jumat, 23 Okt 2026
Trending Tags

Dugaan Korupsi Dana BOS, Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo Ditahan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
  • visibility 185
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
SA, Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo saat ditetapkan Tersangka Dana BOS, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo — Tabir dugaan korupsi dana bantuan operasional sekolah (BOS) di SMK PGRI 2 Ponorogo akhirnya tersingkap. Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo resmi menahan Syamhudi Arifin, Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo, Senin (28/04/2025).

Penahanan tersebut dilakukan setelah yang bersangkutan menjalani pemeriksaan maraton sejak pukul 10.00 WIB. Penyidik akhirnya memutuskan untuk menahan Syamhudi Arifin yang saat ini masih aktif menjabat sebagai kepala sekolah.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Ponorogo, Agung Riyadi, mengungkapkan bahwa Syamhudi Arifin ditahan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II-B Ponorogo. Ia diduga kuat terlibat dalam penyelewengan dana BOS periode 2019-2024.

“Hari ini dilakukan penahanan terhadap tersangka SA. Sebelumnya, telah kita periksa sebagai saksi. Setelah dilakukan pemeriksaan, tim penyidik berkeyakinan dan telah mengantongi minimal dua alat bukti untuk menetapkannya sebagai tersangka,” ujar Agung.

Penahanan ini, lanjut Agung, bertujuan untuk mencegah Syamhudi Arifin melarikan diri, menghilangkan barang bukti, serta demi kelancaran proses penyidikan.

“Yang bersangkutan sudah diperiksa sebanyak tiga kali. Selama pemeriksaan, beliau bersikap kooperatif,” imbuhnya.

Seperti diketahui, pengusutan kasus dugaan korupsi dana BOS di SMK PGRI 2 Ponorogo telah bergulir sejak November 2024. Kasus ini mencuat setelah adanya laporan dari masyarakat yang mencurigai kejanggalan penggunaan dana BOS di sekolah swasta tersebut.

Dalam proses penyelidikan, lebih dari 20 orang telah dimintai keterangan, termasuk internal sekolah, pejabat Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Ponorogo-Magetan, pihak swasta, hingga Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur.

Tak hanya menetapkan SA sebagai tersangka, penyidik Kejari Ponorogo juga kembali menyita barang bukti tambahan berupa satu unit kendaraan avanza. Dengan demikian, total barang bukti yang diamankan meliputi 11 unit bus, tiga unit avanza, satu unit pajero, serta sejumlah dokumen pertanggungjawaban.

Atas perbuatannya, SA dijerat dengan Pasal 2 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Jika terbukti, ia terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Layanan Adminduk di Kecamatan Kembali Dibuka, Akses Warga Kini Lebih Mudah

    Layanan Adminduk di Kecamatan Kembali Dibuka, Akses Warga Kini Lebih Mudah

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah terhenti sejak Maret 2025, pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di tingkat kecamatan di Kabupaten Magetan akhirnya kembali berjalan. Mulai November 2025, warga di sejumlah wilayah dapat kembali mengurus berbagai dokumen tanpa harus mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Magetan. Disdukcapil Magetan memastikan bahwa dari 18 kecamatan, 10 diantaranya kembali […]

    Bagikan
  • KPK Geledah Rumah dr. Yunus Mahatma di Kota Madiun

    KPK Geledah Rumah dr. Yunus Mahatma di Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rumah mewah di Jalan Sumatera No. 17 Kota Madiun mendapatkan penjagaan ketat oleh kepolisian pada Kamis (13/11/2025) petang. Dari informasi yang dihimpun, rumah milik dr. Yunus Mahatma, Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo tersebut digeledah oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ini bagian tindak lanjut penyelidikan kasus suap dan gratifikasi […]

    Bagikan
  • Job Fair PNM 2025, Dorong Konektivitas Dunia Kampus dan Industri

    Job Fair PNM 2025, Dorong Konektivitas Dunia Kampus dan Industri

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Politeknik Negeri Madiun (PNM) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dengan dunia kerja melalui penyelenggaraan Job Fair PNM tahun 2025. Kegiatan ini pada Rabu (29/10/2025) di Graha Vokasi Kampus II PNM ini menghadirkan 18 perusahaan dari berbagai sektor industri meliputi bidang manufaktur, perhotelan, perbankan, teknologi, hingga pendidikan. Job […]

    Bagikan
  • Sidang PHPU Magetan, Terkuak Pemilih Tidak Mencoblos, Tetapi Tertulis Di Daftar Hadir

    Sidang PHPU Magetan, Terkuak Pemilih Tidak Mencoblos, Tetapi Tertulis Di Daftar Hadir

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kuasa Hukum Pemohon Paslon Nomor Urut 3 Sujatno-Ida Yuhana Ulfa menghadirkan 3 saksi fakta dalam sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) Jumat (7/2/2025), pukul 13.30 WIB.  Mereka diantaranya pemilih yang tidak menggunakan hak suara karena kerja di luar kota, Tri Andi Riyanto, Budi sebagai Ayahanda […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Gelontorkan Rp7,3 Miliar untuk Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    Pemprov Jatim Gelontorkan Rp7,3 Miliar untuk Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp7,3 miliar untuk penataan kawasan kumuh di wilayah Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Program tersebut akan menyasar perbaikan infrastruktur dasar hingga pengelolaan lingkungan guna meningkatkan kualitas permukiman dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pemkot Madiun melaksanakan rapat koordinasi penataan kawasan kumuh bersama Dinas Perumahan Rakyat, […]

    Bagikan
  • Kisah Inspiratif Nurisha Kitana, Mahasiswi UI Asal Magetan yang Terpilih Jadi Delegasi UNICEF Dunia

    Kisah Inspiratif Nurisha Kitana, Mahasiswi UI Asal Magetan yang Terpilih Jadi Delegasi UNICEF Dunia

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dari sebuah rumah sederhana di Kecamatan Maospati, Magetan, lahirlah sosok muda yang kini mengharumkan nama daerahnya di tingkat nasional hingga dunia. Ia adalah Nurisha Kitana, mahasiswi Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) yang berhasil menjadi delegasi UNICEF di forum internasional Global NCD Alliance Forum 2025 di Kigali, Rwanda. Perjalanannya bukan sekadar deretan […]

    Bagikan
expand_less