Berita Terkini
Trending Tags

KAI Daop 7 Madiun Normalisasi Perlintasan JPL 245 Tulungagung, Antisipasi Kecelakaan Jelang Angkutan Lebaran 2026

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 185
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
KAI Daop 7 Madiun melakukan normalisasi jalur dengan menyempitkan perlintasan sebidang JPL No. 245 di Km 154+5/6, Dusun Manggisan, Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Tulungagung – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun melakukan normalisasi jalur dengan menyempitkan perlintasan sebidang JPL No. 245 di Km 154+5/6, Dusun Manggisan, Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, menjelang Angkutan Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

Penyempitan dilakukan pada jalur antara Stasiun Sumbergempol–Tulungagung dengan melibatkan Tim Pengamanan, Tim Resort JR 7.12 Tulungagung, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung. Lebar jalan yang semula sekitar 4 meter dipersempit menjadi 2,3 meter dengan pematokan menggunakan material rel di sisi jalan serta pemasangan rambu larangan melintas bagi kendaraan truk.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kebijakan tersebut diambil karena tingginya potensi bahaya di lokasi itu, khususnya bagi kendaraan berat. “Banyak truk bermuatan berat melintas di jalur dengan tanjakan cukup tinggi. Kondisi ini berisiko menyebabkan kendaraan terperosok atau tersangkut di rel dan dapat mengganggu perjalanan kereta api,” ujarnya.

Data KAI mencatat sepanjang 2025 terjadi 24 kasus temperan di wilayah Daop 7 Madiun, baik di perlintasan sebidang maupun di jalur rel. Sementara pada awal 2026 hingga Februari ini telah terjadi empat kejadian serupa.

KAI menyatakan langkah tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, khususnya Pasal 94 Ayat (1) yang mengatur bahwa perlintasan sebidang tanpa izin harus ditutup demi keselamatan perjalanan kereta api dan pemakai jalan.

Menjelang periode Angkutan Lebaran 2026, frekuensi perjalanan kereta api diproyeksikan meningkat sehingga jarak antar kereta semakin singkat. Kondisi itu dinilai meningkatkan risiko kecelakaan di perlintasan yang tidak memenuhi standar keselamatan.

KAI Daop 7 Madiun mengimbau masyarakat untuk tidak membuka akses perlintasan ilegal serta selalu menggunakan perlintasan resmi yang dilengkapi rambu dan sistem pengamanan. “Keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh pihak untuk disiplin dan mematuhi aturan yang berlaku,” pungkas Tohari.(Tim).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasutri Tewas di Dalam Kamar, Diduga Dibunuh Anaknya Sendiri

    Pasutri Tewas di Dalam Kamar, Diduga Dibunuh Anaknya Sendiri

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Dukuh Sedandang, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo digegerkan dengan tewasnya pasangan suami istri, Kaseno dan Sarilah, di dalam rumah mereka pada Senin (22/09/2025) siang. Ketua RT setempat, Jarno, mengatakan jenazah pasutri tersebut pertama kali ditemukan oleh anaknya sendiri yang curiga ketika hendak berkunjung. Namun malah dihadang oleh adiknya di […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Periksa Puluhan Saksi Kasus Pokir, Termasuk 37 Pokmas

    Kejari Magetan Periksa Puluhan Saksi Kasus Pokir, Termasuk 37 Pokmas

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan terus mendalami dugaan kasus penyimpangan program pokok pikiran (pokir) dengan memeriksa puluhan saksi dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) hingga kelompok masyarakat (pokmas). Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, mengungkapkan bahwa proses pemeriksaan masih berlangsung dan difokuskan pada pengumpulan keterangan saksi-saksi yang dinilai mengetahui alur […]

    Bagikan
  • Bulog Ponorogo Ungkap Penyebab Beras SPHP Langka di Pasar Legi

    Bulog Ponorogo Ungkap Penyebab Beras SPHP Langka di Pasar Legi

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Perum Bulog Cabang Ponorogo meminta masyarakat tidak khawatir terkait ketersediaan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang belakangan kosong di sejumlah lapak Pasar Legi Ponorogo. Saat ini, Bulog tengah melakukan proses pengemasan ulang setelah pasokan kemasan beras SPHP yang sempat terlambat akhirnya tiba. Pemimpin Cabang Bulog Ponorogo, Budiwan Susanto, […]

    Bagikan
  • Hama Wereng Serang Sawah Petani Ponorogo, Potensi Gagal Panen Tak Terhindarkan

    Hama Wereng Serang Sawah Petani Ponorogo, Potensi Gagal Panen Tak Terhindarkan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Serangan hama wereng kembali menghantui para petani di Kabupaten Ponorogo. Sedikitnya delapan hektar dari total sebelas hektar lahan pertanian di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Ponorogo, rusak parah hingga menyebabkan tanaman padi gagal panen alias puso. Kondisi ini dikeluhkan para petani karena terjadi begitu cepat dan luas. Dalam hitungan malam, petak-petak sawah berubah […]

    Bagikan
  • Ratusan Warga Sayutan Geruduk DPRD Magetan, Tuntut Tambang Galian C Ditutup

    Ratusan Warga Sayutan Geruduk DPRD Magetan, Tuntut Tambang Galian C Ditutup

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan menggeruduk kantor DPRD Magetan pada Rabu (3/6/2026). Mereka menyampaikan penolakan terhadap aktivitas tambang galian C yang beroperasi di wilayah Sayutan. Massa yang berasal dari Dukuh Jejeruk, Dukuh Geluk, dan Dukuh Meluk itu menilai keberadaan tambang telah menimbulkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan dan […]

    Bagikan
  • PMI Diduga Dari Ponorogo Ditahan di Hong Kong, Disnaker Tunggu Kepastian BP2MI

    PMI Diduga Dari Ponorogo Ditahan di Hong Kong, Disnaker Tunggu Kepastian BP2MI

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Viral di media sosial, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Ponorogo di Hong Kong mengaku ditahan pihak imigrasi setempat. Video yang diunggah akun YouTube Yuni TKW Hong Kong @CURHATANBMI pada 11 Oktober lalu itu diduga berkaitan dengan kasus pencucian uang. Dalam video berdurasi sekitar beberapa menit itu, terlihat seorang perempuan melakukan […]

    Bagikan
expand_less