Berita Terkini
Trending Tags

Jembatan Nambak–Bekare Ambrol, Dua Warga Ponorogo Luka

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 325
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jembatan penghubung di Desa Nambak, Bungkal, Ponorogo, ambrol akibat pondasi yang longsor diterjang banjir. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Jembatan penghubung di Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, ambrol pada Kamis (5/2) dini hari. Ambrolnya jembatan darurat yang telah berusia lebih dari lima tahun itu mengakibatkan dua warga Desa Bekare terjatuh saat melintas dan mengalami luka, salah satunya patah tulang.

Peristiwa jembatan roboh terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di Dukuh Masaran, Desa Nambak. Warga sekitar sempat mendengar suara gemuruh sebelum jembatan ambruk akibat pondasi yang longsor diterjang banjir serta tumpukan sampah bambu dari Sungai Pelem.

Salah seorang warga Nambak, Walikun, mengatakan jembatan tersebut merupakan akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari. Namun sejak ambruk, warga terpaksa memutar cukup jauh.

“Biasanya lewat sini. Sekarang tidak bisa, harus muter lewat Bekare. Lumayan jauh,” ujarnya.

Warga lainnya, Alvian Dwi Purnomo, menyebut tanda-tanda kerusakan jembatan sebenarnya sudah terlihat sejak 2025. Retakan pada pondasi jembatan muncul dan semakin parah saat hujan deras melanda kawasan tersebut beberapa hari terakhir.

“Jembatan ini sebenarnya sudah lama rusak, tapi masih dipertahankan. Jembatan darurat ini sudah lebih dari lima tahun. Kena banjir, akhirnya longsor,” katanya.

Akibat ambrolnya jembatan tersebut, dua pengendara asal Desa Bekare terjatuh saat melintas. Korban diketahui bernama Sri Winih (48) dan Ani Wijayanti (31). Keduanya merupakan warga Dukuh Pandean RT 002 RW 001, Desa Bekare, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, dengan pekerjaan swasta.

Dalam kejadian tersebut, satu korban mengalami luka ringan berupa lecet pada tangan, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat akibat patah tulang tangan dan masih menjalani perawatan di RSU Aisyah Ponorogo.

Kapolsek Bungkal AKP Anwar Fathoni membenarkan adanya korban dalam peristiwa tersebut. Ia menyatakan jembatan tersebut sebenarnya sudah dinyatakan tidak layak dilewati, terutama untuk kendaraan roda empat.

“Dari pemerintah desa maupun Forkopimcam sebenarnya sudah memberikan peringatan bahwa jembatan itu tidak layak dilewati. Sudah ada tanda-tanda peringatan dini,” jelasnya.

Namun diduga karena tergesa-gesa, korban tetap melintas pada dini hari sekitar pukul 04.30 WIB hingga akhirnya terperosok saat jembatan ambrol.

Saat ini, jembatan tersebut dinyatakan lumpuh total dengan bagian ambrol sepanjang sekitar 20 meter. Akibatnya, warga Desa Bekare harus memutar sejauh dua hingga sepuluh kilometer untuk menuju wilayah seberang.

Pihak kepolisian bersama BPBD dan Forkopimcam telah melakukan koordinasi untuk penanganan lanjutan. Evakuasi puing-puing jembatan dilakukan serta pelaporan ke instansi terkait guna percepatan pembangunan jembatan sementara agar akses warga dapat kembali normal.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Lingkungan dan Cegah Banjir, Warga Ponorogo Ramai-Ramai Bersihkan Sungai

    Peduli Lingkungan dan Cegah Banjir, Warga Ponorogo Ramai-Ramai Bersihkan Sungai

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan warga yang tergabung dalam Kelompok Peduli Sungai (KPS) Tambak Kemangi bersama sejumlah komunitas lingkungan di Ponorogo melakukan aksi bersih-bersih sungai pada Selasa (05/08/2025). Kegiatan tersebut dipusatkan di aliran sungai wilayah Tambak Kemangi, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus langkah antisipatif menghadapi musim penghujan […]

    Bagikan
  • Satpol PP Madiun Tertibkan Proyek Tower BTS Ilegal di Pilangkenceng

    Satpol PP Madiun Tertibkan Proyek Tower BTS Ilegal di Pilangkenceng

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menghentikan sementara proyek pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) di Dusun Wungu, Desa Pilangkenceng, Kecamatan Pilangkenceng. Penertiban dilakukan lantaran proyek tersebut tidak mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah. Kepala Bidang Penegakan Perda dan Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kabupaten Madiun, Danny Yudi […]

    Bagikan
  • Ini Kata Wabup Magetan Suyatni Soal Janji Politik Rp 3 Juta per RT

    Ini Kata Wabup Magetan Suyatni Soal Janji Politik Rp 3 Juta per RT

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan mahasiswa dari BEM STAIM Ma’arif dan PMII Magetan yang menggelar aksis di depan Gedung DPRD Kabupaten Magetan menuntut realisasi program bantuan Rp 3 juta per RT. Itu menjadi janji kampanye Bupati Nanik dan Wakil Bupati Suyatni. Selain itu, mahasiswa juga menyoroti sejumlah persoalan lain, mulai dari kebijakan pembangunan infrastruktur, transparansi penggunaan […]

    Bagikan
  • Pinjaman Bank Jatim Rp. 100 Miliar Batal, 167 Paket Proyek Peningkatan Jalan Gagal

    Pinjaman Bank Jatim Rp. 100 Miliar Batal, 167 Paket Proyek Peningkatan Jalan Gagal

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo terpaksa membatalkan 167 paket lelang pekerjaan peningkatan jalan yang sebelumnya dikebut prosesnya. Pembatalan ini merupakan dampak langsung dari belum cairnya pinjaman daerah sebesar Rp. 100 miliar dari Bank Jatim yang diajukan Pemkab Ponorogo. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo, Jamus Kunto, membenarkan penghentian seluruh proses […]

    Bagikan
  • Kepala SPPG Banyudono Angkat Bicara Soal Relawan MBG Yang Dirumahkan

    Kepala SPPG Banyudono Angkat Bicara Soal Relawan MBG Yang Dirumahkan

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah sebelumnya enggan merespons permintaan konfirmasi, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Anggun Retno, akhirnya memberikan hak jawab terkait pemberitaan mengenai relawan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak masuk bekerja. Hak jawab ini sekaligus menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya yang menyoroti keluhan sejumlah relawan mengenai status kerja […]

    Bagikan
  • 13 Ribu Pelajar Alami Gangguan Penglihatan, Pemkab Magetan Siapkan Komite Khusus dan Skema Bantuan Kacamata

    13 Ribu Pelajar Alami Gangguan Penglihatan, Pemkab Magetan Siapkan Komite Khusus dan Skema Bantuan Kacamata

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tingginya angka gangguan penglihatan pada pelajar di Kabupaten Magetan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Dari hasil skrining kesehatan yang dilakukan sepanjang 2025, tercatat sekitar 13.000 pelajar dari total 57.000 siswa yang diperiksa mengalami penurunan ketajaman penglihatan (visus) dan membutuhkan koreksi menggunakan kacamata. Temuan tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menyiapkan pembentukan […]

    Bagikan
expand_less