Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Kebakaran Hutan Lereng Gunung Lawu, Diduga Akibat Pembukaan Lahan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • visibility 277
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas gabungan memadamkan kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu. (5/9/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebakaran melanda kawasan hutan di lereng Gunung Lawu, tepatnya di wilayah Desa Pacalan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (5/9/2026) siang. Api membakar vegetasi hutan hingga mencapai sekitar satu hektare.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 14.00 WIB setelah petugas Perhutani yang sedang melakukan patroli melihat kepulan asap dari kawasan hutan di sekitar jalur Plaosan. Titik api kemudian diketahui berada di Petak 72 D, wilayah RPH Sarangan, BKPH Lawu Selatan, tepat di depan kawasan Lawu Green Forest (LGF) Magetan.

Api dengan cepat membakar sejumlah tanaman kayu, di antaranya kaliptus, pinus, cemara, dan vegetasi lainnya. Kondisi lahan yang relatif kering diduga turut mempermudah api menjalar.

Petugas gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Perhutani, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan langsung dikerahkan ke lokasi. Dengan menggunakan peralatan pemadaman yang tersedia, petugas berupaya melokalisasi dan memadamkan api agar tidak meluas ke kawasan hutan di sekitarnya.

Setelah sekitar dua jam dilakukan penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Asisten Perhutani (Asper) BKPH Lawu Selatan, Mulyadi, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui setelah petugas melihat kepulan asap ketika melintas di jalur Plaosan.

Menurutnya, berdasarkan kondisi di lapangan, kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar. Api yang sebelumnya dianggap telah padam diduga masih menyisakan bara sehingga kembali membakar vegetasi di kawasan tersebut.

“Kami saat melintas di jalur Plaosan terlihat kepulan asap. Kami perkirakan titik api berada di dalam kawasan hutan karena seputaran lokasi memang kawasan hutan,” ujar Mulyadi.

Mulyadi menyebut luas kawasan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Setelah mengetahui adanya titik api, petugas segera berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan pemadaman.

Image Not Found
Api membakar sekitar satu hektare kawasan hutan Pacalan. Foto : Kus-Sinergia

“Kami melakukan koordinasi dengan semua pihak, termasuk Kapolsek, Koramil, dan BPBD untuk segera merapat ke lokasi, mengantisipasi dan memadamkan titik api. Alhamdulillah bisa segera teratasi,” katanya.

Lokasi kebakaran secara administratif berada di wilayah pengelolaan RPH Sarangan, BKPH Lawu Selatan, pada Petak 72 D. Namun, menurut Mulyadi, kawasan tersebut saat ini telah beralih pengelolaan menjadi Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) dan dikelola oleh kelompok tani hutan.

Karena itu, Perhutani tidak lagi menjadi pihak yang mengelola langsung kawasan tersebut. Meski demikian, petugas tetap melakukan penanganan ketika menemukan adanya kebakaran untuk mencegah api meluas.

Mulyadi memastikan kondisi terakhir di lokasi telah aman dan api berhasil dipadamkan. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kelompok tani hutan (KTH) dan Cabang Dinas Kehutanan untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan.

“Kami sangat berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Setelah ini kami akan berkoordinasi dengan KTH dan pihak Cabang Dinas Kehutanan untuk menyosialisasikan kepada masyarakat anggota KTH agar tidak melakukan pembakaran lahan secara liar,” ujarnya.

Sementara itu, petugas masih melakukan penelusuran untuk mengetahui pihak yang melakukan aktivitas pembukaan lahan di kawasan KHDPK tersebut. Identitas penggarap yang diduga menjadi penyebab kebakaran juga masih dalam proses pencarian.

