Berita Terkini
Trending Tags

Evaluasi SPMB 2026 Kota Madiun, 15 SDN dan 3 SMPN Masih Kekurangan Siswa, Dinas Pendidikan Kaji Solusi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Madiun evaluasi pemerataan siswa di sekolah negeri. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pendidikan melakukan evaluasi terkait pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Pasalnya, masih terdapat 18 sekolah negeri yang belum memenuhi kuota peserta didik. Berdasarkan data pada laman spmb.madiunkota.go.id, sebanyak 15 Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan 3 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) masih mengalami kekurangan siswa setelah proses penerimaan selesai.

Dinas Pendidikan tengah dikaji agar kekurangan peserta didik di sejumlah sekolah dapat diatasi tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan pembahasan mengenai sekolah yang belum memenuhi pagu masih berlangsung di internal Dinas Pendidikan. Menurutnya, pemerintah berupaya mencari langkah terbaik agar kuota yang belum terpenuhi dapat diisi.

“Masih dirapatkan di Dinas Pendidikan supaya pagu-pagu yang berkurang itu nanti bisa terisi oleh siswa-siswa,” ujar Bagus.

Saat ditanya mengenai kemungkinan penerapan regrouping sekolah akibat minimnya jumlah peserta didik, Bagus belum memberikan kepastian. Ia menyebut keputusan tersebut masih menunggu hasil kajian Dinas Pendidikan. “Tunggu hasil evaluasi ya,” jawabnya singkat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati menjelaskan jumlah sekolah yang belum memenuhi pagu sebenarnya tidak terlalu jauh dari target yang telah ditetapkan. Karena itu, pemerintah belum memandang perlu mengambil langkah regrouping dalam waktu dekat.

“Evaluasi hasil SPMB memang ada beberapa sekolah yang belum terpenuhi, tetapi masih sesuai aturan karena tidak terlalu jauh dari pagu maksimal. Sebelum melakukan hal-hal seperti regrouping, tentu harus lebih cermat lagi,” katanya.

Menurut Lismawati, kekurangan siswa hanya terjadi di sekolah-sekolah tertentu. Sementara sebagian besar sekolah lainnya masih memiliki jumlah peserta didik yang relatif memadai, dengan rata-rata lebih dari 20 siswa per rombongan belajar.

Dalam pelaksanaan SPMB, Dinas Pendidikan telah melakukan penyesuaian terhadap pagu penerimaan siswa SD negeri. Jika berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) kapasitas maksimal mencapai 28 siswa per rombongan belajar, Pemerintah Kota Madiun menetapkan pagu maksimal menjadi 27 siswa melalui Keputusan Wali Kota.

Kebijakan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi agar distribusi calon peserta didik lebih merata dan memberikan kesempatan kepada sekolah lain memperoleh jumlah siswa yang lebih seimbang.

Lismawati menilai berkurangnya jumlah siswa tidak semata-mata dipengaruhi kualitas sekolah. Salah satu faktor yang berpengaruh adalah menurunnya angka kelahiran sebagai dampak keberhasilan program Keluarga Berencana (KB).

“Kalau faktor kualitas, saya kira di Kota Madiun sudah setara. Sarana prasarana sudah sama, guru-gurunya juga memiliki kualitas yang setara. Tinggal bagaimana masing-masing sekolah melakukan branding agar memiliki daya tarik bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain faktor demografi, Dinas Pendidikan juga mendorong setiap sekolah meningkatkan inovasi dan strategi promosi agar mampu menarik minat calon peserta didik pada pelaksanaan SPMB di tahun berikutnya.  Data SPMB 2026 menjadi bahan evaluasi Pemerintah Kota Madiun untuk menyusun kebijakan penerimaan peserta didik yang lebih proporsional sekaligus menjaga pemerataan jumlah siswa di seluruh sekolah negeri. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perjalanan Jemaah Haji Sindo Wisata dari Arafah Menuju Muzdalifah

    Perjalanan Jemaah Haji Sindo Wisata dari Arafah Menuju Muzdalifah

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Arafah – Muzdalifah – Alhamdulillahirobbil alamin, itulah rasa syukur jemaah haji khusus Sindo Wisata usai melaksanakan wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah 1446 Hijirah. Usai melaksanakan sholat Magrib dan Isya’ dengan jamak qashar, jemaah Sindo Wisata bersiap untuk berangkat menuju ke Muzdalifah. Sekitar pukul 20.30 Waktu Arab Saudi, bus yang mengangkut jemaah Sindo […]

    Bagikan
  • Jasad Korban Banjir di Madiun Ditemukan di Bengawan Solo, Dimakamkan di Kampung Halaman

    Jasad Korban Banjir di Madiun Ditemukan di Bengawan Solo, Dimakamkan di Kampung Halaman

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jasad Wahyudiono (65), warga Desa/Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, yang sebelumnya terseret arus banjir, ditemukan di aliran Sungai Bengawan Solo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Senin (17/03/2025) sore. Kepala Desa Dagangan, Rudi Panca Widadi, mengungkapkan bahwa Tim Basarnas, BPBD, dan keluarga korban menerima informasi dari Tim Reaksi […]

    Bagikan
  • Sejumlah Warga Protes Lapangan Josenan Jadi Lokasi Pembangunan KKMP

    Sejumlah Warga Protes Lapangan Josenan Jadi Lokasi Pembangunan KKMP

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah warga Kelurahan Josenan menyampaikan penolakan terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di area Lapangan Josenan. Aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada pihak kelurahan dalam pertemuan mediasi yang di Kantor Kelurahan Josenan pada Senin (6/4/2026). Perwakilan warga, Tri Setiawan mengatakan masyarakat tidak menolak program pemerintah, namun keberatan jika pembangunan […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Catat Sejumlah Capaian Selama Satu Tahun Kerja

    DPRD Kota Madiun Catat Sejumlah Capaian Selama Satu Tahun Kerja

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Genap satu tahun masa kerja, DPRD Kota Madiun periode 2024–2029 dinilai menunjukkan performa positif. Sejak dilantik pada 26 Agustus 2024, lembaga legislatif ini telah menjalankan tiga fungsi utama dewan, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan. Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Sutardi, menyampaikan bahwa dalam kurun waktu setahun, dewan berhasil menetapkan satu […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gelar Pasar Murah di Kare, Warga Berburu Beras dan Minyak Murah

    Pemkab Madiun Gelar Pasar Murah di Kare, Warga Berburu Beras dan Minyak Murah

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Ratusan warga Desa Cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun memadati operasi pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun di Kantor Desa Cermo, Kamis (21/5/2026). Warga rela mengantre demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat membeli berbagai komoditas seperti beras, gula, minyak goreng, telur, bawang […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Siapkan Lahan 5 Hektar untuk Sekolah Rakyat

    Pemkab Madiun Siapkan Lahan 5 Hektar untuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Presiden terkait rencana pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 5 hektar di wilayah Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun. Langkah ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Madiun dalam mendukung pendidikan yang merata dan terjangkau bagi masyarakat. “Lahan […]

    Bagikan
expand_less