Berita Terkini
Trending Tags

Jembatan Nambak–Bekare Ambrol, Dua Warga Ponorogo Luka

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 278
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jembatan penghubung di Desa Nambak, Bungkal, Ponorogo, ambrol akibat pondasi yang longsor diterjang banjir. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Jembatan penghubung di Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, ambrol pada Kamis (5/2) dini hari. Ambrolnya jembatan darurat yang telah berusia lebih dari lima tahun itu mengakibatkan dua warga Desa Bekare terjatuh saat melintas dan mengalami luka, salah satunya patah tulang.

Peristiwa jembatan roboh terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di Dukuh Masaran, Desa Nambak. Warga sekitar sempat mendengar suara gemuruh sebelum jembatan ambruk akibat pondasi yang longsor diterjang banjir serta tumpukan sampah bambu dari Sungai Pelem.

Salah seorang warga Nambak, Walikun, mengatakan jembatan tersebut merupakan akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari. Namun sejak ambruk, warga terpaksa memutar cukup jauh.

“Biasanya lewat sini. Sekarang tidak bisa, harus muter lewat Bekare. Lumayan jauh,” ujarnya.

Warga lainnya, Alvian Dwi Purnomo, menyebut tanda-tanda kerusakan jembatan sebenarnya sudah terlihat sejak 2025. Retakan pada pondasi jembatan muncul dan semakin parah saat hujan deras melanda kawasan tersebut beberapa hari terakhir.

“Jembatan ini sebenarnya sudah lama rusak, tapi masih dipertahankan. Jembatan darurat ini sudah lebih dari lima tahun. Kena banjir, akhirnya longsor,” katanya.

Akibat ambrolnya jembatan tersebut, dua pengendara asal Desa Bekare terjatuh saat melintas. Korban diketahui bernama Sri Winih (48) dan Ani Wijayanti (31). Keduanya merupakan warga Dukuh Pandean RT 002 RW 001, Desa Bekare, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, dengan pekerjaan swasta.

Dalam kejadian tersebut, satu korban mengalami luka ringan berupa lecet pada tangan, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat akibat patah tulang tangan dan masih menjalani perawatan di RSU Aisyah Ponorogo.

Kapolsek Bungkal AKP Anwar Fathoni membenarkan adanya korban dalam peristiwa tersebut. Ia menyatakan jembatan tersebut sebenarnya sudah dinyatakan tidak layak dilewati, terutama untuk kendaraan roda empat.

“Dari pemerintah desa maupun Forkopimcam sebenarnya sudah memberikan peringatan bahwa jembatan itu tidak layak dilewati. Sudah ada tanda-tanda peringatan dini,” jelasnya.

Namun diduga karena tergesa-gesa, korban tetap melintas pada dini hari sekitar pukul 04.30 WIB hingga akhirnya terperosok saat jembatan ambrol.

Saat ini, jembatan tersebut dinyatakan lumpuh total dengan bagian ambrol sepanjang sekitar 20 meter. Akibatnya, warga Desa Bekare harus memutar sejauh dua hingga sepuluh kilometer untuk menuju wilayah seberang.

Pihak kepolisian bersama BPBD dan Forkopimcam telah melakukan koordinasi untuk penanganan lanjutan. Evakuasi puing-puing jembatan dilakukan serta pelaporan ke instansi terkait guna percepatan pembangunan jembatan sementara agar akses warga dapat kembali normal.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor

    Pemkab Madiun Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi di Lapangan Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kamis (11/12/2025). Apel dipimpin langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dan diikuti ratusan personel gabungan dari berbagai instansi. Dalam keterangannya, Bupati Hari Wuryanto menegaskan bahwa Madiun termasuk wilayah yang rentan terhadap […]

    Bagikan
  • Truk Box Tabrak Pohon di Jalur Magetan–Maospati, Akses Jalan Sempat Tertutup Total

    Truk Box Tabrak Pohon di Jalur Magetan–Maospati, Akses Jalan Sempat Tertutup Total

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Arus lalu lintas di Jalan Raya Magetan–Maospati sempat lumpuh total setelah kecelakaan melibatkan sebuah truk box di Desa Bibis, Kecamatan Sukomoro, Kamis (12/3/2026) dini hari. Insiden tersebut membuat pohon sono keling berukuran besar tumbang dan menutup seluruh badan jalan. Eka Radityo, Kepala Pelaksana BPBD Magetan, menyampaikan kejadian itu pertama kali dilaporkan […]

    Bagikan
  • Residivis Pembobol Counter HP di Ponorogo Ditangkap Polisi

    Residivis Pembobol Counter HP di Ponorogo Ditangkap Polisi

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang spesialis pembobol counter handphone di Ponorogo akhirnya ditangkap polisi setelah menjual barang hasil curiannya ke Jawa Tengah. Pelaku diketahui bernama Suyanto, warga Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Ponorogo. Ia kembali berurusan dengan hukum setelah terbukti membobol sebuah counter HP di Kecamatan Balong dan menggasak 14 unit handphone milik korban. Kasatreskrim […]

    Bagikan
  • DPRD-Pemkot Madiun Sepakati Empat Raperda jadi Perda, Landasan Hukum untuk Pelayanan Masyarakat

    DPRD-Pemkot Madiun Sepakati Empat Raperda jadi Perda, Landasan Hukum untuk Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penetapan empat rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (Perda) Jumat (19/09/2025). Adapun dua Raperda inisiatif DPRD Kota Madiun yakni Raperda tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan dan Raperda tentang Kerja Sama Daerah. Sementara itu, dua Raperda usulan Pemkot Madiun […]

    Bagikan
  • Dua Anak Tewas di Galian C Tulung Saradan, Ini Sikap Tegas Pemkab Madiun

    Dua Anak Tewas di Galian C Tulung Saradan, Ini Sikap Tegas Pemkab Madiun

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun akhirnya angkat bicara terkait polemik tambang galian C di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, yang kembali memakan korban jiwa. Dua anak dilaporkan meninggal dunia akibat lokasi bekas tambang yang belum direklamasi dan dinilai membahayakan. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan Tertibkan Aktifitas Tambang Pasir Ilegal di Aliran Bengawan Solo

    Petugas Gabungan Tertibkan Aktifitas Tambang Pasir Ilegal di Aliran Bengawan Solo

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Aktivitas penambangan pasir ilegal di aliran Sungai C, wilayah Dusun Bagi, Desa Bagi, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, resmi ditertibkan oleh Satpol PP dan kepolisian setempat pada Jumat (04/07/2025). Penertiban ini dilakukan menyusul maraknya praktik penggalian material sungai secara manual tanpa izin resmi. Petugas gabungan juga melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) […]

    Bagikan
expand_less