Petugas mengingatkan masyarakat yang melakukan aktivitas di kawasan hutan agar tidak menggunakan metode pembakaran untuk membuka atau membersihkan lahan, terlebih pada kondisi musim kemarau. Api yang ditinggalkan dalam kondisi belum benar-benar padam berpotensi kembali menyala dan dengan cepat menjalar ke vegetasi kering di sekitarnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Pertama Rekayasa Lalu Lintas Magetan, Diklaim Lancar, Tapi Ada Titik Rawan yang Langsung Ditutup

    Hari Pertama Rekayasa Lalu Lintas Magetan, Diklaim Lancar, Tapi Ada Titik Rawan yang Langsung Ditutup

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pelaksanaan hari pertama uji coba rekayasa arus lalu lintas di kawasan Kota Magetan, Senin (13/4/2026), berjalan relatif lancar. Meski demikian, sejumlah penyesuaian langsung dilakukan di lapangan guna mengantisipasi potensi kerawanan, khususnya kecelakaan lalu lintas. Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Magetan, Achmad Fauzi Ichsan, mengatakan pengalihan arus mulai […]

    Bagikan
  • Hendak Ambil Air Wudhu, Wanita di Ponorogo Tercebur ke Sumur Sedalam 15 Meter

    Hendak Ambil Air Wudhu, Wanita di Ponorogo Tercebur ke Sumur Sedalam 15 Meter

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang wanita bernama Indana (53), warga Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, tercebur ke dalam sumur gali sedalam sekitar 15 meter saat hendak mengambil air untuk berwudhu, Selasa (23/6/2026) siang. Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Korban yang sehari-hari menggunakan sumur manual diduga terpeleset saat mengambil air hingga terjatuh […]

    Bagikan
  • Persinga Ngawi Tunjuk Slamet Riyadi sebagai Pelatih Baru, Bidik Promosi ke Liga 3

    Persinga Ngawi Tunjuk Slamet Riyadi sebagai Pelatih Baru, Bidik Promosi ke Liga 3

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Menyambut musim kompetisi sepak bola Liga 4 2025/2026, Persinga Ngawi melakukan pembenahan besar di tubuh tim. Klub berjuluk Laskar Ketonggo itu resmi menunjuk Slamet Riyadi, pelatih berlisensi A AFC, sebagai nahkoda baru dengan target ambisius, yakni menembus Liga 3 musim depan. Manajer Persinga Ngawi, Andri Budi Setyawan, menilai sosok Slamet sebagai […]

    Bagikan
  • Diskominfo : Keberadaan Tiang dan Kabel Fiber Optik Makin Menjamur

    Diskominfo : Keberadaan Tiang dan Kabel Fiber Optik Makin Menjamur

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Keberadaan kabel fiber optik (FO) kian menjamur membuat Pemkab Madiun gerah. Pasalnya, hampir disetiap sudut persimpangan jalan di Kabupaten Madiun berdiri tiang serta kabel FO melintang. Kepala bidang aplikasi dan informatika Diskominfo Kabupaten Madiun, Agus Setyawan menjelaskan pihaknya telah mengajukan raperda penertiban infrastruktur pasif ke DPRD sejak tahun 2023 lalu. […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Minta Warga Siap Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

    Pemkot Madiun Minta Warga Siap Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Madiun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir hingga angin kencang. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat sebelum petugas datang ke lokasi bencana. “Macam-macam bencana bisa terjadi, mulai dari angin, kebakaran, genangan, sampai ular. Maka masyarakat harus tahu cara […]

    Bagikan
  • Sarasehan Kebangsaan, Suarakan Pancasila Sebagai Harapan Bersama

    Sarasehan Kebangsaan, Suarakan Pancasila Sebagai Harapan Bersama

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dalam semangat memperingati Hari Lahir Pancasila, sarasehan kebangsaan diselenggarakan di ruang pertemuan baru Paroki Mater Dei, Kota Madiun, Minggu (01/06/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Merasakan Pancasila di Tahun Pengharapan Yubileum 2025” dan menjadi ruang perjumpaan lintas iman untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dasar berbangsa. Acara ini dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai […]

    Bagikan
expand_less